Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Sahabat, Mohon Maaf Lahir dan Bathin ya…

ForgivenessSahabat…

Begitu cepat rasanya Ramadhan berlalu dan tanpa terasa hari ini adalah hari terakhir kita berada di bulan yang penuh berkah, bulan mulia dan bulan ampunan bagi seluruh manusia. Ada rasa sedih karena Ramadhan akan meninggalkan kita, masih terasa sangat kurang amal ibadah yang kita kerjakan, begitu sedikit dzikir yang bisa kita lakukan namun semuanya kita serahkan kepada Allah SWT karena Dia yang berhak menilai amal perbuatan kita dan Dia yang menentukan diterima atau tidak ibadah puasa kita.

Sahabat…

Begitu cepat rasanya Ramadhan berlalu dan tanpa terasa hari ini adalah hari terakhir kita berada di bulan yang penuh berkah, bulan mulia dan bulan ampunan bagi seluruh manusia. Ada rasa sedih karena Ramadhan akan meninggalkan kita, masih terasa sangat kurang amal ibadah yang kita kerjakan, begitu sedikit dzikir yang bisa kita lakukan namun semuanya kita serahkan kepada Allah SWT karena Dia yang berhak menilai amal perbuatan kita dan Dia yang menentukan diterima atau tidak ibadah puasa kita.

Sahabat…

Ramadhan adalah bulan latihan, diberikan begitu banyak pahala dan janji untuk memotivasi dan memudahkan kita melakukan ibadah, selanjutnya selama 11 bulan ke depan kita memasuki “perang” yang sesungguhnya, perang melawan hawa nafsu atau disebut sebagai mujahadah, Jihad tanpa henti. Dalam 11 bulan ke depan itulah nanti akan menentukan apakah latihan yang kita lakukan di bulan Ramadhan ini benar-benar serius dilakukan, atau hanya sekedar menjalankan rutinitas seperti sebuah budaya yang dilakukan setiap tahun oleh seluruh umat Islam di dunia.

Sahabat…

Setelah 11 bulan kita melakukan latihan, tibalah saatnya kita di wisuda oleh Allah Ta’ala, diangkat menjadi bala tentara-Nya untuk melawan musuh yang setiap saat mengintai kita, selama 11 bulan ke depan. Latihan berat selama 11 bulan ini kita rayakan pada 1 Syawal, yaitu Idul Fitri, merayakan kemenangan, merayakan hari wisuda kita sebagai orang yang menang dan mudah-mudahan akan terus menang selamanya.

Sahabat…

Setelah kita membersihkan diri lewat ibadah bulan Ramadhan, di hari raya kita saling bersalaman, saling memaafkan agar diantara kita tidak menyimpan beban yang memberatkan diri kita dalam melakukan perjalanan selama 11 bulan yang akan datang. Salaman hanyalah sebuah symbol tanda kita saling memaafkan, namun yang lebih penting adalah senyum di wajah, kelapangan hati menyambut uluran maaf dari saudara kita, itu jauh lebih bermakna dari sekedar tangan berjabat.

Sahabat…

Mungkin diantara kita ada yang saling kenal namun juga ada yang belum saling kenal, dan saya dari lubuk hati yang paling dalam mohon maaf kepada seluruh sahabat yang singgah disini, yang selama ini ikut mewarnai blog ini, saya yakin ada kata-kata saya yang menyinggung perasaan, ada komentar saya yang kurang berkanan dan ada email yang tidak sempat saya balas, dan lewat tulisan ini…saya mohon maaf kepada sahabat semua…

Sahabat…

Pertemuan kita lewat dunia maya ini saya yakin bukan pertemuan biasa tanpa makna, karena saya setip saat selalu berdoa kepada Allah agar seluruh yang membaca blog sufimuda diberi oleh Allah ampunan, dinaikkan derajat dunia akhirat, diberi bimbingan dan selalu dalam rahmat dan karunia-Nya. Saya bermohon kepada Allah semoga suatu saat kita akan dipertemukan dalam kasih dan saying-Nya, dipertemukan dalam silaturahmi yang penuh dengan berkah..

