Jika Gurumu Wali Quthub, Engkau Tidak Perlu Lagi Mencari Imam Mahdi

Allah SWT akan bertanya kepada setiap orang di Hari Akhir nanti, “Apa yang kamu bawa hari ini, wahai hamba-Ku?”  Apakah kamu membawa Qalb-us-Saliim, hati yang murni, hati emas yang mulia?”  Allah SWT meminta setiap orang agar mempunyai hati yang bersih.  Anda hanya bisa mendapatkannya melalui Tarekat.  Mereka yang tidak menjalani tarekat hanya memenuhi hidupnya dengan kehidupan luar, meninggalkan hatinya.  Ada 41 aliran tarekat, 40 di antaranya diturunkan melalui hati Imam ‘Ali RA, KW dan satu lagi, Tarekat Naqsybandi berasal dari Abu Bakar ash-Shiddiq RA.  Rasulullah SAW mempunyai 124.000 sahabat.  Siapa sahabat terdekatnya?  Beliau adalah Abu Bakar RA.  Rasulullah SAW bersabda, “Seluruh hal yang Allah SWT percayakan kepadaku di malam ‘Isra, telah kutanamkan ke dalam hati Abu Bakar RA. 

Sayyidina Ali KW dihubungkan dengan Abu Bakar RA sedemikian rupa sehingga Sayyidina Ali  KW mendapat gelar Kota Pengetahuan.  Hal ini dikenal sangat baik di antara para Syekh pemegang tarekat yang sebenarnya.  Mereka semua menghormati Tarekat Naqsybandi sebagai yang pertama.  Syekh sejati, bukan mereka yang menyebut dirinya sendiri Syekh, seluruh Syekh yang termahsyur, seperti: Jilani QS, Rumi QS, Darqawi QS, Rifa’i QS mereka semua mengetahui posisi sebenarnya dari Tarekat Naqsybandi.  Sekarang jika seseorang berada dalam satu aliran tarekat, mereka bisa saja mengambil Tarekat Naqsybandi dan tetap bebas menjalankan amalan-amalan seperti biasanya atau menjalankan amalan Tarekat Naqsybandi.  Jika hanya melakukan amalan Tarekat Naqsybandi saja itu sudah cukup.  Tidak menjadi masalah apabila anda berasal dari tarekat lain kemudian mengikuti Tarekat Naqsybandi.  Beberapa orang merasa takut kalau Syekhnya mendengar bahwa dia telah menganut tarekat kedua lalu dia akan marah.  Jika dia adalah Syekh sungguhan, bagaimana mungkin dia bisa marah?  Seorang Syekh sejati harus mengetahui apakah muridnya bersama dia di Hari Perjanjian (pada awal penciptaan) atau tidak.  Seorang penggembala mengetahui keadaan biri-birinya, satu dalam seribu, bahkan jika mereka semuanya berwarna putih.  Dia memiliki cahaya di matanya dan mengenal mereka tanpa membuat kesalahan.  Dalam tarekat tidak ada kepiluan bila seorang murid pergi ke Syekh yang lainnya.  Kami berterima kasih kepada Syekh pertama yang telah melatihnya sampai dia bertemu Syekh yang sesungguhnya.

Abu Yazid QS berkata, “Selama melakukan pencarian, Aku bertemu 99 Syekh sebelum Aku bertemu Grandsyekh Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar ash-Shiddiq RA.  Anda bisa bertemu dengan banyak Syekh dan melakukan suatu amalan, tetapi tidak akan menemukan kepuasan sampai akhirnya anda menemui Seorang Saidi Syekh, Pemimpin Para Syekh dan Wali Quthub Penghulu sekalian Wali seperti sungai yang bertemu samudra.  Begitu banyak Syekh yang hanya menjadi pelatih, menunggu sampai akhirnya Saidi Syekh memanggilmu.  Bukan melalui surat, dari hati ke hati, di sana banyak sekali jalan.  Jika seorang Naqsybandi Syekh memberi tarekat, beliau harus memberitahu muridnya siapa Saidi Syekh di Tarekat Naqsybandi saat itu dan beliau harus mengarahkan kepadanya.

Imam Mahdi AS dan ketujuh wazir (panglima) besarnya, 40 khalifah, 99 termasuk 40 orang yang berada di sisi wazir dan 313 Mursyid besar semua berada di Tarekat Naqsybandi.  Di masa ini tidak ada kekuatan bagi tarekat lain untuk membawa seluruh orang mencapai tujuan akhirnya. 

Pertanyaannya siapakah yang akan memimpin ummat ini untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya dihadapan Allah SWT? Siapa yang akan menjadi Imam?  Jika 124.000 sahabat dibawa, siapa yang akan menjadi Imam?  Abu Bakar RA.

