MURSYID
Dalam setiap aktivitas rintangan itu akan selalu ada. Hal ini dikarenakan Tuhan menciptakan syetan tidak lain hanya untuk menggoda dan menghalangi setiap aktivitas manusia. Tidak hanya terhadap aktivitas yang mengarah kepada kebaikan, bahkan terhadap aktivitas yang sudah jelas mengarah menuju kejahatan pun, syetan masih juga ingin lebih menyesatkan.
Pada dasarnya kita diciptakan oleh Tuhan hanya untuk beribadah dan mencari ridla dari-Nya. Karena itu kita harus berusaha untuk berjalan sesuai dengan kehendak atau syari’at yang telah ditentukan. Hanya saja keberadaan syetan yang selalu memusuhi kita, membuat pengertian dan pelaksanaan kita terkadang tidak sesuai dengan kebenaran.
Dengan demikian, kebutuhan kita untuk mencari seorang pembimbing merupakan hal yang essensial. Karena dengan bimbingan orang tersebut, kita harapkan akan bisa menetralisir setiap perbuatan yang mengarah kepada kesesatan sehingga bisa mengantar kita pada tujuan.
Thariqah
Thariqah adalah jalan. Maksudnya, salah satu jalan menuju ridla Allah atau salah satu jalan menuju wushul (sampai pada Tuhan). Dalam istilah lain orang sering juga menyebutnya dengan ilmu haqiqat. Jadi, thariqah merupakan sebuah aliran ajaran dalam pendekatan terhadap Tuhan. Rutinitas yang ditekankan dalam ajaran ini adalah memperbanyak dzikir terhadap Allah.
Dalam thariqat, kebanyakan orang yang terjun ke sana adalah orang-orang yang bisa dibilang sudah mencapai usia tua. Itu dikarenakan tuntutan atau pelajaran yang disampaikan adalah pengetahuan pokok atau inti yang berkaitan langsung dengan Tuhan dan aktifitas hati yang tidak banyak membutuhkan pengembangan analisa. Hal ini sesuai dengan keadaan seorang yang sudah berusia tua yang biasanya kurang ada respon dalam pengembangan analisa. Meskipun demikian, tidak berarti thariqah hanya boleh dijalankan oleh orang-orang tua saja.
Lewat thariqah ini orang berharap bisa selalu mendapat ridla dari Allah, atau bahkan bisa sampai derajat wushul. Meskipun sebenarnya thariqah bukanlah jalan satu-satunya.
Wushul
Wushul adalah derajat tertinggi atau tujuan utama dalam ber-thariqah. Untuk mencapai derajat wushul (sampai pada Tuhan), orang bisa mencoba lewat bermacam-macam jalan. Jadi, orang bisa sampai ke derajat tersebut tidak hanya lewat satu jalan. Hanya saja kebanyakan orang menganggap thariqah adalah satu-satunya jalan atau bahkan jalan pintas menuju wushul.
Seperti halnya thariqah, ibadah lain juga bisa mengantar sampai ke derajat wushul. Ada dua ibadah yang syetan sangat sungguh-sungguh dalam usaha menggagalkan atau menggoda, yaitu shalat dan dzikir. Hal ini dikarenakan shalat dan dzikir merupkan dua ibadah yang besar kemungkinannya bisa diharapkan akan membawa keselamatan atau bahkan mencapai derajat wushul. Sehingga didalam shalat dan dzikir orang akan merasakan kesulitan untuk dapat selalu mengingat Tuhan.
Dalam sebuah cerita, Imam Hanafi didatangi seorang yang sedang kehilangan barang. Oleh Imam Hanafi orang tersebut disuruh shalat sepanjang malam sehingga akan menemukan barangnya. Namun ketika baru setengah malam menjalankan shalat, syetan mengingatkan/mengembalikan barangnya yang hilang sambil membisikkan agar tidak melanjutkan shalatnya. Namun oleh Imam Hanafi orang tersebut tetap disuruh untuk melanjutkan shalatnya.
