Sahabat, Mohon Maaf Lahir dan Bathin ya…

ForgivenessSahabat…

Begitu cepat rasanya Ramadhan berlalu dan tanpa terasa hari ini adalah hari terakhir kita berada di bulan yang penuh berkah, bulan mulia dan bulan ampunan bagi seluruh manusia. Ada rasa sedih karena Ramadhan akan meninggalkan kita, masih terasa sangat kurang amal ibadah yang kita kerjakan, begitu sedikit dzikir yang bisa kita lakukan namun semuanya kita serahkan kepada Allah SWT karena Dia yang berhak menilai amal perbuatan kita dan Dia yang menentukan diterima atau tidak ibadah puasa kita. Continue reading

TIDAK SEMUA PERTANYAAN MU HARUS KU (Bag. 3)

debatTulisan ini adalah kelanjutan dari dua tulisan dengan judul sama yang saya tulis tepat setahun yang lalu Juli 2013, anda bisa baca tulisan Bagian Pertama dan Bagian Kedua sebelum melanjutkan membaca tulisan ini. Bagian pertama tentang rahasia kenapa tidak semua pertanyaan harus dijawab oleh Guru dan bagian kedua tentang bahaya kebiasaan berdebat tentang masalah agama yang lebih banyak mudharat dari pada manfaatnya. Continue reading

Hormati, Cintai dan Sayangi Ayah Selagi Kamu Masih Ada Kesempatan.

Tadi malam saya ingin menulis tentang kerinduan saya kepada Ayah, sosok yang hanya bisa menemani saya di dunia ini sampai usia 14 tahun karena Beliau ditakdirkan oleh Allah untuk berpulang kerahmatullah dengan cepat tanpa sempat melihat anak-anaknya dewasa. Tapi tulisan tentang Ayah yang saya rencanakan tidak sempat saya tulis sampai menjelang subuh, setelah shalat subuh saya tidur dan bangun sekitar jam 8. Saya buka facebook kemudian melihat sebuah postingan dengan judul yang menarik “JGN ADA YANG NANGIS SETELAH MEMBACA POSTINGAN INI”, saya penasaran dan kemudian membacanya sampai selesai, saya sarankan anda juga membaca sampai selesai tulisan bagus ini, selamat membaca… Continue reading

Untuk Apa Kita Ada?

JelatangKalau direnungi secara dalam, seorang manusia hadir di dunia benar-benar hanya sesaat saja, seperti sekejab mata jika di bandingkan dengan usia bumi yang sudah sangat tua. Ibarat matahari yang nampak terlihat, terbit dan tenggelam begitu lah perjalanan hidup manusia di dunia ini. Yang membedakannya, matahari terbit dan tenggelam kemudian terbit lagi dan tenggelam lagi dan seterusnya, sementara seorang manusia terbit dan tenggelam, kemudian tidak akan pernah terbit lagi untuk selamanya. Continue reading

TIDAK SEMUA PERTANYAAN MU HARUS KU JAWAB…(2)

tanya2Lama saya merenung dan meresapi ucapan Guru saya, kenapa tidak harus dijawab? Kenapa seorang guru membiarkan muridnya tidak menemukan jawaban?. Kemudian baru saya paham, bahwa cara bertanya kepada Guru Mursyid itu berbeda dengan bertanya kepada Guru Syariat. Guru syariat menjawab pertanyaan yang dia tahu sedangkan Guru Mursyid hanya menjawab pertanyaan ketika ada izin dari Allah, ada “tanda-tanda” yang mengizinkan Beliau untuk menjawabnya. Ketika “tanda-tanda” itu tidak ada maka Beliau tidak menjawabnya walaupun Beliau mengetahui jawabanya. Setelah sekian lama berguru akhirnya saya sendiri paham akan “tanda-tanda” tersebut yang merupakan ilmu khusus di dalam tarekat yang tidak semua orang mendapatkannya.

Continue reading

TIDAK SEMUA PERTANYAAN MU HARUS KU JAWAB…

tanya1Tulisan ini saya buat untuk menjelaskan status di Facebook yang saya update tadi pagi. Statusnya seperti ini :

Imam syafii berkata, “Kalau engkau menjumpai ada orang yg menjawab semua pertanyaan yg diajukan  maka yakinlah itu adalah orang bodoh“. Imam Syafi’I juga menceritakan bahwa Imam malik ketika diajukan 50 pertanyaan tentang agama, beliau hanya menjawab 10 pertanyaan selebihnya Beliau menjawab dengan “Saya tidak tahu”.

Continue reading

Intan

itslavida.com

itslavida.com

Seorang petani yang berada di desa di balik desa nun jauh disana mendengar informasi bahwa di dunia ini yang paling mahal harganya adalah intan. Intan itu bentuknya berkilau, indah di pandang mata. Intan terpendam di dalam tanah, untuk bisa mendapatkan intan kita harus menggali tanah terlebih dulu. Demikian informasi singkat dan ringkas yang diketahui oleh si petani dan dia se umur hidup belum pernah melihat intan apalagi memegangnya, hanya mendengar cerita dari orang-orang.

Continue reading

Mengetahui Aib Diri

ForgivenessRasulullah saw bersabda,”Jika Allah menginginkan kebaikan bagi seorang hamba, maka Ia akan memperlihatkan aib orang tersebut kepada dirinya sendiri”.

Ada beberapa cara untuk mengetahui aib diri. Cara yang paling tinggi adalah duduk di hadapan seorang Syekh dan melaksanakan apa yang diperintahkannya. Dengan begitu, sesekali ia akan menyingkap aib dirinya sendiri, dan sesekali sang Syekh yang menyingkap aib itu, lalu memberitahukan kepadanya. Inilah cara terbaik dan menduduki posisi tertinggi untuk mengetahui aib diri, namun cara ini sangat sulit dijumpai pada masa sekarang ini.

Continue reading

Mari Saling Menghargai

ForgivenessSaya membaca ulang tulisan Desember 2012 tentang ucapan-ucapan unik dari tokoh sufi dengan judul Jangan Pernah Menilai Ucapan Orang Yang Jatuh Cinta. Kesimpulan dari tulisan itu adalah “Jangan pernah menilai ucapan orang yang sedang jatuh cinta karena ucapannya tidak bisa dijadikan dasar hukum sebagai benar atau salah. Hanya orang yang tenggelam dalam cinta saja yang bisa memahami ucapan orang yang dimabuk cinta”.

Continue reading

Belajar Dari Pohon

Suatu ketika, seorang guru bertanya pada Sang Maha Guru, “Wahai Maha Guru, aku ingin menjadi guru yang sejati bagi anakku, juga bagi murid-muridku. Apakah Maha Guru memiliki pesan untukku, agar setiap kali mengajar aku akan selalu teringat pesan bijaksanamu?”

Sang Maha Guru terdiam sejenak. Lalu sambil tersenyum arif ia bertanya, “Apakah kamu pernah melihat pepohonan di sekitarmu?”

“Ya, tentu saja,” kata si guru.

Sang Maha Guru bertanya kembali, “Apakah kamu benar-benar melihat dan memperhatikan apa yang mereka lakukan?”

Si guru menggaruk-garuk kepalanya, “Setahuku mereka diam saja dan tidak melakukan apa-apa.”

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 13.994 pengikut lainnya.