SURAT ANDA
Assalamu’alaikum. Wr.Wb.
Bang Sufimuda, pertama saya mohon maaf menulis email ini secara pribadi ke email Anda, membuat Anda repot membuka, membaca dan insya Allah membalas email saya ini. Saya bermaksud mohon bimbingan dari Anda agar saya sedikit demi sedikit bisa memasuki dunia tasawuf karena saya yakin melalui jalur inilah saya dapat benar-benar bertobat atas semua dosa-dosa saya yang Bang Sufimuda pasti akan ngeri apabila saya ceritakan satu per satu. Kalau boleh saya ibaratkan saya ini sudah seperti binatang. Tidak ada satu dosapun yang belum saya lakukan. Astagfirullah… Astagfirullah. Sayapun tidak tahu apakah istigfar saya diterima Allah atau tidak. Saya merasakan tidak satupun doa-doa saya yang dikabulkan Allah. Sepertinya Allah sudah benar-benar berpaling dari saya. Saya takut… takut sekali. Usia saya sudah memasuki usia senja (49 th). Saya harus segera menemukan jalan yang benar. Tobat yang benar. Sujud yg benar. Bimbinglah saya untuk menuju kesana Bang. Apa yg harus saya lakukan. Mulai dari mana. Siapa yg harus saya tuju. Mohon bimbinglah saya.
Semoga bimbingan Bang Sufimuda dibalas oleh Allah SWT. Amin
Wass,
Sufi Bayi
————————————
Assalamualaikum.
——————————————–
assalamu alaikum wr.. wb
semoga kita semua dalam keadaan sehat dan trus
diberikan kesempatan utk menyebut nyebut namaNYA dan
selalu dalam bimbingaNYA untuk terus lurus berguru.
AMIN..
saya punya masukkan bagaimana kalau tulisan yang ada
diblog sufimuda dinaikkan disurat kabar. seperti
dibatam yaitu harianbatampos.
epaper.batampos.co.id
email: redaksi@batampos.co.id
telp 0778 – 460-000 ext 237
Demikian masukkan dan ide dari saya, karena saya yakin
batampos mau menaikkan tulisan yang ada diblog
sufimuda.
Assalamualaikum
Manobatam manobatam@yahoo.com
——————————————
Surat dari miyono_epambudi@yahoo.com ke <sufimuda@gmail.com>
Kepada Yth :
SUFI MUDA
Di –
Tempat.
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Pertama-tama aku memohon kepada Allah swt. agar senantiasa membimbingku dijalan yang diridloiNya, dan memenuhi hatiku dengan cahaya ilmuNya agar hatiku senantiasa bisa menjadi kendaraan akal dan fikiranku didalam berjalan diatas muka bumiNya. Amin. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada jujungan kita nabi besar Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.
Kedua, aku tertarik dengan dunia sufi ketika aku membaca Kumpulan Puisi Sufi, kemudian aku membaca buku Faridudin Attar : Musyawarah Burung, dan Al-Hikam Athailah as Sakandary. Inti dari buku itu , kalau saya tidak salah dalam menyimpulkan, bahwa manusia terikat oleh kehendak Allah , dan oleh karenanya manusia harus senantiasa mencurahkan seluruh hidupnya untuk selalu beribadah kepada Allah . dan dalam beribadah itu manusia harus membersihkan hatinya dari segala berhala : baik itu harta benda, wanita, dan tahta. Barulah manusia itu bisa sampai menyatukan dirinya dengan Tuhan ( Allah swt. ) , bukan bertemu dengan Allah sebagaimana yang Saudara tadi sebut dalam berchating dengan saya : “Soefi Moeda: Ya, kita harus berbaiat kepada Guru Mursyid jika kita ingin benar2 merasakan perjumpaan dengan Tuhan…Dulu Almarhum bapak saya pernah bilang seperti itu. Kira-kira begini : kalau kamu sudah cukup berpuasa, dan hatimu bersih, engkau akan merasakan kehadiran Allah swt. dalam hatimu. Kamu bisa bertemu dengan seseorang yang mirip dengan kamu. Saat itulah kamu bisa merasakan kedamaian dan ketenangan yang luar biasa. “ kira – kira begitu kurang lebihnya. Tapi itu terjadi dalam mimpi. Alasan Almarhum bapak, karena hal yang ghaib tidak mungkin hadir dalam diri seseorang dalam keadaan terjaga. Karena bentuk lahiriah manusia itu kotor, dan Yang Ghaib itu suci . Oleh karena itu dibutuhkan hati yang suci dan bersih dari segala nafsu.
Sayangnya, waktu itu aku tidak terlalu yakin dengan penjelasan alm. Bapak saya, karena aku anggap hal itu mustahil. Awal tahun 2006, Bapak saya meninggal. Aku pulang kampung. Aku bertanya pada saudara saya , bagaimana bapak meninggal. Saudara saya bilang, semua anaknya pagi itu dipanggil kerumah, kecuali saya yang berada di Jakarta. Beliau minta pada kakak pertama saya pengin makan bubur. Lalu dimasakkan bubur. Selesai makan, jam orang mau berangkat sholat jum’at, bapak minta supaya dibiarkan tidur. Semua saudara saya keluar dari kamarnya. Tak beberapa lama, adik saya masuk untuk melihat Bapak . Dari situlah ketahuan bapak meninggal. Dulu Bapak memang pernah bilang : kalau orang itu sudah cukup puasanya dan hatinya benar-benar bersih, dia bisa kembali kepada Yang Maha Kuasa sebagaimana yang diinginkan, asal syarat yang dipakai untuk kembali menghadap Allah swt. tidak bertentangan dengan keadaan yang sedang menghimpit hidupnya. Itu sama dengan bunuh diri, katanya. Harus dalam keadaan ihklas dan tidak dalam tekanan persoalan hidup.
Pada waktu itu ada kejadian aneh yang kualami. Aku pulang bersama anak dan istriku. Istriku lagi hamil sembilan bulan, dan anakku sakit panas. Sudah tigakali berobat ke dokter dan bidan. Tapi panasnya belum turun juga. Pas malam ketujuh bapak meninggal, besok sorenya kami mau balik ke Jakarta, sakit panas anakku belum turun juga. Sehabis tahlilan tujuh hari aku pulang ke mertua. Tengah malam sekitar jam satu, aku terbangun. Kuraba dahi anakku. Panas sekali. Aku kompres pakai air hangat. Tiba-tiba suasana takut menyelimuti diriku. Pikiran dan perasaanku kehal-hal yang tak masuk akal. Karena aku tak percaya dengan hantu tetek-bengek, aku paksakan diri keluar rumah berkeliling rumah, untuk memastikan benarkah kalau tujuh hari orang yang sudah meninggal mengunjungi anak-anaknya ? ternyata tak ada apa-apa. Aku masuk kembalike dalam rumah. Kuraba dahi anakku anakku, masih panas. Tak ada sepuluh menit. Antara tidur dan melek, aku mimpi ketemu bapak . aku seperti mengeluh kepada bapak: ” malah Anggit badannya panas sekali, besok tahu bisa balik ke jakarta atau tdk, kataku. Bapak menjawab : Kamu orangnya tak percaya sama hal ghaib. Aku percaya, Pak. Kataku. Sudahlah nanti juga sembuh. Hati-hati, kata bapak.” Aku terbangun. Kuraba dahi anakku. Alhamdulillah. Anakku sudah sembuh. Ini sungguh diluar nalar dan akal manusia. Aku bangunkan istri saya dan kuceritakan memipiku itu. Diraba dahi anaknya. Benar sudah tidak panas lagi.
Peristiwa itulah yang membuatku kembali membuka-buka kembali buku – buku tasawuf. Dari situ aku mencoba belajar untuk bisa memahami dan mengamalkan sesuatu yang baik untuk kehidupan. Kenapa bapak saya bilang aku tidak percaya hal-hal ghaib ? karena selama ini aku lebih sering mengedepankan logika dalam menghadapi kehidupan. Dari situlah saya sering berselisih faham dengan bapak.
Almarhum bapak saya orang Islam , tapi tak pernah mengerjakan sholat. Persis apa yang diucapkan Syeh Siti Jenar : Shalat , puasa , tak ada gunanya, sampai kelimis jidatmu, kau tak akan mendapatkan apa-apa. ( Syeh siti Jenar, dalam buku Wali Songo ) . Inilah yang aku tak sependapat dengan almarhum bapak. Tapi yang diajarkan bapak, nabi dan malaikat sebagaimana yang diyakininya adalah nabi dan malaikat dalam islam. Setiapkali membaca do’a selalu berawal dengan Basmalah, dan kadang Syahadat. Inilah yang membuatku tak habis mengerti.
Itulah sekelumit kisah mengenai kehidupan yang membentuk pribadiku. Setelah sekian tahun aku mendengar pengajian Al-Hikam Drs. Imron Djamil, diantaranya berkata : untuk bertemu dengan Allah swt, kenapa harus menunggu sampai nanti. Kapan saja diinginkan bisa bertemu dengan Allah. Dari sinilah aku teringat dengan ucapan Bapak. Benarkah ? bagaimana rasanya ? bagaimana wujudnya Allah ? Benarkah manusia bisa bertemu dengan Allah selagi masih hidup ?
Menurut cerita bapak, gurunya dulu seorang kyai yang banyak mempelajari kitab-kitab agama. Namun sang guru tak menemukan apa yang dicari . kemudian Sang guru berpuasa mutih, sebanyak ia dikandung oleh ibunya : sembilan bulan sepuluh hari. Dari situlah gurunya mendapat petunjuk dari Yang Maha Kuasa, dan memperoleh kehidupan bathin. Namun gurunya terus tidak melaksanakan sholat lima waktu sebagaimana seorang muslim melakukan kewajiban sholatnya.
Apakah Guru ini termasuk seorang sufi ?
Dan dari cerita, memang sang Guru dan beberapa muridnya memiliki kelebihan. Tapi bukan itu yang menjadi tujuan pengajaran sang Guru. Gurunya mengajarkan tentang kebaikan sebagaimana Islam mengajarkan kebaikan. Kelebihan itu relatif, tergantung Yang Maha Kuasa. Bukan mengajarkan tentang kekebalan, karena menurut sang guru, tak ada manusia yang kebal senjata, jika orang itu mengerti akan hakekat penciptaan manusia yang terdiri dari tulang dan daging dan karena kuasa Allah orang itu bisa hidup. Inilah yang membuatku jadi bingung. Dalam beberapa riwayat Rasulullah SAW, terluka dalam pertempuran. Begitulah Sang Guru mengajarkan.
Pertanyaan saya :
- Apakah Sang guru dari guru bapak saya itu belajar tasawuf dan kesufian ?
- Lantas apa bedanya ilmu kebathinan orang jawa yang sering disebut Manunggaling Kawula dan Gusti Allah itu sama denga ajaran Sufi dari Ibnu Arabi dalam Fuushul al-Hikamnya tentang wahdat al-wujûd ?
- Kenapa orang belajar sufi harus memiliki Guru / Mursyd ?
- Seandainya dia tak memiliki guru/ mursyd , dan menjadikan ajaran Rasulullah SAW, para Ulama dan Guru-guru Sufi yang tertulis dalam kitab-kitab yang pernah ditulisnya menjadi bagian dari gurunya dan menjadikan Allah swt sebagai penuntun jalan untuk menuju kepadaNya, apakah itu salah ?
Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih untuk jawabannya. Semoga Allah swt selalu memberikan ridlo dan hidayahNya, agar kita dijauhkan dari prasangka-prasangka buruk, dan dari perbuatan fitnah yang keji.Amin. Sekiranya ada perbedaan mohon kita bisa menjadikan perbedaan itu sebagai satu Karunia dari Allah yang mengandung hikmah dan pelajaran untuk kebaikan kita semua.
Wasalaamu’alaikum Wr.Wb
Jakarta , 30 Oktober 2008.
===================================================================
Assalamu’alaikum Wr, Wb.
Asholatuwassalamu ‘alaika Ya Sayyidii Ya Rosulullah, KHuzbiyadii Qolat Hillati Adriknii…….
Untuk yang pertama kalinya Saya menanyakan kepada Saudara, Bagaimana kabar Anda Saudaraku…?
Perkenankan Saya menulis Email ini untuk Anda, sebab jika Saya tulis di Blog Sufi Muda, itu adalah suatu perbuatan yang tidak beradab. Lain Halnya jika sebatas menyapa, menambahkan, ikut berbagi saya rasa memang sangat tepat ditulis di blog sufi muda.
Wahai Saudaraku………
- Awalnya kita memandang kepada Mursyid Zahir, sebagaimana yang dikatakan Imam Al-Ghozali bahwa jika Engkau tidak bisa mengingat Allah Swt maka ingatlah engkau kepada Guru yang sangat berpengaruh di jiwamu maka hakikat gurumu itu akan menyampaikan ke hadirat Allah. Lalu apakah kita hanya stop sampai disitu saja? Tentu tidak! jika kita hanya sebatas Poin ke-1, dari sisi “kacamata” Spiritual itu masih Sekolah Dasar (SD) walaupun dari sisi “kacamata” orang Awam itu sudah luar biasa tingkatannya. Pada Maqom ini menurut Silsilah Spiritual adalah “MAQOM THORIQOTULLAH”.
- Pada Posisi ini Ia tidak menuntut Ilmu kepada Mursyid Zahir lagi tetapi kepada Sir yang pada Mursyid (Rosulullah). Pandangan Zahirnya ia tetap menghormati Mursyid Zahirnya layaknya seorang Anak kepada Orang Tuanya tetapi Pendiriannya sudah tidak kepada Mursyid itu lagi tetapi kepada Rosulullah. Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dalam Kitab Fathul Ghoibi mengatakan : “Bahwa pada diri Nabi dan Rosul itu ada suatu Rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun begitu juga pada diri seorang Murid terkadang menyimpan suatu Rahasia yang tidak diketahui oleh Gurunya, sebaliknya Sang Guru pun menyimpan suatu rahasia yang tidak diketahui oleh Muridnya walaupun Maqom Sang Murid telah hampir sampai kepada Maqom Sang Guru. Tatkala Maqom si Murid sampai kepada Maqom Sang Guru maka tahulah ia akan Rahasia Gurunya. Lalu Tuhan mengatakan pada dirinya ; Aku putuskan dirimu dengan segala Makhluk, dengan segala isi dunia ini, dan juga Aku putuskan dirimu dengan Gurumu, Cukuplah Engkau berdialog dengan Tuhanmu Saja”. Pada Maqom ini Guru/Mursyid Zahir tak ubahnya hanya sebagai Inang Pengasuh saja yang jika telah sampai umur 2 tahun maka ia tidak menyusu lagi kepadanya. Dan dipandangnya Sir pada Mursyid zahirnya tadi ada pada dirinya, yang Hidup di diri Mursyid itu adalah yang Hidup di Dirinya Juga. Karena itu Fokus pandangannya tidak kepada yang diluar dirinya lagi melainkan pandangannya tertuju kepada yang Hidup yang ada pada Dirinya. Itulah Hakikat Muhammad pada Diri. Itulah Maqom menurut Silsilah Spiritual adalah “MAQOM HAKIKATULLAH”.
- Jika ia sudah tidak memandang dan tidak memfokuskan Qolbunya kepada Mursyid Zahir lagi dan hanya tertuju kepada Hakikat Muhammad yang ada pada Diri terus dan terus dan tetap di dalam Musyahadahnya (tapi bukan berarti ia cuek kepada mursyid zahirnya, Tidak! Ia tetap cinta dan hormat kepadanya tetapi hanya sebatas Zahir layaknya anak kepada orangtuanya) maka Allah Swt akan membukakan Tirai/Hijab yang sangat halus sekali sehingga akan diketahuinya dan dikenalnya serta dirasakannya Tuhan sebenarnya Tuhan atau Allah “Baqobillah”. Pada Maqom ini menurut Silsilah Spiritual adalah “MAQOM MA’RIFATULLAH”.
Itulah perjalan Spiritual yang sebenarnya dan seharusnya di ikuti bagi mereka-mereka yang menuju kepada Allah Swt.
Ma’afkan saya jika Saya terlalu lancang menguraikan ini kepada Saudaraku Sufi Muda……….. tidaklah apa yang saya sampaikan ini melainkan saya berposisi sebagai saudara Anda untuk saling isi mengisi, dan saya rasa Anda sudah lebih cukup paham tentang ke Ilmuan ini dari pada Saya, karena itu Saya mohon Ma’af jika terlalu Otoriter dari apa yang saya sampaikan. Sesungguhnya Saya ini tidak berilmu dan Bagi Allah Swt saya ini adalah Fakir di Mata Nya.
Terimakasih sebelumnya dan semoga Allah Swt selalu memberkati dalam keberkatan Rosulullah Saw.
Saya tunggu ya….. masukan dari Saudaraku Sufi Muda.
Salam Hangat,
==========================================================================
Wa’alaikum salam,
Terimakasih sekali atas masukannya, dan saya sangat senang telah menerima email ini sebagai bagian dari silaturahmi yang merupakan sunnah nabi kita…
Saat membaca email ini kabar saya baik-baik saja, dan kebetulan juga saya membalas email ini dalam berpuasa, semoga Allah akan menuntun saya kejalan-Nya. Saya membuat 7 point menanggapi apa yang saudaraku sampaikan
- Banyak sekali para penempuh spiritual tersesat ditengah rimba belantara hakikat dikarenakan dia tidak mempunyai seorang pembimbing rohani yang disebut Mursyid, saya senang sekali saudaraku punya prinsip yang sama yaitu kita harus berguru kepada seorang Mursyid yang akan membimbing kita ke jalan-Nya.
- Perbedaan antara Mursyid zahir dengan mursyid rohani (nur Muhammad atau nur ala nuri) itu terletak pada pemahaman seseorang. Dalam bahasa ilmu Kiblat kita itu ada 4 yaitu : ka’bah (syariat), Qalbu (Thariqat), Mursyid (hakikat) dan Allah (makrifat).
- Rohani dari Mursyid yang saudara sebutkan sebagai Mursyid zahir itulah yang disebut dengan NUr Muhammad karena nur itu akan menempati seperti wadah nya. Ketika NUr Muhamammad itu berada dalam diri Muhammad bin Abdullah maka NUr itu pun menyerupai wajah Muhammad Bin Abdullah, ketika Nur itu pindah ke Avu Bakar menyerupai wajah Abu baker dan ketika NUr itu pindah kepada Mursyid kita maka akan menyerupai wajah Mursyid kita.