Seperti halnya shalat, dzikir adalah salah satu ibadah yang untuk mencapai hasil maksimal harus melewati jalur yang penuh godaan syetan. Dzikir dalam ilmu haqiqat atau thariqat, adalah mengingat atau menghadirkan Tuhan dalam hati. Sementara Tuhan adalah dzat yang tidak bisa diindera dan juga tiak ada yang menyerupai. Sehingga tidak boleh bagi kita untuk membayangkan keberadaan Tuhan dengan disamakan sesuatu. Maka dalam hal ini besar kemungkinan kita terpengaruh dan tergoda oleh syetan, mengingat kita adalah orang yang awam dalam bidang ini (ilmu haqiqat) dan masih jauh dari standar.
Karena itu, untuk selalu bisa berjalan sesuai ajaran agama, menjaga kebenaran maupun terhindar dari kesalahan pengertian, kita harus mempunyai seorang guru. Karena tanpa seorang guru, syetanlah yang akan membimbing kita. Yang paling dikhawatirkan adalah kesalahan yang berdampak pada aqidah.
Mursyid
Mursyid adalah seorang guru pembimbing dalam ilmu haqiqat atau ilmu thariqat. Mengingat pembahasan dalam ilmu haqiqat atau ilmu thariqat adalah tentang Tuhan yang merupakan dzat yang tidak bisa diindera, dan rutinitas thariqah adalah dzikir yang sangat dibenci syetan. Maka untuk menjaga kebenaran, kita perlu bimbingan seorang mursyid untuk mengarahkannya. Sebab penerapan Asma’ Allah atau pelaksanaan dzikir yang tidak sesuai bisa membahayakan secara ruhani maupun mental, baik terhadap pribadi yang bersangkutan maupun terhadap masyarakat sekitar. Bahkan bisa dikhawatirkan salah dalam beraqidah.
Seorang mursyid inilah yang akan membimbing kita untuk mengarahkannya pada bentuk pelaksanaan yang benar. Hanya saja bentuk ajaran dari masing-masing mursyid yang disampaikan pada kita berbeda-beda, tergantung aliran thariqah-nya. Namun pada dasarnya pelajaran dan tujuan yang diajarkannya adalah sama, yaitu al-wushul ila-Allah.
Melihat begitu pentingnya peranan mursyid, maka tidak diragukan lagi tinggi derajat maupun kemampuan dan pengetahuan yang telah dicapai oleh mursyid tersebut. Karena ketika seorang mursyid memberi jalan keluar kepada muridnya dalam menghadapi kemungkinan godaan syetan, berarti beliau telah lolos dari perangkap syetan. Dan ketika beliau membina muridnya untuk mencapai derajat wushul, berarti beliau telah mencapai derajat tersebut. Paling tidak, seorang mursyid adalah orang yang tidak diragukan lagi kemampuan maupuan pengetahuannya.
Sumber : http://www.sufinews.com
768 Comments
hamba berdosa
lakukan saja tanpa banyak bertanya itu kan lebih bagus.. jadi mari lah kita sama2 merialisasikan matlamatNYA. kalau banyak bertanya nanti kerjaaNYA ga akan selesai2.. marilah kita bersama mendoa supaya di buka kan hijab kita.. ampun TUHAN..
