Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Archive for the tag “Nasehat”

Nasehat Guru Sufi Tentang Adab

3-sufi-tale-illustration-water-color1Di dalam buku “Perjalanan Sufimuda Menemukan Tuhan Dalam Keseharian” saya sudah menulis tentang adab atau aturan bagi seorang murid terhadap Gurunya, sesama teman seperguruan, sesama muslim dan adab atau akhlak seorang murid terhadap seluruh manusia dan alam. Dalam tasawuf, adab adalah hal utama diatas ibadah atas pun dzikir. Tanpa adab seluruh amalan tidak bernilai, demikian Guru Sufi selalu menasehati murid-muridnya. Syaidina Abu Bakar Siddiq mengungguli sahabat lain bukan karena amalan atau ibadahnya tapi karena adab/akhlak nya. Rasulullah SAW Bersabda, “Abu Bakar mengungguli kalian bukan karena banyaknya shalat dan banyaknya puasa, tapi karena sesuatu yang bersemayam di hatinya.” (HR at-Tirmidzi). Read more…

Sahabat, Mohon Maaf Lahir dan Bathin ya…

ForgivenessSahabat…

Begitu cepat rasanya Ramadhan berlalu dan tanpa terasa hari ini adalah hari terakhir kita berada di bulan yang penuh berkah, bulan mulia dan bulan ampunan bagi seluruh manusia. Ada rasa sedih karena Ramadhan akan meninggalkan kita, masih terasa sangat kurang amal ibadah yang kita kerjakan, begitu sedikit dzikir yang bisa kita lakukan namun semuanya kita serahkan kepada Allah SWT karena Dia yang berhak menilai amal perbuatan kita dan Dia yang menentukan diterima atau tidak ibadah puasa kita. Read more…

TIDAK SEMUA PERTANYAAN MU HARUS KU (Bag. 3)

debatTulisan ini adalah kelanjutan dari dua tulisan dengan judul sama yang saya tulis tepat setahun yang lalu Juli 2013, anda bisa baca tulisan Bagian Pertama dan Bagian Kedua sebelum melanjutkan membaca tulisan ini. Bagian pertama tentang rahasia kenapa tidak semua pertanyaan harus dijawab oleh Guru dan bagian kedua tentang bahaya kebiasaan berdebat tentang masalah agama yang lebih banyak mudharat dari pada manfaatnya. Read more…

Hormati, Cintai dan Sayangi Ayah Selagi Kamu Masih Ada Kesempatan.

Tadi malam saya ingin menulis tentang kerinduan saya kepada Ayah, sosok yang hanya bisa menemani saya di dunia ini sampai usia 14 tahun karena Beliau ditakdirkan oleh Allah untuk berpulang kerahmatullah dengan cepat tanpa sempat melihat anak-anaknya dewasa. Tapi tulisan tentang Ayah yang saya rencanakan tidak sempat saya tulis sampai menjelang subuh, setelah shalat subuh saya tidur dan bangun sekitar jam 8. Saya buka facebook kemudian melihat sebuah postingan dengan judul yang menarik “JGN ADA YANG NANGIS SETELAH MEMBACA POSTINGAN INI”, saya penasaran dan kemudian membacanya sampai selesai, saya sarankan anda juga membaca sampai selesai tulisan bagus ini, selamat membaca… Read more…

Untuk Apa Kita Ada?

JelatangKalau direnungi secara dalam, seorang manusia hadir di dunia benar-benar hanya sesaat saja, seperti sekejab mata jika di bandingkan dengan usia bumi yang sudah sangat tua. Ibarat matahari yang nampak terlihat, terbit dan tenggelam begitu lah perjalanan hidup manusia di dunia ini. Yang membedakannya, matahari terbit dan tenggelam kemudian terbit lagi dan tenggelam lagi dan seterusnya, sementara seorang manusia terbit dan tenggelam, kemudian tidak akan pernah terbit lagi untuk selamanya. Read more…

TIDAK SEMUA PERTANYAAN MU HARUS KU JAWAB…(2)

tanya2Lama saya merenung dan meresapi ucapan Guru saya, kenapa tidak harus dijawab? Kenapa seorang guru membiarkan muridnya tidak menemukan jawaban?. Kemudian baru saya paham, bahwa cara bertanya kepada Guru Mursyid itu berbeda dengan bertanya kepada Guru Syariat. Guru syariat menjawab pertanyaan yang dia tahu sedangkan Guru Mursyid hanya menjawab pertanyaan ketika ada izin dari Allah, ada “tanda-tanda” yang mengizinkan Beliau untuk menjawabnya. Ketika “tanda-tanda” itu tidak ada maka Beliau tidak menjawabnya walaupun Beliau mengetahui jawabanya. Setelah sekian lama berguru akhirnya saya sendiri paham akan “tanda-tanda” tersebut yang merupakan ilmu khusus di dalam tarekat yang tidak semua orang mendapatkannya.

Read more…

TIDAK SEMUA PERTANYAAN MU HARUS KU JAWAB…

tanya1Tulisan ini saya buat untuk menjelaskan status di Facebook yang saya update tadi pagi. Statusnya seperti ini :

Imam syafii berkata, “Kalau engkau menjumpai ada orang yg menjawab semua pertanyaan yg diajukan  maka yakinlah itu adalah orang bodoh“. Imam Syafi’I juga menceritakan bahwa Imam malik ketika diajukan 50 pertanyaan tentang agama, beliau hanya menjawab 10 pertanyaan selebihnya Beliau menjawab dengan “Saya tidak tahu”.

Read more…

Post Navigation

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 14.760 pengikut lainnya.