- Guru itu makan, tidur, punya istri dan punya anak seperti manusia biasa, tapi Mursyid itu kan tidak seperti itu, Rohani Mursyid itu terbit dari zat dan sifat Allah SWT. Sama juga dengan Rasulullah itu (NUr Muhammad) tidak makan dan tidak tidur, akan tetapi Muhammad bin Adulllah tidak berbeda dengan kita. Yang membuat berbeda karena dalam diri Beliau ada Nur Muhammad.
- Memisahkan antara Rasulullah (Nur Muhammad) dengan Muhammad bin Abdullah suatu hal yang tidak mungkin. Ketika kita menghormati Muhammad bin Abdullah maka otomatis kita menghormati Rasulullah, dan ketika kita menyakiti/memusuhi Muhammad bin Abdullah maka secara otomatis Nur Muhammad tersakiti. Harus di ingat, yang disakiti oleh Abu Lahab dan musuh2 Islam itu adalah Muhammad bin Abdullah, tapi karena dalam diri Beliau ada Nur Muhammad maka secara otomatis ikut tersakiti dan Allah melaknat mereka.
- Menurut saya, Guru Mursyid itu secara manusianya tidak ada beda seperti kita, Cuma saya tidak bisa memisahkan antara zahir dan bathin Beliau. Wal awalu wal akhiru wa zahiru wa bathinu… itulah hakikat Mursyid. Yang kita ingat dan kita jadikan rabitah adalah Nur Muhammad, bagaimana bentuknya? Yang menyerupai wajah Mursyid. Karena itu wajah Mursyid itu tidak bisa ditiru oleh syetan.
- Dalam beberapa sejarah sufi yang saya baca, seorang murid itu tidak pernah durhaka kepada gurunya, walaupun guru nya itu hanyalah sebagai zahir pembawa Nur Muhammad. Kita sebenarnya tidak memerlukan kawat, yang kita perlukan adalah listrik, tapi bagaimana kita bisa memisahkan antara kawat dengan listrik?
Akhirnya, saya berkesimpulan, saya setuju seperti yang saudaraku katakan, bahwa Guru Mursyid itu seperti inang pengasuh yang akan membawa kita kepada ke ALAM RABBANI, setelah kita sampai kealam sana maka yang menjadi guru itu adalah ALLAH SWT, inilah tauhid yang benar.
Seperti yang saya kemukakan pada point 2 (dua) bahwa kiblat makrifat itu adalah ALLAH SWT, apabila kita telah bermakrifat, guru kita telah mengantar kita kehadirat-Nya maka pandangan kita tidak berpaling sedikitpun selain kepada DIa, hanya Allah semata yang wajib kita sembah dan guru tetap kita hormati sebagai orang yang telah berjasa membimbing kita.
Kalau saudaraku telah sampai kepada-Nya, jangan palingkan sedikitpun harapan selain kepada-NYa
Demikian tanggapan dari saya, semoga saudaraku berkenan.
Wasalam
Sufimuda
==================================================================
Assalamu alaikum. .
Sufimuda. . maaf nita baru sempat balas emailnya. .
Sebenarnya banyak hal yang ingin diceritakan, tapi susah untuk dibicarakan. .
Nita belum terlalu Paham tentang “Ahli Silsilah” apa bisa dijelaskan lagi biar nita bisa mengerti?
Sufimuda pernah bilang tentang Pembimbing Spiritual apakah yang Sufimuda maksud itu adalah “Ahli Silsilah”?
Apa nita bisa jadi salah satu orang yang mendapat bimbinganNya?
Sufi. . .terimakasih sebelumnya
Wasalam
Yoanita Putri
<yoanitasuroyo@yahoo.com>
==========================================================================
Jawaban
Wa’alaikum salam….
Pembimbing rohani di dalam thariqat disebut Mursyid, sebenarnya Mursyid itu bukanlah zahirnya guru tapi adalah rohani nya yang terdiri dari Zat dan Sifat Allah SWT, Rohani Rasulullah berupa Nur Muhammad itulah yang diturunkan kepada Guru Thareqat yang Haq.
Nah Ahli Silsilah adalah kumpulan (mata rantai) para Guru pilihan yang merupakan wali utama di zamannya (setiap zaman ada 1 orang wali utama/wali qutb)
Antara satu guru dengan guru yang lain itu saling berhubungan, pernah berjumpa dan hubungan antara murid dengan Guru, sehingga apa yang disampaikan oleh guru terakhir tidak lain adalah amanah dari guru pertama.
Setiap orang yang telah berjumpa dengan seorang guru Mursyid yang Kamil Mukamil sudah pasti dia telah mendapat petunjuk.
Silahkan baca keterangan lengkap tentang ahli silsilah dan mursyid di artikel dengan judul AHLI SILSILAH THARIQAT NAQSYABANDIYAH dan URGENSI KEMURSYIDAN.
Makasih atas pertanyaannya
Salam
BAGAIMANA SHALAT MENJADI KHUSUK?
Pada 6 Mei 2008 21:34, alim madahin kawanku_nemo@yahoo.com.my
assalammualaikum tuan ustaz,saya dari sabah malaysia,
1. saya ingin bertanya bagaimana kita mengenal diri,orang kata kalau kita tidak mengenal diri kita solat dan amalan kita tidak betul atau tidak diterima Allah.
2. Bagaimana saya belajar ilmu-ilmu atau amalan dalam solat supaya saya dapat merasakan kusyhuknya solat saya dan manisnya iman itu.
saya berharap ustaz dapat memberi nasihat atau doa buat diri saya yang sangat dhoif lagi jahil ini.
wassalam
dariku yang jahil
sabah.
============================================================
Jawaban
Wa’alaikumussalam Wr. Wb
Salam kenal untuk saudaraku Alim bin Madahin di Sabah Malaysia, semoga rahmat Allah senantiasa menyertai disetiap derap langkah dan disetiap denyut jantung, ternyata jarak tidaklah menghambat kita untuk saling kenal, di dunia ini tidak ada yang kebetulan, semua telah diatur olehNya.
Terimakasih atas penghargaannya telah memanggil kami dengan panggilan ustad, kami hanya seorang hamba Allah dalam setiap keluh kesah dan kegembiraan hati berusaha untuk selalu dalam dekapan-Nya, kami hanyalah bayi dipangkuan-Nya, hanyalah sebutir pasir di hamparan sahara-Nya, setetes air di samuderanya nan tak berhingga.
izinkan kami memberikan jawaban mudah-mudahan Allah SWT akan memberikan tuntunannya disetiap kata yang kami tulis dalam jawaban ini.
-
Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa, “Barangsiapa mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhannya“. Kebanyakan orang mengartikan diri sebagai badan yang nampak, tapi menurut ilmu tasauf diri itu adalah sesuatu yang berasal dari Tuhan, sesuatu dititipan dari-Nya yang kemudian akan kembali lagi kepadaNya, “innalillahi wa inna ilaihiraji’un“. Maha Guru ke-36 berfatwa, “Kenalilah dirimu rata-rata maka engkau akan mengenal TUHANmu yang amat NYATA”
Dalam ilmu Thareqat mengenal diri mempunyai proses panjang, melalui tahapan-tahapan, melewati pos-pos rohani (Maqam) tentu harus mempraktekkannya di Laboratorium Kerohanian yang kita sebut dengan iktikaf/suluk sehingga akan melewati 3 alam, yaitu:
-
Alam JABARRUT,
-
Alam MALAKUT dan
-
Alam RABBANI.
Di alam Rabbani lah kita bisa berjumpa dengan-Nya. Bagaimana cara kita bisa masuk ke alam Rabbani? bukankah alam Rabbani itu Maha Gaib? sementara kita ini tidak gaib?
Jawabannya, tentu kita harus gaib dulu baru berjumpa dengan yang Maha Gaib, maka dalam sebuah hadist desebutkan: “Matikanlah dirimu sebelum engkau mati“. Menurut Syariat pengertian mati itu nafas berhenti, tapi menurut tasauf mati itu adalah mematikan otak kita, mematikan fikiran kita akan fokus dalam bermunajat kepada-Nya, karena sesungguhnya otak itu sifatnya BAHARU, sedangkan Allah adalah QADIM, menurut ilmu Tauhid tidak akan mungkin yang BAHARU bisa berjumpa dengan QADIM
Allah SWT Maha Gaib, Maha Rahasia, karena Dia adalah Maha Rahasia maka tidak semua orang bisa ke alam-Nya kecuali mengikuti metodologi (At-Thariqat) yang telah diberikan kepada Para Nabi/Rasul diteruskan oleh para khalifah Rasul, diteruskan oleh Ulama warisatul Anbiya sampai saat ini.
Saudaraku, singkatnya semua pertanyaan itu hanya bisa terjawab setelah kita masuk Thareqat dibawah bimbingan seorang guru MURSYID yang kamil Mukamil.
Di awal masuk Thariqat sudah di ajarkan cara mematikan diri, diberitahukan dimata letak QALBU sebagai media penangkap sinyal Allah SWT, dari sanalah terbuka pinta alam gaib, terbuka hijab kita sehingga seluruh yang Maha Gaib akan menjadi nyata, dalam ilmu matematika berlaku rumus :
+ x – = – artinya NYATA X GAIB = GAIB, tidak akan ketemu dengan gaib.
untuk bisa ketemu gaib harus memakai rumus: – x – = +, artinya GAIB x GAIB = NYATA, gaibkan diri kita maka seluruh persoalan GAIB menjadi NYATA, menjadi KONKRIT.
Satu hal yang amat keliru dipahami oleh sebagian besar ummat Islam bahwa ilmu Thariqat itu adalah ilmu hapalan seperti ilmu fiqih, TIDAK, ilmu Thariqat merupakan TEKNIK BERMUNAJAT, merupakan ilmu METAFISIKA EKSAKTA, merupakan TEKNOLOGI AL QUR’AN yang maha dasyat, dengan Ilmu Metafisika Eksakta inilah mampu dijelaskan dengan gamblang bagaimana ilmiahnya proses nabi Musa membelah laut, nabi Isa menghidupkan orang mati, berbagai mukjizat nabi dan kekeramatan wali. Sungguh keliru kita menempatkan ilmu Thariqat sebagai ilmu hapalan sehingga berpuluh tahun mengikuti thariqat tidak mendapatkan apa-apa, karena kita tidak pernah masuk ke Laboratorium (Suluk) yang benar dibawah bimbingan seorang Ahli (Mursyid) yang Kamil Mukamil. Para Nabi/Wali bukan hanya ahli hukum, mereka merupakan para TEKNOLOG yang mampu mengaplikasikan ilmu-ilmu Al-Qur’an dengan nyata yang oleh sebagian kita hanya mampu menghapal, mengalun-alunkan dengan indah tanpa mampu mengaplikasikannya.
Semua orang pasti ingin shalatnya Khusuk, kenapa? karena kalau shalat tidak khusuk di ancam oleh Allah dengan NERAKA WAIL, sungguh sia-sia orang yang puluhan tahun shalat ternyata hasilnya masuk neraka. Menurut orang awam tidak lalai dalam shalat itu adalah shalat tepat waktu, misalnya dhuhur jam 12.45 harus tepat pada jam itu, kalau menurut tasauf sedetik hati lupa kepada-Nya itu sudah tergolong lalai. Kenapa shalat kita tidak khusuk? karena dalam diri kita masih bersemayam was-was, gangguan, syetan. Gelombang iblis selalu mengkacaukan konsentrasi kita kepada-Nya.
Guru kami pernah mengatakan, “jangan engkau tanyakan bagaimana shalat bisa khusuk, tapi carilah apa penyebab shalat itu tidak khsusuk” .Pengalaman kami sejak sekolah dasar (umur 6 tahun) tidak pernah meninggalkan Shalat, tapi sampai umur 20 tahun tidak pernah merasakan yang namanya khusuk dalam shalat, artinya 16 tahun ibadah yang kami lakukan tidak lain hanya menyembah tikar sembayang dan menyembah dinding semata, Na’uzubillah min zalik sampai kami berjumpa dengan seorang guru Mursyid AHLI SILSILAH THARIQAT NAQSYABANDI ke-36, yaitu SAIDI SYEKH DERMOGA BARITA RAJA MUHAMMAD SYUKUR, berkat bimbingan Beliau lah kami menemukan keajaiban-keajaiban, barulah kami merasakan betapa MAHA HEBATNYA ALLAH, betapa indahnya beribadah.
Alamat Beliau ada di Indonesia di kota Batam,
Yayasan Kiblatul Amin Dua Komplek Perumahan Cendana Batam Centre
Di Malaysia banyak sekali murid-murid Beliau, Beliau pernah menyelenggarakan SEMINAR INTERNASIONAL di Malaysia, yang dihadiri oleh berbagai kalangan baik pengamal tasauf maupun bukan.
Bila saudaraku tertarik, di malaysia ada beberapa orang Khalifah Beliau yang telah di izinkan untuk menurunkan amalan Thariqat :
Ustad ARIF AHMAD FAUZI No hp +60132525974
Demikian saudaraku, jawaban yang kami berikan hanyalah terori belaka, walau kami menjelaskan beribu lembar halaman tentang manisnya buah mangga tidak akan bisa saudaraku merasakan manisnya, ambillah buah mangga itu kepada Maha Guru ke-36, setelah merasakannya, nanti kita Cuma bisa saling tersenyum, tidak ada kata, tidak ada puisi yang bisa mewakili keindahan-Nya.
Di lubuk hati nan paling dalam, kami ikut mendo’akan agar saudaraku dibukakan hijab, batas antara Dia dengan kita, Amin ya Rabbal ‘Alamin
Wasalamu’alaikum wr. wb
Sufimuda
462 Comments
mutiarazuhud
Assalammualaikum Wr Wb.
Ketika saya membaca risalah singkat Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah, saya temukan tentang Naqsyabandiah Haqqani pada catatan kaki halaman 58, silahkan periksa pada ebook berikut
http://mutiarazuhud.files.wordpress.com/2010/07/aqidah_aswaja_single_page1.pdf
Isinya adalah:
Di antara para pendusta yang mengaku sebagai ahli tasawwuf adalah orang yang
bernama Abdullah ad-Daghistani. Ia bukanlah sunni sebagaimana dinyatakan oleh Syekh
Muhammad Zahid an-Naqsyabandi.
Abdullah ad-Daghistani keluar dari Daghistan dan mengaku sebagai seorang sunni, pengikut Thariqah an-Naqsyabandiyyah padahal sanadnya terputus, tidak bersambung.
Mufti Daghistan terdahulu Sayyid Ahmad ibn Sulaiman Darwisy Hajiyu memperingatkan umat Islam akan bahaya dan kesesatan Abdullah ad-Dagistani ini.
Abdullah ad-Daghistani punya beberapa pengikut, di antaranya Nazhim al-Qubrushshi.
Nazhim kemudian mempunyai murid, di antaranya Hisyam Qabbani yang menyebut dirinya
al-Haqqani, juga saudaranya ‘Adnan Qabbani.
Mereka ini termasuk orang yang paling bodoh tentang agama, dan karenanya para ulama Ahlussunnah memperingatkan masyarakat akan bahaya dan kesesatan mereka.
Bahkan Mufti Tripoli Lebanon menulis komentarnya di majalah al Afkar agar masyarakat mewaspadai dan tidak tertipu oleh mereka, karena mereka ini mengaku mengetahui ilmu ghaib dan menganggap bahwa hamba ini adalah bagian dari Dzat Allah,
mereka mengatakan bahwa orang kafir jika membaca al Fatihah maka akan memperoleh keutamaan dan anugerah dari Allah yang belum pernah diperoleh oleh para nabi,
dan barangsiapa yang membaca ayat ﻝﻮﺳﺮﻟﺍ ﻦﻣﺍﺀ … sekali saja ia akan memperoleh anugerah yang belum pernah diperoleh olah para nabi dan para wali, serta masih banyak kekufuran-kekufuran mereka yang lain.
Alhamdulillah para ulama Indonesia, khususnya para pengikut Thariqah Naqsyabandiyah telah menyadari kesesatan mereka ini dan memperingatkan masyarakat akan bahaya dan kesesatan mereka.
Kesesatan-kesesatan ini bisa dilihat dalam buku-buku mereka seperti Muhithat ar-Rahmah, al Washiyyah dan lain-lain.
Mohon konfirmasi kejelasan atau kebenarannya.
Terima kasih
Wassalammualaikum Wr Wb
Zon di Jonggol
ZZ
sya ingin bertanya pada supi muda,,,,,
dalam mimpi saya saya ketemu dengan nabi daud AS,,,katanya ada satu doa yang tak terhijab oleh apapun…
apa saya boleh tau…..doa seperti apa?mohon penjelasannya
damai
imamu (pemimpinmu) Nabi Muhammad ngapain pula Nabi Daud repot2 datang kemimpimu? itu SETAN bro!!!
ZZ
saran kpd sufi muda, posting dong perjalanan spritual para pencari tuhan,,,,,,(tasawuf)
riang-riang remaja
salam saudara.. saya seorang muslim dari Malaysia. Saya ingin mencari penawar untuk HIV. Diharap para saudara sekalian dapat membantu saya membebaskan diri dari penyakit ini sebagai salah satu jalan syadaqah..
Salam
abdul rosyid
as salaamualaikum…
teruntuk saudaraku yang sedang dicoba olehNya dgn suatu penyakit…saya pernah membaca sebuah kitab kesehatan, disana dikatakan SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA KECUALI PIKUN DAN MATI…
saran saya :
1.yakinlah bahwa penyakit saudara ADA obatnya.
2.yakinlah bahwa yang bisa mengobati sakit saudara hanyalah ALLOH.
3.COBALAH UTK RIDHO THD PEMBERIAN ALLOH BAIK YG MENYENANGKAN ATAU TDK…TERMASUK PENYAKIT…SENYUMLAH DAN KATAKAN DLM HATI” YA ALLOH…HAMBA RIDHO DG SEMUA INI…HAMBA RIDHO…”
lakukan terus disaat ht saudara merasa takut dg kondisi yang ada..kemudian rasakan perubahan yang ada..
MOHON MAAF KALAU ADA YG SALAH DR TULISAN INI..SEMOGA CPT SEMBUH…
wassalamu alaikum wr wb
abdi
SELALULAH periksa hati atau jiwa
Gerakannya halus, perjalanannya seni, kesannya besar
Sungguh susah dan sulit sekali mengesan perjalanannya
Kerana gerakannya tidak dapat dilihat oleh mata
Bahkan akal fikiran pun tidak mampu mengesannya
Hanya dapat dikesan dengan mata hati itu juga
Serta disuluh oleh ilmu mengenai hati atau jiwa
Siapa mengenal dan dapat mengesan
perjalanan hati atau jiwanya
Dia telah mengenal dirinya sendiri
Orang yang mengenal diri, dia akan mengenal Tuhannya
Barangsiapa tidak mengenal diri sendiri
Sudah pasti dia tidak kenal Tuhan yang menjadikannya
Orang yang tidak kenal Tuhan
adalah menjadi bencana kepada dunia
Makin pandai, jika tidak kenal Tuhan,
makin menjadi perosak kepada dunia dan manusia
Semakin kaya, kalau tidak kenal Tuhan,
semakin merbahaya kepada manusia dan kehidupan
Lebih-lebih lagi orang yang berkuasa tidak kenal Tuhan
Berlakulah penzaliman, penganiayaan dan penindasan
Aduh! Awasilah manusia yang derita dan terseksa
Malang kepada manusia
Berbagai-bagai perkara yang besar dan sulit
manusia telah mengesan dan mengenalnya
Bermacam-macam ilmu yang telah dapat didapat
Tapi malang sekali,
sedikit sekali manusia yang mengenal diri……..
firman
akur om…
mamo cemani gombong
assalamuallaykum mas sufi muda ….aku ingin anda buat artikel dimasa bulan puasa 2010 ini tentang nuzul quran untuk nambah ketaqwaan pengunjung blog anda . trimakasih wassalamuallaykum.
ACHMAD NZR
ass.alkm wr.wb.
kpd sufimuda saya mhon bantuanx,mskipn ini jauh mnympang dr topik,tp sufimuda mgkn bs bntu,tolg d cariin posisi nope 085658062255 dmn kbradaanx..
sblm n ssdahx sya ucpkn trm ksh,mhon d blas d email sya: satzuke.u82@gmail.com
wassalamu alaikm wr wb..
fakhri
insyaallah manfaat’
mamo cemani gombong
buat Sufi Muda …..taqabbalallaahu minna wa minkum .
bowo
Assalamualaikum…
maaf bang sufi muda mungkin pertanyaan saya jauh dari tasawuf tapi saya mohon bantuan bang sufi muda atas pertanyaan dibawah ini, karena saya tidak mampu menjawab sebab kurang ilmu…seseorang menulis :
Sahih Bukhari Volume 2 Buku 21 no.245
Diriwayatkanoleh Abdullah: Seseorang disebutkan dihadapan sang Nabi dan diadiberitah bahwa dia terus tidur sampai siang dan tidak bangun utksholat. Nabi berkata, “Setan kencing dikupingnya.
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari Nabi saw., Beliau bersabda: Sesungguhnya setan, apabila mendengar azan untuk salat, ia berlari sambil terkentut-kentutsampaitidak mendengarnya lagi. Ketika azan telah berhenti, ia kembalimenghasut. Apabila mendengar iqamat, ia pergi sampai tidakmendengarnya. Ketika iqamat telah berhenti, ia kembali menghasut lagi.(Shahih Muslim No.582)
”Sahih Muslim B2 #462
AbuHuraira melaporkan: Rasulallah berkata. Jika kalian bangun tidur danmelakukan wudhu, dia harus membersihkan hidungnya tiga kali, karenasetan telah menginap dilubang hidungnya.
Pertanyaan :
1.Apakah setan bisa kencing dan kentut ??
2.Apakah setan bisa tidur ?
Coba jelsakan secara ilmiah hadits-hadits diatas dengan menjawab semua pertanyaan yang saya ajukan :
Sertakan bukti ilmiah hasil penemuan para ahli.
mohon saya diberi pandangan terhadap tulisan diatas dan mohon bantuan untuk menjawabnya, saya juga mohon izin untuk menyampaikan jawaban bang sufi muda…semoga anda berkenan. terimakasih,
Assalamualaikum…
Dewa Game
Sdr q , daripada mikirin setan bisa kentut atau bisa tidur,mending mencari bagaimana kita bisa lebih bisa berhampir diri kpd Allah,agar setan tdk bisa dekat berhampir pada kita,pasti mkita tdk akan pernah cium kentutnya
uthik
Dengan hormat,saya tidak bermaksud berkomentar
tetapi saya ingin bertanya kepada sufi muda,saat ini saya benar2 sedang terpuruk dan sudah tidak tahu lagi harus bergerak kemana saya benar2 bingung menghadapi semua permasalahan saya,saya sudah mohon ampun pdNYA tetapi belum juga ada solusi,kalau boleh saya bertanya,saya ingin membersihkan hati saya dg bertsawuf tetapi saya tidak tahu caranya,bisakah anda memberikan judul buku bimbingan unt belajar tasawuf yang benar ? saya benar2 butuh solusi secepatnya.terima kasih
newankrisbiantoro
salam sejahtera semoga meliputi kita semua mungkin tak ada komentar dari saya karena saya adalah ihwan surau mujbul amin
irvan
assalamualaikum wr wb… solawat serta salam selalu kita persembahkan kehadirat rosulullah saw.. dan semoga abang pengasuh sufi muda slalu dlm lindungan dan bimbingan allah swt..amin… terus terang sy baru membuka web ini..alhamdulillah sy bangga dg adanya sufi muda yg insyaallah akan mengembalikan kejayaan islam..amin.. salam sy buat smua abang2 pengasuh sufi muda… sulfan tauhid mataram
Ruslianto
Mas Bowo,…saya coba menjawab, pertanyaan anda, apakah setan bisa kecing,kentut dan tidur ?
1. Bahwa “setan” itu adalah kata SIFAT (Bisa saja Jin
atau Manusia) tapi dalam kontek pertanyaan tsb,
sebangsa jin yang “mengganggu” orang sholat
– QS.Surah Al Jin – 11 :
Dan diantara kami (Jin) ada yang saleh dan ada
pula kebalikannya.Kami menempuh jalan yang
berbeda=beda
– QS.Surah Al Jin – 19 :
Dan ketika Hamba Allah berdiri menyembahNYA
(melaksanakan sholat),mereka (jin-jin) itu
berdesakan mengerumuninya.
– QS Surah Al Jin – 5
dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia
dan jin itu tidak akan mengatakan perkataan yang
dusta terhadap Allah.
2. Berdasarkan ayat diatas, setan-pun bisa tidur,….
kok tidur ? berkata dusta aja saja sanggup
Neraka itu diisi oleh manusia dan jin yang durhaka kepada Allah, Jin dalam kehidupannya kebalikan alam
nya manusia , jika manusia tidur dimalam hari maka
Jin tidur disiang hari’
Wassalam, mohon maaf jika jawaban saya tidak ber
kenan
muh sutrisno
Ass,bang.Mohon ijin copas kalau ada risalah yang pas! trims ya.
wanto
Saya hamba Allah yang dhoif, ingin bertaubat. Ada hal yang masih mengganjal yaitu setumpuk hutang yang harus saya lunasi. Barang kali ada saudaraku yang bisa membantu menjualkan ginjal saya buat meringankan jalan saya menuju taubatan nasuha. Sungguh saya menunggu bantuan saudara2ku.
wanto
Maaf lupa no hp saya di : 082169019484
putra baizani
boleh saya tahu profl anda sesungguhnya?
mengapa tdak pakai nama dan foto asli?
EDY KUSWORO
Aslkm wr. wb.
Bang Sufi Muda bagaimana kiat-kiat beristiqomah karena rasanya susah sekali untuk beristiqomah apa apa yang telah diajarkan guru kepada saya,
terima kasih
mutiarazuhud
Klo boleh turut saran
Kiat-kiat beristiqomah,
Pandanglah bahwa semua cobaan, permasalahan, kebutuhan, keinginan dan termasuk kenikmatan adalah kehendak Allah Azza wa Jalla.
Pada hakikatnya Allah Azza wa Jalla hanya ingin “melihat” bagaimana kita menghadapi kehendakNya seperti menghadapi cobaan, permasalahan, kebutuhan, keinginan dan kenikmatan yang telah diberikanNya.
Oleh karenanya hadapilah segala kehendakNya dengan sikap/perbuatan kita yang dicintai oleh Azza wa Jalla.