aba cakep
sebenarnya yg perlu saudara2 sekalian mengerti bahwa MURSYID itu bukan orang atau manusia, orangnya adalah WALIYAMURSYIDA.., MURSYID itu adalah sebuah potensi yg tertanam didada seorang WALI MURSYID.., dan MURSYID itu sangat nyata bagi yg mengenalNYA.., DIA fakta nyata dan realita…QS Al-baqarah ayat 2., itulah agama konkrit. maka itu kita diperintah untuk berMURSYID.. kemudian dalam perjalanan bergurunya para murid dalam tarekat terbagi menjadi dua.., ada yg berAYAH dan hanya satu dua orang yg berMURSYID.., nah yg berMURSYID inilah menjadi cikal bakal WALI MURSYID.., mereka diuji oleh GURUNYA sendiri dgn segala kenistaan agar mereka tetap terpelihara dalam kondisi minus atau kosong dgn rasa bersalah yg mendalam.., inilah inti sebuah KAIFIAT.., ampuni aku AYAH.. aku terpaksa mengatakan hal ini..,
Ruslianto
Shubannallah,…ringkas,padat kuanggap tepat,…cakepabah@ bagi Saudaraku lainnya,…kuhimbau membacanya 7 X amiin
……………..mereka diuji oleh GURUNYA sendiri dengan segala kenistaan agar mereka tetap terpelihara dalam kondisi minus atau kosong dgn rasa bersalah yg mendalam,………. ( Kupernah melihat Beliau-beliau ini diantaranya di Medan,, di Batam,..di …. di ……. di
di sina dan disini.).
bayan
yap seperti yang di kasih tau oleh seorang guru …
abdul khamid
apa yang terjadi apabila seorang murid yang sedang sakit atau mengalami depresi atau dibilang stres karena tekanan jiwa yang belum sembuh tapi kondisi masih anggota tarekat naqsabandiyah yang tidak sengaja masuk kubah guru. mohon penjelasannya dan terimakasih atas jawabannya nanti
YONGKI
MINTALAH MAAF PADA SANG GURU
dino
tarikat tu utk membersih hati dari penyakit hati seperti ujub,riak,takabur.hasad dll…sabda nabi……TIDAK MASUK SYURGA JIKA HATI TIDAK BERSIH….
dino
YANG DIKATAKAN MURSYID ITU ORANG YANG AHLI DALAM TASAUF DAN TARIKAT….
GURU MURSYID ITU BERBEZA DARJATNYA SEPERTI ORG YG MEMPUNYAI LESEN KENDERAAN…LESEN MEMANDU TEKSI HANYA 4 ORG PENUMPANGNYA..LESEN MEMANDU BAS LEBIH RAMAI PENUMPANGNYA…
zal
zikir kpd Allah obat hati yg paling baik
Rahmy As
Guru mursyid itu sudah tau berada dimana maqom muridnya. jadi dia tidak akan membebani ritual ibadah muridnya. Seorang guru mursyid akan mengharamkan seorang muridnya apabila murid tersebut sebenarnya di maqom tadjrid tetapi mengamalkan ibadah di maqom kasyaf. Ciri-cirinya minimal : memiliki dua sifat allah dan 2 sifat sahabat, dan selalu berfikir pada perdamaian umat. Jadi kalo ada mursyid yang bisa membuat umat islam terpecah belah, maka sesungguhnya dia bukan mursyid.
anca
abgnda, sy mhn bantuannya, adik sepupu istri sy, berpaling dari islam, dan memeluk agama kristen skg, dia seperti di cuci otaknya oleh kelompok2 org yg ingin mengaja dia sesat, hanya karna wanita, dia lupakan kedua org tuanya dan saudara2nya, sy mhn abgnda berikan sy solusi, bagaiman sy mhn bantuan Y.M Abu agar dia bisa kembali seperti semula, Amin semoga Allah swt memberi petunjuk…
Agus nahdliyanto
Assalamu’alaikum sebuah pertanyaan untuk yg bersedia menjawap. Apa bila ada suatu amalan yg membuat orang mencintai sunah serta merindukan kesempurnaan ahlak,serta berani berjihat dijalan allah tetapi silsilahnya diragukan apa yg harus dilakukan oleh si salik
SufiMuda
Wa’alaikum salam.
Beramal tanpa ilmu akan sia-sia. Mengambil ilmu dari jalur yg tidak sah akan lebih banyak mendatangkan mudharat dari pada manfaat.
Si salik harus mencari jalur silsilah yang tidak diragukan minimal hatinya tidak ragu thdp Gurunya.
