Allah SWT akan bertanya kepada setiap orang di Hari Akhir nanti, “Apa yang kamu bawa hari ini, wahai hamba-Ku?” Apakah kamu membawa Qalb-us-Saliim, hati yang murni, hati emas yang mulia?” Allah SWT meminta setiap orang agar mempunyai hati yang bersih. Anda hanya bisa mendapatkannya melalui Tarekat. Mereka yang tidak menjalani tarekat hanya memenuhi hidupnya dengan kehidupan luar, meninggalkan hatinya. Ada 41 aliran tarekat, 40 di antaranya diturunkan melalui hati Imam ‘Ali RA, KW dan satu lagi, Tarekat Naqsybandi berasal dari Abu Bakar ash-Shiddiq RA. Rasulullah SAW mempunyai 124.000 sahabat. Siapa sahabat terdekatnya? Beliau adalah Abu Bakar RA. Rasulullah SAW bersabda, “Seluruh hal yang Allah SWT percayakan kepadaku di malam ‘Isra, telah kutanamkan ke dalam hati Abu Bakar RA.”
Sayyidina Ali KW dihubungkan dengan Abu Bakar RA sedemikian rupa sehingga Sayyidina Ali KW mendapat gelar Kota Pengetahuan. Hal ini dikenal sangat baik di antara para Syekh pemegang tarekat yang sebenarnya. Mereka semua menghormati Tarekat Naqsybandi sebagai yang pertama. Syekh sejati, bukan mereka yang menyebut dirinya sendiri Syekh, seluruh Syekh yang termahsyur, seperti: Jilani QS, Rumi QS, Darqawi QS, Rifa’i QS mereka semua mengetahui posisi sebenarnya dari Tarekat Naqsybandi. Sekarang jika seseorang berada dalam satu aliran tarekat, mereka bisa saja mengambil Tarekat Naqsybandi dan tetap bebas menjalankan amalan-amalan seperti biasanya atau menjalankan amalan Tarekat Naqsybandi. Jika hanya melakukan amalan Tarekat Naqsybandi saja itu sudah cukup. Tidak menjadi masalah apabila anda berasal dari tarekat lain kemudian mengikuti Tarekat Naqsybandi. Beberapa orang merasa takut kalau Syekhnya mendengar bahwa dia telah menganut tarekat kedua lalu dia akan marah. Jika dia adalah Syekh sungguhan, bagaimana mungkin dia bisa marah? Seorang Syekh sejati harus mengetahui apakah muridnya bersama dia di Hari Perjanjian (pada awal penciptaan) atau tidak. Seorang penggembala mengetahui keadaan biri-birinya, satu dalam seribu, bahkan jika mereka semuanya berwarna putih. Dia memiliki cahaya di matanya dan mengenal mereka tanpa membuat kesalahan. Dalam tarekat tidak ada kepiluan bila seorang murid pergi ke Syekh yang lainnya. Kami berterima kasih kepada Syekh pertama yang telah melatihnya sampai dia bertemu Syekh yang sesungguhnya.
Abu Yazid QS berkata, “Selama melakukan pencarian, Aku bertemu 99 Syekh sebelum Aku bertemu Grandsyekh Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar ash-Shiddiq RA.” Anda bisa bertemu dengan banyak Syekh dan melakukan suatu amalan, tetapi tidak akan menemukan kepuasan sampai akhirnya anda menemui Seorang Saidi Syekh, Pemimpin Para Syekh dan Wali Quthub Penghulu sekalian Wali seperti sungai yang bertemu samudra. Begitu banyak Syekh yang hanya menjadi pelatih, menunggu sampai akhirnya Saidi Syekh memanggilmu. Bukan melalui surat, dari hati ke hati, di sana banyak sekali jalan. Jika seorang Naqsybandi Syekh memberi tarekat, beliau harus memberitahu muridnya siapa Saidi Syekh di Tarekat Naqsybandi saat itu dan beliau harus mengarahkan kepadanya.
Imam Mahdi AS dan ketujuh wazir (panglima) besarnya, 40 khalifah, 99 termasuk 40 orang yang berada di sisi wazir dan 313 Mursyid besar semua berada di Tarekat Naqsybandi. Di masa ini tidak ada kekuatan bagi tarekat lain untuk membawa seluruh orang mencapai tujuan akhirnya.
Pertanyaannya siapakah yang akan memimpin ummat ini untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya dihadapan Allah SWT? Siapa yang akan menjadi Imam? Jika 124.000 sahabat dibawa, siapa yang akan menjadi Imam? Abu Bakar RA.
Setelah Abu Bakar RA yang kemudian menjadi Imam adalah para penerusnya yang tercantum dalam silsilah Tareqat Naqsyabandi, tentu saja pengangkatannya bukan karena garis keturunan, bukan pula atas persetujuan orang banyak akan tetapi telah di program oleh Allah SWT sejak 1400 tahun silam, “Kun Fayakun” maka tersusunlah Silsilah yang lengkap dari sejak Imam Pertama sampai akhir zaman kelak dan syukur alhamdulillah sekarang kita telah berada dalam silsilah terakhir yang membawa kita kepada kemenangan dunia akhirat.
Disetiap zaman hanya hidup satu orang Imam yang bergelar Wali Quthub (pemimpin para wali) dan setiap manusia dimuka bumi ini harus ikut kepadanya. Setiap manusia harus datang berbai’at kepadanya walaupun harus merangkak di atas salju dan harus menyeberangi tujuh samudera. Tahukah anda apa maksud hadist Nabi “Tuntut lah Ilmu walau ke negeri china?” karena Nabi mengetahui kelak di negeri China akan lahir seorang kekasih Allah, seorang Wali Quthub dalam Silsilah Naqsyabandi, Beliau tentu Syekh Muhammad Baba Samasi qs yang merupakan guru dari Syekh Amir Kulal qs guru langsung dari Syekh Bahauddin Naqsyabandi. Andai anda telah bertemu dengan Wali Quthub di zaman ini, maka anda tidak akan sibuk lagi menunggu Imam Mahdi datang atau menunggu Nabi Isa turun karena ibarat biji pepaya semuanya sudah ada di sana. Secara logika, kalau dengan Allah saja anda bisa dijumpakan oleh Beliau, apa sulitnya Beliau kenalkan anda kepada Imam Mahdi?
Imam Mahdi bukanlah seseorang yang telah gaib dan muncul kemudian di akhir zaman, bukan pula orang yang keluar dari tempat persembunyian karena selama ini takut dicari-cari musuh. Pemahaman keliru itu harus anda luruskan agar anda benar-benar bisa berjumpa dengan Imam Mahdi yang anda tunggu-tunggu sebab kalau pemikiran anda belum lurus nanti kalaupun berjumpa dengan Imam Mahdi yang sesunguhnya anda juga tidak akan terbuka hijab. Jangan anda menunggu Imam Mahdi di pinggir laut atau bertapa di dasar sumur karena sudah pasti anda akan disesatkan syetan yang sangat halus dan bisa menyerupai wajah apa saja. Imam Mahdi merupakan pangkat rohani yang disandang oleh orang pilihan Allah untuk meluruskan Iman manusia dan tentu saja Imam Mahdi tidak akan turun kecuali melalui Silsilah Thareqat Naqsyabandi yang merupakan Thareqat utama sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Syekh Bahauddin Naqsyabandi, “Akhir seluruh Tarekat adalah awal dari Tarekat ini (Tarekat Naqsyabandi)”.
Sungguh luar biasa rasa syukur yang tidak terhingga atas karunia Allah SWT dengan diperkenalkannya kita dengan kekasih-Nya, seorang Wali Quthub Arif Billah yang sangat dicari oleh orang diseluruh muka bumi karena lewat Beliau lah pintu langsung untuk berhubungan dengan Allah SWT.
Filed under: Tasauf Ditandai: | Abu Bakar, ali bin abi thalib, Imam Mahdi, Naqsyabandi, Sahabat Nabi, Syekh, Thariqat
Assalammu’alaikum wr wb.
Dengan nama ALLAH yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, Mudah-mudahan tak ada Syaitan dalam tulisan hamba ini.
Terimakasih untuk tulisan abang sufimuda, sehingga hamba mendapatkan satu ilmu lagi, dan semoga ALLAH SWT selalu melipahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada abang.
Setahu hamba ketika Syariat terasa tidak lah cukup, Tharekat yang menuntunnya, hingga kita sampai kepada yang Haq, Dalam Maqrifat-Nya. Subhannallah
Karena itulah Hamba belajar ilmu Tharekat ,, yang menyejukkan kehausan dan kerinduan diri hamba terhadap yang menciptakannya, memuaskan keinginan hamba untuk lebih mengenal dan mencintai-Nya
Dan Segala sesuatu yang baik apabila di niatkan, dengan,karena dan hanya untuk-Nya ALLAH SWT, dengan ijin-Nya pula takkan ada satupun yang menghalangi.
Wassalam.