Semoga Allah ta’ala meridhoi kita agar keyakinan dan keimanan kita selalu bertambah baik dibandingkan hari kemarin.
bambang wijanarko
Assalamu’alaikum…
ada yg punya file foto/gambarnya Mbah Shobib nggak ya??? mau dong… tks.
muhatsib
aku ingin kenal lebih banyak dengan ulama sufi di zaman sekarang, aku ingin ketemu mereka, aku ingin berguru dengan mereka, bersahabat, bermesraan, makan bersama dan bekerja bersama, bolehkah?
fredi
assamu’allaikum wr wb
saya orang kecil yg habis tenggeng bang,
rasanya udah kapok jd orang setengah gila gimana bang saya kmbuh lgi pa endak ya bang,trus klu udah sembuh gimana,apa bisa tenggeng lg paendak ya,mohon maaf yg jawab setiap tulisan ini langsung beliau pa abang2 yg lain yabang,mohon dgn amatsangat di balas
Salim
Assalamu’alaikum
Bang sufimuda juga saudaraku yang lainnya
Dengan kerendahan hati semoga Allah memberikan pemahaman yang benar kepada saya melalui coretan-coretan saudaraku, karena saya belum punya guru Mursyid.
Saya ingin menanyakan tentang suatu yang menjadi dasar aqidah Islam yaitu Syahadat. Bagaimana kita menempatkannya ?
Mohon dengan sangat dikoreksi apa-apa yang saya pahami saat ini.
1. Ketika seseorang sudah mengucapkan dua kalimat Syahadat berarti dianya telah menyatakan keIsalamannya, meskipun tanpa memahami makna sebenarnya.
2. Kalimat “Saya bersaksi/menyaksikan bahwa tiada ilah kecuali Allah”, mengandung kata “bersaksi/menyaksikan”. Saya lebih cenderung memahami kata itu apa adanya dibanding dengan “saya meyakini”. Mungkinkah kata “bersaksi’ ini setara dengan persaksian di suatu peradilan bahwa seorang saksi harus mempunyai bukti keasaksiannya?. Bukti kesaksian dapat berupa melihat, mendengar, mencium atau merasakan sendiri terhadap suatu objek bukti. Barangkali alat yang paling mungkin untuk menyaksikan Wahdaniyahnya Allah adalah hati yang bersih entah bagaimana bentuk persaksiannya.
Seseorang yang baru memeluk Islam, bahkan saya sendiri sampai saat ini, belum mampu menunjukkan bukti kesaksian itu; Ya Allah ampunilah yang mengaku-aku sebagai hamba ini karena telah banyak berbuat dholim; Bagaimana telah mengatakan persaksian, hanya mulut saya saja yang dusta.
Dalam hal ini saya ingin menanyakan apakah ucapan Syahadat itu sebagai start awal untuk menemukan bukti-bukti itu?
Apakah kumpulan bukti-bukti itu yang akan dimintai pertanggung-jawannya diakhir kehidupan kita?
Terima kasih saudaraku, semoga coretan-coretannya akan memberikan arah kepada lilin-lilin penerang jalanku.
fredi
……………………………………………………………………………………………….bang mohon maaf sbesar-besarnya.apa boleh tnya kbr keluarga besar ym abu jga anak beliau adawiyah banafjad ………………………………………………………klu memang berkenan ini aq slah hadap pa endak,……..sejak ziarah thn 2000 sampai hidupku yg hari ini masih bingung,apa anda berkenan mnjawab bang
murid
http://suraukitabontang.wordpress.com
banyak Fatwa YM Abu disana
serta tuntunan nya bg
SufiMuda
Setiap murid ditakdirkan oleh Allah berguru kepada Mursyid tertentu yg sudah diatur oleh Dia. Karena itulah di dunia ini banyak Mursyid untuk membimbing manusia yg sudah mencapai 5 Milyar.
Jadi, mari kita lanjutkan berguru kepada Mursyid kita dgn penuh semangat dan menempatkan hadap kepada Mursyid dengan semestinya agar ilmu dan kasih sayang Allah mengalir bersama kita.
Dan, biarkanlah orang lain memilih Mursyid nya, mudah2an mereka juga mendapat petunjuk, amin
Salan untuk semua
Aki Aki Bageur
y di mana musryid itu.berada g ada keterangannya salam,,,,,,,,,,,,tiap daerah harusnya ada informasinya kang kita jadi bingung
murid
PEMAHAMAN STATUTA PENTING BAGI PENGAMAL THAREQAT
APABILA SYEH TELAH BERPULANG KERAHMATULLAH MAKA KITA HARUS ,SEGALA MURID DAN KHALIFAH NYA,DGN SEGERA MENGANGKAT PENGGANTI SYAIKH ITU, HENDAKNYA DGN BERPEDOMAN KEPADA HADAP DAN SYARAT YANG TELAH DITENTUKAN OLEH MASAIKH AHLIN THARIQAT DIJAMAN DAHULU
1. DENGAN LAPAS WASIAT DARI PADA SYAIKH YANG TERDAHULU,MAKA UMUMKAN LAH OLEHMU,MAKA UMUMKANLAH YANG DIWASIATKAN ITU DAN TIDAK BOLEH YANG LAINNYA ( JANGAN SODARA2 MENGAKU MURSYID YANG BARU)
2. SIAPA SIAPA MURID ATAU KHALIFAH NYA YANG SELALU MENJADI WAKIL,DARIPADA SYAIKH PADA MASA HIDUPNYA ,MAKA IALAH SEBAGAI GANTI SYAIKH TERSEBUT
3. DAN APA BILA TIDAK ADA WASIAT DARIPADA SYEH YANG TERDAHULU
MAKA HENDAKLAH SEKALIAN MURID DAN KALIFAH MUFAKAT SERTA MEMILIH DIANTARA SALAH SATU KALIFAH YANG PATUH PADA MUFAKAT TERSEBUT
4. KALAU 1,2 DAN 3 SEMUA TIDAK ADA ,MAKA DIWAJIBKAN KITA MEMINJAM MURSID ORANG LAIN.
murid
Dan betul bukan jadi karna perbedaan maka ada ketidak harmonisan atau saling menjunjung perbedaan , Hanya saja jika mengaku patuh dari Mursid yang A, ya mau tidak mau harus ikuti lapas wasiat nya ,yang sesuai dgn Statuta TN, kalu lep[as dari wasiat Gurunya maka masuklah kita pada Durhaka Pada Guru,
WAN
Assalammualaikum sufi muda.salam perkenalan.saya sangat tertarik dengan artikel tuan.disini saya ingin berkongsi pengalaman saya dan pendapat tuan.pada 5tahun yang lalu saya mengalami 1 penyakit ganjil dan kurang siuman tetapi dengan berkat doa ibu saya ada yang datang beri pertolongan kepada saya dalam mimpi.dan selepas itu banyak zikir berlagu dan menitiskan air mata.dan kadang2 apa yang saya hujah mengenai tentang ilmu terikat setahu saya tidak pernah belajar semua itu.adakah bersangkut dengan ilmu laduni.saya harap pihak tuan dapat memberi pendapat kepada saya.
SufiMuda
Wa’alaikum salam
Ada baiknya saudara mencari Guru Mursyid, yg nanti bisa membimbing serta memberitahukan saudara siapa yg datang di alam gaib tersebut.
Demikian
Aira sweet
Assalamualaikum…..mgkin sye owng biase hidup xkaya dan tidak pula dikelilingi pangkat dan kemewahan….tetapi sye ingin mencari keredhaaan sbg insan muslimim yang sejati…Saya igin mencari ketenangan namun bimbang sye melakukan dosa berulang kali..sye hanyalah insan yang lemah namun mahu berubah …..bagaimana harus saye melakukan perubahan dan terus berubah kearah kebaikan
Ruslianto
Bang Sufi Muda, mohon maaf saya ingin nimbrung pada tulisan diatas (Aira sweet) ,…… tersebut ada 3 permintaan : (1). Ingin mencari keredhaan sbg insan muslim sejati; (2).Mencari ketenangan (maksudnya jiwa mungkin) dan (3).Bimbang melakukan dosa berulang kali ,………………………..Jawabnya Insya Allah CARILAH GURU MURSYID………………Apakah 3 pertanyaan itu cukup dengan mencari Guru Mursyid ?,…..baik saya jelaskan :
1. Muslim yang belajar tasauf dan bertarekhat serta berguru Mursyid “mengajarkan Illahi anta Maqsudhi waridhoka mathlubi” Engkaulah yang kumaksud dan redho-Mu lah yang ku-tuju. Sang Guru Mursyid mengajar dzikir menjadi amalan para murid-muridnya.
2. Mau tenang jiwa (anda ?) ….berpedoman pada Al Qur’an Suraah Ar Rad-28 Allajji na’amanu wattadmainu Qulubbuhum bidzikrillah ala bi dzikrillah tad mainnul Qulub. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan tentram hatinya dengan dzikir kepada Allah,…INGATLAH,…Hanya dengan dzikir kepada Allah sajalah ketentraman hati.
3, Oh,…anda bimbang karena dosa berulang kali,…? Lihat Al Qur’an Suraah Ali Imaran – 135 : Dan (juga) orang-orang yg apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka berdzikir pada Allah, Lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah ? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
………..Dan MENGAPA GURU MURSYID ?,….Semoga Allah SWT membimbing anda dengan Firman-Nya berbunyi (An Nahl-43) :
Lantaran itu tanyalah kepada Ahli dzikir jika kamu tidak tahu……………….
SufiMuda
Trimakasih
Setiono
Teruntuk sufimuda mohon maaf numpang nyampaikan amanat mohon di koreksi dan kritik untuk pembenahan diri makasih.