Sahabat…

Bagi yang sedang mudik, saya mengucapkan selamat jalan, semoga sampai ke kampung halaman masing-masing berkumpul dengan sanak keluarga…

Sekali lagi, selamat hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bathin….

Wasalam

 

Ahmad Sufimuda R

Single Post Navigation

14 thoughts on “Sahabat, Mohon Maaf Lahir dan Bathin ya…

  1. imam subagio on said:

    Selamat Idhul Fitri 1 syawal 1435 H, mohon maaf lahir batin… semoga segala kesalahan kita diampuni dan amalan yg baik diterima Allah Swt…juga semoga bang SM selalu dibimbingNYA untuk terus menulis sehingga kita semua ikut memperoleh pencerahan… Amiiin.

  2. Mochammad Nasrullah on said:

    Subhanallah. Sahabat…

    Malam Idul Fitri yang damai ini, terasa lebih damai sesaat saya baca email Idul Fitri dari anda… Semoga saling maaf dan pertemuan kita di dunia maya ini senantiasa Dia kokohkan selalu kedalam hati kita dalam frekuensi Ilahi anta maksudi wa ridloka madzlubi..

    Amien.

    ________________________________

  3. arkana on said:

    Abang, mohon maaf lahir & batin… 🙂

  4. Sama-sama mari kita saling berlebur dosa antara kita,
    Rhmadlan penuh berkah,Rhamadlan penuh pengampunan,Rhamadlan penuh kemuliyaan,Rhamadlan penuh rasa kebahagiaan,,tak cukup kiranya hanya singgah satu bulan dalam setahun,,,maka mari kita jadikan bulan Rhamadlan dalam genggaman kita sehari-hari,Ohh…begitu indahnya jika semua orang tahu hakikat yang terkandung didalamnya…

  5. Abdul s on said:

    Assalamualaikum wrwb..
    mohon maaf lahir dan bathin juga bang SM mungkin saya pernah share salah satu isi blog ini tanpa izin di komentar dan tanpa mnyertakan link aktifnya dan mungkin pernah ada kata2 yg salah dalam komentar dan pertanyaan saya, terimakasih
    Wassalam…

  6. Abdul s on said:

    mohon di izinkan Bang untuk sy copy, thx

  7. Amin Allahumma amin, tetapkan dan sampakan kami pada Romadhon yang akan datang.

  8. ahmad hidayat on said:

    Taqabalallahu mina waminkum syamana wasyamakum. Selamat menempuh hari kemenangan, semoga Allah menerima shaum kita dan mempertemukan kita dengan ramadhan tahun depan, dengan muatan ibadah lebih baik dan lebih berkualitas dihadapan Allah SWT, amin…

  9. amir karyo on said:

    Saya ucapkan selamat bagi sahabatku yang berhasil meraih lailatul qodr (rahasia kemuliaan). Bagi sahabatku yang belum mampu meraih lailatul qodr seperti saya ini, marilah bersama-sama senantiasa selalu meningkatkan kualitas iman, yakin, dan akhlak.

    Sanjungan Sholawat Wa Mahabatan semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Agung Rasululloh SAW, beserta para Sulthonil Auliya’, dan jajaran para wali-wali Alloh, baik yang sudah wafat maupun yang masih hidup. Beliau Auliya’ adalah para manusia yang hari-harinya senantiasa berada di dalam rahasia kemuliaan (lailatul qodr).

    Semoga kita semua ditetapkan oleh Alloh dapat menjadi manusia yang sejati, manusia paripurna, manusia rohmatan lil alamin. Manusia yang bermanfaat bagi seluruh makhluk di jagad raya ini, sebagai bukti bahwa kita telah beragama.

    Mohon maaf lahir dan bathin

  10. Minta gambar nya ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: