Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Wajah Allah”

PASSWORD (Bag. 2)

Kalau anda ingin melindungi ponsel atau benda penting lain pasti menggunakan Password teraman, jika anda memiliki ponsel yang ada fasilitas deteksi wajah, anda akan menggunakan wajah anda sendiri untuk melindungi data-data penting disitu, tidak mungkin anda menggunakan wajah orang lain. Analogi ini bisa kita gunakan untuk memahami bagaimana Allah SWT melindungi surga-Nya, sudah pasti Dia akan menggunakan sesuatu yang canggih yang tidak mungkin di tiru oleh para penyusup (setan) dan password terbaik dan Maha Canggih itu adalah wajah-Nya sendiri karena hanya wajah Dia yang Abadi  sebagaimana Firman-Nya : “Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali wajah Allah” (QS. Al-Qashash : 88) Baca lebih lanjut…

PASSWORD

Kata sandi (Inggris: password atau passphrase) adalah kumpulan karakter atau string yang digunakan oleh pengguna jaringan atau sebuah sistem operasi yang mendukung banyak pengguna (multiuser) untuk memverifikasi identitas dirinya kepada sistem keamanan yang dimiliki oleh jaringan atau sistem tersebut.

Dalam kehidupan modern, Password merupakan hal yang sangat lazim digunakan. Ketika ingin menarik uang di ATM, kita memerlukan sejumlah angka atau huruf yang dikenal sebagai kata sandi agar bisa menarik uang. Akun media sosial juga memerlukan kata sandi agar kita bisa masuk dan orang lain tidak bisa masuk ke akun kita. Baca lebih lanjut…

Berdamai Dengan Diri (2)

20160212_082148-1Hari Jum’at penuh berkah, matahari pagi bersinar demikian terang setelah semalam hujan deras tanpa henti. Sisa sisa hujan masih melekat di pohon papaya dan rumput-rumput di sekitar pondok. Saya menamakannya sebagai pondok indah karena memang indah dilihat dan pemandangan dari sini juga terlihat sangat indah. Saya suka menanam dan memelihara tanaman, salah satunya  papaya yang bunganya saya jadikan logo sufimuda. Bunga putih logo sufimuda tersebut adalah bunga papaya yang saya photo tahun 2007. Kenapa papaya? Anda bisa membaca alasannya dalam tulisan Menemukan Rahasia Tuhan Dalam Biji Pepaya.

Dalam kesendirian di pagi Jumat ini, kembali saya merenungi betapa luar biasa karunia diberikan Allah kepada manusia, terutama saya pribadi, dan dalam prinsip hidup yang saya jalani, keyakinan bahwa Allah memberi melebihi yang saya harapkan telah tertanam dalam hati.
Baca lebih lanjut…

Memandang Tuhan dalam Segelas Kopi (2)

photo(2)Pencarian yang paling serius manusia sepanjang sejarah adalah pencarian Tuhan atau mencari eksistensi Tuhan yang bisa benar-benar dikenal sehingga akan bisa disembah dan dicintai dengan benar. Konsep Tuhan pada semua agama adalah sama, bahwa Dia adalah pencipta seluruh alam, mengatur segalanya dan Dia ada Pemilik Kekuatan Maha Dahsyat, kekuatan super diluar kemampuan manusia. Seluruh manusia tanpa kecuali menyadari ada sesuatu diluar dirinya yang mempunyai kekuatan luar biasa, kekuatan itu kemudian disebut Tuhan.

Baca lebih lanjut…

Memandang Tuhan dalam Segelas Kopi

Saya termasuk salah seorang penggemar dan penikmat kopi, dengan segelas kopi akan lebih mudah bagi saya untuk menulis dan menuangkan ide tentang apa saja. Biasanya saya menulis tulisan-tulisan untuk sufimuda antara 5-15 menit dan ditemani oleh segelas kopi. Pada umumnya para penikmat kopi sekaligus perokok tapi saya bukan termasuk jenis perokok. Saya sejak kecil berusaha menjadi perokok agar bisa disebut Lelaki Sejati yang gagah he he , tapi sayangnya ketika merokok kelas 1 SMP dada sakit dan nafas sesak, sejak saat itu sampai sekarang saya tidak pernah merokok lagi kecuali terpaksa dan dipaksa oleh kawan-kawan. Syukur Alhamdulillah sampai saat ini Lembaga Ulama tidak memberikan fatwa apa-apa tentang kopi artinya minum secangkir atau dua cangkir kopi dalam sehari tidak was was merasa bersalah dan berdosa. Seperti halnya rokok, bisa jadi suatu saat ada pihak-pihak yang membisikkan kepada Lembaga Ulama agar kopi di haramkan dan tentu saja ulama yang bergabung dalam lembaga tersebut biasanya suka mencari perhatian layaknya ABG dan senang mengeluarkan fatwa-fatwa kontroversi yang membuat ummat seringkali kaget dan bingung.

Baca lebih lanjut…

TUJUAN HIDUP HAKIKI

Sepanjang perjalanan hidup dan kehidupan, seorang hamba senantiasa dituntut untuk berusaha menjaga, memperbaiki dan meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan dalam menghambakan diri kepada Allah swt. Di mana mereka harus sadar akan posisi dirinya sebagai hamba Allah (‘abid) yang harus taat dan tunduk terhadap segala titah-Nya, sebagai yang disembah (al-ma’bud) dalam kondisi apa pun adanya. Dalam menuju kesana banyak cara yang ditempuh sesuai dengan cara dan pendekatan bermacam-macam dan berbeda-beda, antara lain, dengan mengasingkan diri dari keramaian, menjauhkan diri dari kehidupan materi, memilih hidup sederhana. Aktifitas-aktifitas semacam itu kemudian disebut dengan kehidupan asketis (zuhud). Semua perjalanan yang dilalui itu adalah semata-mata dalam rangka menemukan tujuan hidup hakiki yang merupakan kebahagiaan yang kekal dan abadi.

Baca lebih lanjut…

Post Navigation