Salam
Ryan Sheila Gank
semua yg meliputi asma asma allah tdak ada yg meragukan apa kalian sadar bahwa keraguan hanya ada pada hawa nafsu seseorang yg tidak mengenal allah……………………………………………………ikhlas dan tumaninah lah anda aku bantu hubungi aku 085720055043
fredi
bener
mahmud
semoga bermanfaat bagi kami2 yg masih belajar memperbaiki diri..salam ta’dim dr kami yg baru gabung..wslmkum
Mahmudi Ndurung
Semoga yang meRINDU dan yang diRINDU bertemu dijalan yang diRIDHO’INYA..Amin YaRObb….
Mahmudi Ndurung
Segitu terjal dan dalamya hati manusia,hingga tak cukup kiranya umur ini habis buat bersihkan ‘hati’ ini.
ahmad lu'ayyi
Dalam Futhuh al Ghaib, Syekh Abdul Qadir al Jailani menulis syair berikut :
Jika takdir membantumu atau kala menuntunmu
kepada Syekh yang jujur dan ahli hakikat
maka bergurulah dengan rela dan ikutilah kehendaknya
Tinggalkan apa yang sebelumnya engkau lakukan
Sebab menentang berarti melawan
Dalam kisah Khidir yang mulia terdapat cakupan
Dengan membunuh seorang anak dan Musa mendebatnya
Tatkala cahaya subuh telah menyingkap kegelapan malam
Dan seseorang dapat menghunus pedangnya
Maka Musa pun meminta maaf
Demikian keindahan di dalam ilmu kaum sufi
Pingback:
Pingback:
bangjul0l
mohon info.. saya berkedudukan dijakrta.. dan tertarik dalam dunia tasawuf.. dmn saya bisa ikut ber-tarikat dengan seorang mursyid?? terima kasih
ancak
jika mau ada di Bekasi … hub aku di facebook ancak_tagri
darmo
anda bisa mencoba ke ponpes hasan maksum jl.mandor hasan bambu apus jaktim
Ruslianto
Seperti juga mengamalkan Kalimah : Laa ilaaha Illallah sekalipun, tanpa memakai Frekwensi unsur Muhammad, amalan itu tidak akan sampai Kehadirat Allah SWT Dzikirnya akan tergantung di awang-awang, Begitu juga akan tergantung di awang-awang doa seseorang tanpa Shalawat atas Nabi (tanpa memakai Frekwensi Unsur Muhammad).
Untuk mencapai frekwensi Unsur Muhammad, kita harus “menyatukan” diri Rohani kita dengan diri Rohani Muhammad, yang telah bersatu dan berada dalam diri Rohani Guru/yang Ahli Silsilah. Dalam keadaan bersatu Rohani dengan Rohani, maka Frekwensi Rohani kita telah bersatu pula dengan Frekwensi Rohani Muhammad, barulah kita dapat beramal segala macam Ayat-ayat Al Qur’an dan barulah segala Ayat-ayat tersebut berjaya dengan sehebat-hebatnya
Namun Teori ini tidak boleh dan tidak dapat dijalankan sendiri-sendiri. Tanpa Pimpinan Guru Waliyam Mursyida, Mursyid yang Kamil Mukamil, yang Khalis Mukhlisin dan Khawas Lil Khawas, yang diri Rohaninya telah berkekalan bersatu dengan diri Rohani Muhammad, sebagai Khalifah Rasul dan Khalifah Allah SWT, barulah metode Sakral ini akan dapat berbuah dengan baik-baik.
Hadi
Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.
Della Chelseabieberzz Gomezforeverzz
semoga Ayahanda Guru semakin ditinggikan derajatnya di sisi Allah SWT dan di sucikan di sisiNya…
Amin ya Robbal alamin..
SufiMuda
Amin Ya Rabb
Danz
Memang ada berapa MURSYID di DUnia INi?! hnya 1? hnya 2? hnya 3?! tow brapa?!
yang Benar-benar silsilahnya dari Nabi kita Muhammad S.A.W?!
Awaluddin
Dear, Sufi Muda
cerita menyatukan rohani itu sangat mudah, tapi bagaimana aplikasinya yang bukan angan -angan dan khayalan agar hasilnya juga bukan hanya dalam angan – angan dan khayalan sehingga akan masuk syurga, syurga angan – angan dan suksesnya juga hanya dalam angan – angan.
apa yang harus dilakukan ?
kalau cuma angan -angan
dan yang perlu diingat Islam itu besar bukan karena angan – angan
mohon balasan
SufiMuda
Mudah bagi yang sudah mengetahui metodenya dan sulit bagi yang belum mengetahui metodenya.
Diperlukan zikir yang istiqamah untuk bisa mencapai tahap penyatuan rohani secara sempurna. Tentu saja syarat mutlak adalah harus ada bimbingan Mursyid yang Kamil Mukamil. Yang menyatukan rohani itu bukan kita akan tetapi Guru Mursyid. Kita hanya melakukan iktiar yang kita bisa.
Islam itu besar karena dalam diri para sahabat tertanam Nur Allah sehingga pribadi mereka tercerahkan. Islam itu besar karena para sahabat yang berdakwah membesarkan Islam tidak pernah terputus hubungan mereka dengan Allah dan Rasul-Nya.
yusi firmansyah
ass wr wb… mohon maaf sy seorang ihwan yg baru masuk…alhamdulillah sy telah mendapatkn hidayah,,krna seblmnya sy adlh orng yg lalai akan agama..tp sy sngt merasakan perbedaan dr hidup saya sblmnya…sy merasa lebih tenang..dn semoga sy terhindar dari godaan syeitan…amin.
Hadi
Assalamualaikumwarahmatullah,
Bagaimana hendak membuahkan zikirullah sehingga dapat bermunafaat dalam kelestarian hidup umpamanya dalam pengobatan pelbagai penyakit krinik sekarang ini.
Ruslianto
“Ingatlah (sebutlah) Tuhanmu dalam hati mu dengan perasaan merendah diri dan takut, dan dengan tiada mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang dan janganlah engkau termasuk golongan orang-orang yang lalai”
Suraah Al A’raf ayat 205
Pingback:
hans
Obat hati ada 5
1. baca qur’an dan maknanya
2. shalat malam dirikanlah
3. berkumpulah dengan orang soleh
4. banyak-banyak berpuasa
5. dzikir malam perbanyaklah
Tunggal
Mencari Guru mursyidnya di mana
agus
apakah seorang salik itu sudah pasti wushul?
Uchi Sanusi
Mengpi yg sdrku tls,tntg ujud npsiah,mnjbrkn mgnl AKU, mk ALLAH nyata,yg sy mau tau syhdt dlu ini nyta,tlsn syhdt ADA,prktaan syhdt ADA llu mn UJUD syhdt,
murni
ass…. wr. wb. mohon maaf sbelum nya’ jika sya lancang atau kurang sopan dlam penulisan ini. mohon penjelasan dan jawaban nya. sya mau bertanya’ berapa jumlah tareqoh yang di akui Allah swt. dan nama pendiri dan mursyid pertamanya.
apakah di antaranya ada nama tareqoh al-mu’min….? dan urutan keberapa? mohon jawaban nya. krna ini sangat pnting bgi sya. trima kasih banyak dan wslm.
SufiMuda
Saya baru mendengar tentang Tarekat Al-Mukmin, kalau ada yg tahu info lengkapnya silahkan di share disini
Kurniaan Dp
buka situs wwww.nuralmukmin.org ini situsnya tarekat almu’min
Rizal
Wa’alaikumsalam. Thariqoh Al mu’min merupakan Thariqoh Mu’tabaroh yang didirikan oleh seorang Guru Mursyid Syeikh Muhammad Efendi Sa’ad As Singkawani Al Jawii pada hari Kamis (malam Jum’at), tanggal 27 Maret 1997 M bertepatan tanggal 18 Zulkaedah 1417 H Singkawang Kalimantan Barat Indonesia. Dan Thariqoh Almu’min merupakan Thariqoh dalam urutan ke 15 secra urutan Thariqoh Mu’tabaroh sedunia. dapat dilihat lang dri “81 Macam-Macam Thariqah Mu’tabarah Seluruh Dunia”.