Nazoman anak madrasah
Beginilah Tuntunan Islam
Belum ketemu tapi sepaham
Islam jadi Rohmatnyah Alam
Bila sampurna Hawa dan Adam
Agama Ihsan iman islam
Tanpa Simbol Amal Islam
Beda kaipiat berbeda paham
Hanyalah kembang penyubur Alam
Alloh Taala pencipta Alam
Mengawasi seluruh Alam
Hasud dengki sirik dendam
Alloh mengutuk siang dan malam
Ilmu putih ilmu hitam
Bagai kopi dua Alam
Barang luwar barang dalam
Tukang mitnah terburuk Alam
Pitnah itu lebih kejam
Dari kejamnyah ebom meriam
Hasud dengki sesama islam
Islam jadi penghancur islam
Sabdolangit amanat Alam
Coba ulama belajar maham
Bukan timbang simbol islam
Tetapi bijak dewasa paham
Adapun Julang kejuluk ayam
Di gosipin berilmu hitam
Ulama islam hasud dendam
Sirik dengki mengundang awam
Pancasila jika di paham
Isi ihsan iman islam
Tukang mitnah ya ditikam
Amanat Alloh pencipta Alam
Bukti pakta tuntunan islam
Semenjak Zaman Nabi Adam
Kiamat hanya buwat Alam
Manusia penghasud dendam
Silih menuding bagai di maksar
Sambil tida usaha sadar
Napsu emosi sering terbakar
Ulama silih menuding nyasar
Orang awam salah belajar
Para doktrin salah mengajar
Menjadi kompak ngaco nyasar
Sambil pada hilang sadar
Satu duwa orang sadar
Tapi tasabbuh pada nyasar
Jadi tibang bingung benar
Tungtungannyah semuwah benar
Nuju sorga tepat benar
Nuju naroka tepat benar
Hanya ilmu paling benar
Kenal Alloh Allohuakbar
Hasud musrik bermulut besar
Gambar sipetruk tepat benar
Mulut besar perut besar
Dewasa bijak picik benar
Alloh di adu saling gampar
Sesama iman kaga sadar
Sesama islam ora sadar
Katah Alloh sikurang ajar
Julang ketuduh ngaco nyasar
Terblokir tiep mengajar
Murtad kapir kupur kupar
Julang tibang berkelakar
Saudaraku nyang masih sadar
Sabdolangit patut mengajar
Ulama umaro wajib belajar
Supaya umat ketemu sadar
Lembaran ini penting di sebar
Kepenjuru dunya seputar
Agar orang iklas belajar
Paling tida rumasa sadar
Tuntunan sudah begini baik
Mengapa orang suka menampik
Mungkin dari sangat picik
Tidak sadar pasik munapik
Amanat tablig patonah sidik
Sipat rosul makluk terbaik
Menuntun umat kejalan baik
Seperti ini pabila cerdik
Terburuk mu’min hasud musrik
Menjadi sombong rasa terbaik
Tuntunan iman malah ditampik
Merasa dirinyah orang terapik
Ahli sunah cobalah lirik
Berjamaah hasud dan musrik
Dongeng rosul hanya menarik
Demi pendukung bertambah baik
Lapad Alloh buta mendelik
Wujud Alloh ora kelirik
Cuma bonapid yang dilirik
Hinggá tak sadar zolim munapik
Putus taklid si kapir zindik
Empat mazhab di obrak abrik
Taklid batil ulama musrik
Ulama pajal tidak tertilik
Merasa keras rasa tercutik
Nyinggung nyindir nyuruh cerdik
Kepada Alloh cermat cerdik
Jikalau benci itulah musrik
Julang bersukur pada peracik
Tiep tuntunan amatlah baik
Ini lembaran penyebab taupik
Jika pembaca tidak munapik
Musuh Alloh sihasud musrik
Hidup serakah teramat sirik
Sesama umat silih mencutik
Akhirnyah kompak Alloh neng nyutik
Julang 2
Hidup julang sebatang kara
Pendidikan tidak punya
Amal ibadah sekaba kaba
Entek anu Alloh kejumpa
Qur’an hadis kias ijma
Hanya itu padoman taqwa
Sampai Alloh ketemu juga
Tapi julang ketuduh gila
Begitulah cerita dunya
Dalam soal iman taqwa
Alim ulama cemburu buta
Mitnah tidak pernah rumasa
Untungnyah Alloh maha bisa
Nulung julang walau gila
Dateng sohib satu duwa
Mereka iklas beri harta
Semoga Alloh selalu bela
Pada sohib yang setia
Dunia berkah dan bahagia
Di akherat masuk sorga
Semoga teman suku bangsa
Bila betul telah membaca
Sabdo langit punya bicara
Jadi kajian sekujur jiwa
Kalau julang mah sudah gila
Sampai juga anak keluarga
Kompak ama banyak warga
Kaya ulama ngatain gila
Namun tida tiep ulama
Masíh banyak alim ulama
Aji baca uji dan tanya
Rendah hati iklas bertanya
Agama bukan kadar cerita
Simbol itu tida berguna
Tapi ngaji mengkaji jiwa
Sampai Alloh bisa kejumpa
Wujud Alloh montong di tanya
Tapi iklas yakin percaya
Islam iman ihsan agama
Husu taqwa Alloh kejumpa
Aparatur pemerintah
Jika mereka sadar pangkatnyah
Pasti hormat menghargainyah
Pada manusia insan kamilnyah
Insan kamil horikul adah
Ia istirahat ibadah
Alloh izinkan apa maonyah
Tapi hidupnyah semalah susah
Memang Alloh ituh sipatnyah
Alloh raja julukannyah
Tapi melarat ama duwitnyah
Alloh raja paling bugegnyah
Manusia pakar duwitnyah
Terutama pemerintah
Alloh juga ampe kalah
Bisa jadi Alloh kebantah
Amanat Alloh lihat sajah
Sawah ladang jadi rumah
Pepohonan abis semuwah
Bumi gundul Allohnya marah
Manusia gundul gede anunyah
Bumi gundul semalah lemah
Azab bahla tentu sajah
Melanda dunya seluruhnyah
Jika manusia coba sadarlah
Pancasila coba kajilah
Lambat laun amalkanlah
Insha Alloh duniya berkah
Sabdo langit serta jamaah
Jangan segan di solusinyah
Julang ini sudah rebah
Semuwah orang pada ogah
Semuwah tida semuwahnyah
Epro contra itulah rohmah
Jika sama bertuhannyah
Apah alasan amanat ogah
Hasud musrik dengki serakah
Montong nuduh montong mitnah
Tapi rumasa sadar dirinyah
Begitulah Alloh amanah.