“tentu saja Imam Mahdi tidak akan turun kecuali melalui Silsilah Thareqat Naqsyabandi yang merupakan Thareqat utama sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Syekh Bahauddin Naqsyabandi,”
mohon di renungkan kembali…
ngeri sekali kalo melihat para ahli tarekat ini. meng-klaim paling hebat. mengklaim amalan nya dari nabi melalui para sahabat. mengklaim zikirnya utama. mengklaim syaikh nya wali qutub.
seakan rasulullah menyembunyikan amalan khusus kepada orang tertentu saja. Seakan Allah ada sekutu nya. Justru mereka meng-hijab dirinya sendiri dihadapan Allah. luar biasa penyesatan ini. gelap dalam gelap. orang2 bodoh yg merasa bertauhid dan merasa lebih utama. semoga Allah memberikan Ampunan untuk kalian. tunjukkan satu bukti saja… bahwa para sahabat nabi mewarisi aliran tarekat seperti yang kalian katakan…. dasar orang2 jahil. kalo saya berkata seperti ini. lantas saya dikatakan wahabi/salafi atau muhamadiyah? Justru saya mengenal dan mengetahui para Wali qutub. tidak ada nama wali qutub seperti yg kalian sebutkan namanya maupun jumlah nya.. Saya berjumpa dgn waliallah yg bertemu nabi setiap saat ketika jaga. Justru dari beliaulah saya tahu kalo rasulullah membenci kelompok2 tarekat yang sudah banyak menyimpang. Berzikir dgn melihat photo mursyid… aneh… amalan apa itu?
andaikata yg buat blog d luar jamaah naqshabandy tentu akan lain intinya..blog ini versi thoreqot naqshobandy tentu sj menonjolkan syd.abu bakar ash shidiq r.a.
Coba yg buat blog org thoriqoh yg snadnya melalui sydna ali kw..
Knjeng nabi muhammad saw adlah nabi paling utma d banding nabi2 lain makanya gelarnya saw klau yg lain as…
Syd ali jg sahabat skaligus penerus ahli dzikro paling utma d bandingkan shbt lain mkanya gelarnya jg lain d bnding sahabat lain..
gmna dg sbda knjeng NABI MUHAMMAD yg mengatakan :
bhwa sydna ali dan keturunanya laksana perahu NABI NUH siapa yg naik slmt yg tdk naik akan tnggelam.
Jk d kaitkan dg blog d atas
Ali,..boleh, Ustman,..boleh juga,…Umar, oke juga,..Abu Bakar, Hm,… tentu boleh-lah Mereka empat Sahabat Utama Rasulullah s.a.w yang ta’ boleh-kan mengutamakan satu sedangkan yang 3 dianggap bukan apa-apa.
Lalu gimana pendapat yang lain ? mengapa Makam Rasulullah di Masjid Nabawi disampingnya Abu Bakar dan Umar ? sedangkan Ustman di Pemakaman “Baqi”. Lalu Sayidina Ali Makam-nya di mana ?
atau di Bulan ? ah ada-ada saja, sampean.
Wass.
belum resmi pemuda tamim masuk naqsabandi sudah ada yang takabur ,maaf mungkin pemuda tamim akan menolak jika ada ulama tarikat yang ingin menjadikannya ketua ,,
Imam mahdi bukan pengikut tariqat naqsabandi dan naqsabandilah yang akan ingin angkat ketua baru orang luar dari tariqatnya dimana dia tidak berpaham ajaran naqsabandi dan mungkin dia adalah pemuda tamim tapi mungkin dia akan menolaknya,,
Saya pernah mendengar Pemahaman seperti ini dari sahabat saya yg aktif di Darul Arqam..
kalau bagiku Guru Mursyidku adalah segalanya,yg menuntun jalalanku kepada-Nya.yang selalu membimbing setiap langkahku.memberi safaat kepadaku.terima kasih ya Allah engkau telah memberikanku Seorang Pembimbing menuju kepada-Mu.
“jangan pernah berkata garam itu asin kalau belum pernah menjilatnya”.
terima kasih SM atas artikelnya.
ass.
sungguh luar biasa nikmat yg ALLAH berikan bg umatx,dg adanya blog ini tlh mnambah smangat bg sy tk smkin ingin blajar thorikot,sy sbagai manusia yg msh sgt bodoh mhn pncerahan dr pngasuh blog n ingin brtanya,yg ingin sy tanyakan adalah
1.apkah aliran ato nama tarekat brasal dr kanjeng nabi sendiri ato dr shabat nabi ato dr syekh penerus kanjeng nabi n sahabat nabi
2.dr seorang ulama prnah mngatakan bhw islam da lbh dr 70 aliran tp hanya 1 aliran yg akan slamat,mhn pencerahanya trm ksh
Ass, Wahai Sdr, tiada ada tiada (jgn sampe mengada-ada), sbgai penggemar blog (ini) tentunya ingin anda membuka “daftar isi” lalu baca seluruh artikel yg ada, insya Allah anda akan menemukan semua jawaban yg dimaksud.
Wass. Maaf Bang SM.