SufiMuda
Harus dijelaskan pengertian didirakan. Sebab Tarekat itu sudah ada sejak zaman Nabi, diteruskan oleh para ulama. Para Guru Mursyid bukan pendiri tarekat, mareka hanya meneruskan apa yang diajarkan Nabi..
husain92
Maksud ‘didirikan’ di atas adalah mengacu pada pendirian organisasinya. Karena Thariqah Al-Mu’min mempunyai organisasi pendukung bernama Nur Al-mu’min yang fungsinya sebagai wadah penggerak. Mungkin sdr. Rizal agak keliru membedakan thariqah Al-mu’min dan organisasinya. Terima kasih.
BANG SUMIN
Assalam’aiakum wr.wb. Saudaraku Sufi Muda, saya ingin melanjutkan penjelawan saudara Rizal dan sekaligus menjawab pertanyaan anda mengenai THARIQAH AL-MU’MIN.
Thariqah Al-Mu’min itu secara organisasi didirikan pada Tahun 1997 sebagaimana dijelaskan oleh saudara Rizal, namun sebenarnya Thariqah Al-Mu’min itu sendiri sudah ada bersama kemunculan Islam itu sendiri. Thariqah Al-Mu’min didapatkan oleh Guru Mursyid Al-Mukarram Syeikh Muhammad Efendi Sa’ad As-Singkawangi secara Barzakhi/Uwaisi atau yang lebih dikenal secara Yaqazah dari Rasulullah melalui Sulthan Awliya Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani Al-Baghdadi. Beliau bertemu dengan rasulullah SAW secara Kasyafi bukan melalui mimpin.
Sebagaimana halnya dengan thariqah lain, kecuali Qadiriyah pada dasarnya memperoleh ijazah secara Barzakhi/Uwaisi, beberapa contoh adalah: Naqsabadiyah, Tijaniyah, Aurad Muhammadyah dll…
Untuk memeriksa Muktabarah atau tidaknya sebuah tharaiqah tidak bisa hanya dilihat dari sanad Lahir saja, melainkan juga melalui sanad Barzakhi, karena Rasulullah SAW bersabad: “barangsiapa yang berjumpa dengan aku di dalam mimpi maka sungguh itu benar, karena setan tidak akan bisa menyerupaiku”.
Untuk itu, Tanyakanlah Kebenaran sebuah Thariqah kepada Seorang Mursyid yang memiliki Bashirah (mukasyafah yang sempurna) SUPAYA TIDAK TIMBUL FITNAH DENGAN KLAIM SESAT/BOHONG., karena hanya sang Mursyid yang memiliki Bashirah yang benarlah yang bisa melihat APAKAH WASILAH THARIQAH tersebut sampai kepada Rasulullah SAW atau terputus.
Jika anda ingin mengetahui lebih jauh tentang thariqah Al-Mu’min silahkan kunjungi WEB RESMINYA:
06071981
Assalam’aiakum wr.wb. Saudaraku Sufi Muda, saya ingin melanjutkan penjelawan saudara Rizal dan sekaligus menjawab pertanyaan anda mengenai THARIQAH AL-MU’MIN.
Thariqah Al-Mu’min itu secara organisasi didirikan pada Tahun 1997 sebagaimana dijelaskan oleh saudara Rizal, namun sebenarnya Thariqah Al-Mu’min itu sendiri sudah ada bersama kemunculan Islam itu sendiri. Thariqah Al-Mu’min didapatkan oleh Guru Mursyid Al-Mukarram Syeikh Muhammad Efendi Sa’ad As-Singkawangi secara Barzakhi/Uwaisi atau yang lebih dikenal secara Yaqazah dari Rasulullah melalui Sulthan Awliya Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani Al-Baghdadi. Beliau bertemu dengan rasulullah SAW secara Kasyafi bukan melalui mimpin.