Julang 3
Nazoman anak madrasah
Mengenal Alloh wajib usaha
Belajar Ihlas dawam bertaqwa
Wajib Ain bertoat jiwa
Kepada Alloh raja pencipta
Cara mengenal Alloh taala
Ada caranyah lima perkara
Baca Alquran paling pertama
Ke dua penting menghapaz Asma
Mengenal sipat cara ketiga
Wajib mustahil harusnyah juga
Dengan menghapaz sipat dan nama
Alloh teringat di mana kita
Cara keempat mengenal jiwa
Rasa rumasa Alloh pencipta
Piilnyah Alloh teramat nyata
Dengan mengaji bersyukur jiwa
Cara kelima beryaqin jiwa
Mengenal ezat cahaya mulya
Mata melihat segala rupa
Ingatlah Alloh ezat pencipta
Putuskan tiep mahluk penggoda
Walaupun ejin islam penggoda
Tawassul jangan salah bekerja
Musrik Akidah wajib rumasa
Sipat Tawaddu punya rumasa
Kepada Alloh senantiyasa
Merasa diri paling berdosa
Kepada Alloh minta hampura
Berpedoman hadis Alqur’an
Guru mursid di pendidikan
Iklas sabar mengerjakan
Rajin bertanya pengalaman
Itulah dasar ini jawaban
Ahli ma’ripat taklit iman
Taklit soheh esah beriman
Tiada gengsi nukar pikiran
Arti nukar pemikiran
Pikiran sesat di tinggalkan
Merasa sampai puncak tujuwan
Tau-tau mengsol tuntunan
Kobul amal makbul iman
Tujuwan hamba yaqin iman
Dengan ilmu pengetahuwan
Misah dari islam simbolan
Agama islam iman ihsan
Satu jiwa di pengamalan
Sarat rukun di pahamkan
Hingga batalnya ketauwan
Bigitupun salah jalan
Bisa tau salah jalan
Pendapat orang masing2an
Jalan lurus pendapat Tuhan
Qias ijma hadis Alqur’an
Pelan pelan di pelajarkan
Sampai ketemu Alloh Tuhan
Tanpa ada pelantaraan
Dalam cerita ini temuwan
Hanya tinggal penyempurnaan
Duwa kalimat sahadat iman
Terus sajah di pelajarkan
Dalam amal bakti toat
Ada rukun ada sarat
Ketemu rukun ketemu sarat
Soheh esah amal ibadat
Ada kelas umum rakyat
Ada husus kelas umat
Howasil howas husus amat
Alim ulama wajib cermat
Jangan mudah ngatain sesat
Walau bagi peninggal solat
Komo ninggal solat jum’at
Lantaran pada buwangin sarat
Sahadat solat puasa Zakat
Pergi haji sama bersarat
Batal masrut tanpa sarat
Sia-sia amal ibadat
Surat Almaun coba lihat
Dusta agama banyak amat
Sahadat solat puasa zakat
Haji tida belajar sarat
Harta benda bukanlah sarat
Dalam ibadah bakti toat
Juga bukan gelar pangkat
Walau alim ulama berpangkat
Rosululloh contohnya umat
Beliyau tida ngidolain pangkat
Rosululloh sangatlah hormat
Soheh toat walau melarat
Aji baca tanya dan uji
Johir batin sekujur diri
Sampai bisa mengenal diri
Mengenal Alloh sudah pasti
Ezat Alloh maha suci
Amat sulit di ceritai
Tida bisa di samai
Selain bisa dilihat sendiri
Hindarilah sipat terkeji
Hasud musrik sirik dengki
Rumasa kotor sepenuh diri
Kepada Alloh mintalah mandi
Alloh repot ngajak mandi
Alloh gendong bagai bebayi
Alloh amat sayang sekali
Sehingga mantau setiep hari
Kalau lagi susah rejeki
Alloh di suruh pergi mencari
Alloh kuasa mengkuwasai
Ada sajah pemberi rejeki
Bila ihlas bagi rejeki
Alloh juga siap mengganti
Di aherat Alloh siapi
Alam sorga Alloh nanti
Julang 4 (PJ 16/8/2010)
Jikalau hasud musrik iman
Tiada boleh disalahkan
Untuk apa hadis Alqur’an
Jika biarkan perusak iman
Sedangkan hasud musrik iman
Juga baca hadis Alqur’an
Satu jenis jadi lawanan
Organisasi partai golongan
Dari itulah penggapai iman
Wajib tegas di penjelasan
Umum husus di Pengamalan
Tergantung dari peyaqin iman
Banyak sekarang iman ucapan
Hadis Qur’an Cuma bacaan
Amal ibadah cuman roman
Mangkanyah perlu penjelasan
Alim ulama Pendoktrin iman
Sudah pasti banyak tantangan
Dari itulah di Ijtima’kan
Wajib kokoh di persatuwan
Di pancasila kesatuwan
Hendaknyah wajib di dewasakan
Karna negara yaitu bukan
Alloh tangguhkan di perorangan
Di kutbah Jumat di wasiatkan
Satu ayat Kesatuwan
Tolong menolong berpengertian
Tida husus di segolongan
Dari itulah pengamal iman
Amal wajib pendewasaan
Sarat rukun di Pengesahan
Wajib belajar di ajarkan
=====================
Makbul iman kobul ibadah
Alloh izinkan horikul adah
Di pahamnyah memang susah
Selain bisa baca tarehnyah
Tujuwan iman Amal ibadah
Amal ibadah menuntut esah
Menjauhkan bid’ah dolalah
Amal tanpa sarat rukunnyah
Apapun amal ada saratnyah
Tiep kerjaan ada rukunnyah
Ada yang wajib ada yang sunah
Jikalau batal haram semuwah
Persiden sajah ada batalnyah
Ulama juga ada rusaknyah
Sekarang ini kewajibannyah
Mengetahuwi benar dan salah
Tuding-tudingan tak sudah-sudah
Hanya membuat rusuh resah
Isu gosip namimah pitnah
Jadi propesi umat semuwah
Nazom sair bukan mengkucah
Tetapi baca benar dan salah
Ada koridor baro meternyah
Tugas alim ulama semuwah
Bila hianat dari tugasnyah
Ulama dajal itu kelasnyah
Jadi pendusta iman akidah
Jumlah total musrik semuwah
Jangan menuduh jangan mempitnah
Tetapi ngaji dan kajilah
Sampai kepaham ibadah esah
Amal dunya pun aheratnyah
Julang 5 (20/09/2010)
Banyak cerita selalu benar
Komo ngucap Allohuakbar
Tetapi aneh tiada benar
Kaipiat amal bila di tatar
Beda pendapat para pembesar
Tokoh dunia orang bergelar
Tapi praktek cobalah tatar
Dari rosul semalah nyasar
Mengsol jalur tanpa sadar
Solat puasa ogah belajar
Alim ulama kagak sabar
Dalam teori peraktek mengajar
Guru sejati susah benar
Lawanannyah banyak benar
Guru sejati semalah nyasar
Hidup dewekan susah nyebar
Malah gosip pitnah bertebar
Ngaco tersesat akidah nyasar
Mitnah bari gengsi belajar
Tidak rumasa tidak sadar
Ada orang yang belajar
Malah di gosip kebawa nyasar
Si penggosip tidak sadar
Tibang merasa tukang ngajar
Ukuran ilmu bukanlah ngajar
Juga bukan pangkat gelar
Tetapi sarat rukun ditatar
Hingga kepaham esah benar
Esah benar pinter benar
Alloh dowang pinter benar
Sipat mahluk hanya belajar
Rumasa salah itulah sadar
Tanggung jawab para ilmuwan
Menyampaikan amanat Tuhan
Tetapi banyak di abaikan
Karna takut di benci golongan
Dengan begitu amanat Tuhan
Seperti hadis dan Alqur’an
Hanya tinggal kadar bacaan
Tida pada amanat Tuhan
Sedangkan kata amanat Tuhan
Kalamulloh kitab Alqur’an
Kitabulloh sekujur badan
Amat perlu pendewasaan
Rukun islam rukun iman
Amal sekujur rukun ihsan
Sering sekali di selewengkan
Di sebut hilang tanggung jawaban
Dengan hilangnyah tanggung jawaban
Tanpa sadar muncul di badan
Ego congkak membanggakan
Amal tanpa pengetahuwan
Merasa bagus di kebisaan
Tidak melihat rido Tuhan
Rido Tuhan hanya hayalan
Iming-iming nasehat iman
Ruslianto
Ass.Sufi Muda,…..Saya ingin tau dari Sufi Muda tentang Orang Thareqat Naik Haji. semoga bisa bantu saya ?
Wass. trim’s
Arief Muncar
assalàmu*lækum warahmatullàhi ta*àlà wabarakàtuhu wamaghfiratuh:-)
alhamdulillahi rabbil *àlamiin:-)
akhirx q dipertemukan jg dg para ahli tasawwuf, salam kenal &ta*dim dr q anak muncar banyuwangi duhæ para twn guru sufi,,mohon ridlox u/ brguru pdmu,q yg g’px apa2 slain salah&dosa ini yg sangat haus akn jalan mnuju kpd allah, mohon izin br?
APA prbedaan antara aliran FANA’ BAQO’ DG aliran WAHDATUL WUJUD, cz q bingung sbb bxk dkalangn tasawwuf ahli sunnah waljama’ah yg mngharamkn WAHDATUL WUJUD?
Arief Muncar
twn guru,,, mohon izin minta alamat emailx,,,?
Ruslianto
Assalamua’laikum WWbr-Setelah sejenak saya “merenung” akhirnya
kusadari dan maafku khusus pada Sufi Muda pada beberapa artikel yg ta’terasa ku buat tanpa seizin SM (khawatir salah adab) pula, wa laupun sedikit terlambat,maaf daku yang orang Medan, ini. ya Sufi Muda. Salam ta’zim penuh hormat buat Guru Sejati Sufi Muda yang Kamil mukamil yang wajahNya ta’lepas mata bathin Sufi Muda, sudilah kiranya dengan mendo’akan kami yang renta ini tetap istiqomah walaupun badai menerpa.
Wassalam.
SufiMuda
wa’alaikum salam
Sesama saudara, sebelum maaf diminta sudah di maafkan 🙂
salam
Ruslianto
Trimakasih Saudara-Ku
abdullah
saya seorang pemuda,,,klo boleh saya tanya apakah anda orang yg di pesantren tarekat,,,apa yang di ajarkan guru anda tentang mengalahkan syahwat karena saya sendiri belum menikah, saya rutin puasa sunah tapi tetap saja belum bisa mengalahkan syahwat saya,,,apa yang kira2 bisa saya lakukan jika syahwat saya memuncak pada puncaknya,,,saya benar2 bingung, tapi klo tidak bisa saya kekang berarti saya orang munafik,,,beberapa tahun lagi sya punya cita2 ingin ke psantren tarekat,,, semoga abdullah bisa menjawab pertanyaan saya dikomentar siini saja,,sekian terima kasih
Hadi
Assalamualaikum Bang Sufi Muda,
Entah apa sebabnya kita bertemu dimaya ini…
Saya ingin lihat wajah sufi muda kerana sejak berlindungnya Ayahandaguru saya, pada tanggal 9 Me 2001, saya didatangi suatu mimpi yang saya kira ada mesej didalamnya.
Ringkasannya saya ditemukan dengan seorang pemuda yang datang dengan menunggang kuda. Saya masih ingat akan rupa pemuda itu dan adakah dia itu sufi muda ini sendiri?
Didalam mimpi itu juga saya ditunjukkan satu stok madu yang besar jumlahnya tetapi tersembunyi. Hanya hujung pipenya timbul dihalaman rumah. Almarhum menyuruh saya menjilatnya dan ternyata madu.
Hanya Allah yang menentukan.
Wassalam,
HBI