Sebagaimana halnya dengan thariqah lain, kecuali Qadiriyah pada dasarnya memperoleh ijazah secara Barzakhi/Uwaisi, beberapa contoh adalah: Naqsabadiyah, Tijaniyah, Aurad Muhammadyah dll…
Untuk memeriksa Muktabarah atau tidaknya sebuah tharaiqah tidak bisa hanya dilihat dari sanad Lahir saja, melainkan juga melalui sanad Barzakhi, karena Rasulullah SAW bersabad: “barangsiapa yang berjumpa dengan aku di dalam mimpi maka sungguh itu benar, karena setan tidak akan bisa menyerupaiku”.
Untuk itu, Tanyakanlah Kebenaran sebuah Thariqah kepada Seorang Mursyid yang memiliki Bashirah (mukasyafah yang sempurna) SUPAYA TIDAK TIMBUL FITNAH DENGAN KLAIM SESAT/BOHONG., karena hanya sang Mursyid yang memiliki Bashirah yang benarlah yang bisa melihat APAKAH WASILAH THARIQAH tersebut sampai kepada Rasulullah SAW atau terputus.
Jika anda ingin mengetahui lebih jauh tentang thariqah Al-Mu’min silahkan kunjungi WEB RESMINYA:
Danz
ada BERAPA
Syekh yang MURSYID di dunia ini?!?!?!
Apa Aa gim itu MURSYID?! Apa PAra Ulama itu MURSYID?!
yang saya tahu syekh MURSYID itu yang bisa mentalqinkan kita
baru’lah bisa sempurna dlm mendekatkan diri pada allah
tanpa Talqin dari syekh yg MURSYID ibadah kita tidak sempurna
dan Syekh yg MURSYID harus yang benar-benar
Sil-silah nya pun benar-benar dari Nabi Muhammad S.A.W
pewaris yg benar-benar
Ika narnik
Bisakah saya lebih mengetahui apa sebenarnya thariqat itu
Tris
Bisa saya dibimbing lewat email, karena saya ada di daerah..
M. Dede Saefuddin
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Saudaraku ….. tolong saya …. smoga anda sebagai perantara ….. dimanakah guru anda selama ini, saya minta alamat lengkapnya ….. kerinduan saya agar bisa wushul kepada Alloh sudah tak tertahankan … guru mursyidku telah berpindah alam dari dunia ke alam haqiqi,, saya bagaikan anak ayam yang ditinggal induknya … sekali lagi saya minta tolong ….. balasannnya sangat saya tunggu …. kalau bisa langsung ke akun email saya. Subhaanalloh wal-hamdulillah walaa-ilaaha illalloh walloohu akbar. walaa haula walaa quwwata illaa billah,
sebelumnya saya sangat berterima kasih sekali. syukron katsir
ahmad
assalamu’alaikum wr wb.
saya mohon penjelasan… bagaimana kita menyikapi perbedaan keyakinan terhadap guru mursyid.. saya selalu membaca dalam jejaring sosial selalu saja memperdebatkan masalah guru mursyid.
terima kasih atas kesediaanya.
wassalamu’alaikum wr wb.
jalil
pendapat awam, belajar pengenalan tuhan membutuhkan guru, karena lebih banyak pemahaman kepada tubuh kita sendiri, tidak bisa dijelaskan lewat kata kata karena bisa berakibat kesalahfahaman, gerakan gerakannya, simbol-simbolnya, ilmu tentang tuhan itu sangat pendek-pendek, semua sudah ada dalam tubuh kita sebagai taman mininya alam raya, wallahu a’lam
jalil
bukankah kita diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya, artinya sempurna dalam segala hal dibandingkan mahluk ciptaan tuhan yang lain, dan memiliki potensi pengenalan tuhan yang sangat besar,