Setelah Abu Bakar RA yang kemudian menjadi Imam adalah para penerusnya yang tercantum dalam silsilah Tareqat Naqsyabandi, tentu saja pengangkatannya bukan karena garis keturunan, bukan pula atas persetujuan orang banyak akan tetapi telah di program oleh Allah SWT sejak 1400 tahun silam, “Kun Fayakun” maka tersusunlah Silsilah yang lengkap dari sejak Imam Pertama sampai akhir zaman kelak  dan syukur alhamdulillah sekarang kita telah berada dalam silsilah terakhir yang membawa kita kepada kemenangan dunia akhirat.

Disetiap zaman hanya hidup satu orang Imam yang bergelar Wali Quthub (pemimpin para wali) dan setiap manusia dimuka bumi ini harus ikut kepadanya. Setiap manusia harus datang berbai’at kepadanya walaupun harus merangkak di atas salju dan harus menyeberangi tujuh samudera. Tahukah anda apa maksud hadist Nabi “Tuntut lah Ilmu walau ke negeri china?” karena Nabi mengetahui kelak di negeri China akan lahir seorang kekasih Allah, seorang Wali Quthub dalam Silsilah Naqsyabandi, Beliau tentu Syekh Muhammad Baba Samasi qs yang merupakan guru dari Syekh Amir Kulal qs guru langsung dari Syekh Bahauddin Naqsyabandi. Andai anda telah bertemu dengan Wali Quthub di zaman ini, maka anda tidak akan sibuk lagi menunggu Imam Mahdi datang atau menunggu Nabi Isa turun karena ibarat biji pepaya semuanya sudah ada di sana. Secara logika, kalau dengan Allah saja anda bisa dijumpakan oleh Beliau, apa sulitnya Beliau kenalkan anda kepada Imam Mahdi?

Imam Mahdi bukanlah seseorang yang telah gaib dan muncul kemudian di akhir zaman, bukan pula orang yang keluar dari tempat persembunyian karena selama ini takut dicari-cari musuh. Pemahaman keliru itu harus anda luruskan agar anda benar-benar bisa berjumpa dengan Imam Mahdi yang anda tunggu-tunggu sebab kalau pemikiran anda belum lurus nanti kalaupun berjumpa dengan Imam Mahdi yang sesunguhnya anda juga tidak akan terbuka hijab. Jangan anda menunggu Imam Mahdi di pinggir laut atau bertapa di dasar sumur karena sudah pasti anda akan disesatkan syetan yang sangat halus dan bisa menyerupai wajah apa saja. Imam Mahdi merupakan pangkat rohani yang disandang oleh orang pilihan Allah untuk meluruskan Iman manusia dan tentu saja Imam Mahdi tidak akan turun kecuali melalui Silsilah Thareqat Naqsyabandi yang merupakan Thareqat utama sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Syekh Bahauddin Naqsyabandi, “Akhir seluruh Tarekat adalah awal dari Tarekat ini (Tarekat Naqsyabandi)”.

Sungguh luar biasa rasa syukur yang tidak terhingga atas karunia Allah SWT dengan diperkenalkannya kita dengan kekasih-Nya, seorang Wali Quthub Arif Billah yang sangat dicari oleh orang diseluruh muka bumi karena lewat Beliau lah pintu langsung untuk berhubungan dengan Allah SWT.

200 Tanggapan

  1. Semoga dialog ini semua adalah karena CINTA kita hanya kepada ALLAH semata… bukan ingin menunjukkan bahwa kita punya kemampuan….

  2. Saya tidak setuju.

  3. assalamu’alaikum kanda sufi muda..
    Syekh Bahauddin Naqsyabandi berkata, “Akhir seluruh Tarekat adalah awal dari Tarekat ini (Tarekat Naqsyabandi)”.
    namun sebelum Syekh Bahauddin Naqsyabandi ini ada dan membuat aliran tharekat ini dengan nama tharekat naqsyabandiah, apa nama tharekat itu? mohon penjelasan kanda sufi muda.. wasslm..

    • Zaman Rasulullah SAW dinamakan Thariqatussirriyah, jalan rahasia krn tidak semua ummat zaman itu di ajarkan ilmu ini.

      Zaman Abu Bakar dinamakan Thariqatul “ubudiyah krn kuatnya penghambaan Abu Bakar.

      Zaman setelah Abu Bakar sampai Syekh Abu Yazid dinamakan Thareqat Siddiqiyah untuk mengenang Abu Bakar Siddiq

      Zaman Setelah ABu Yazid sampai Syekh Bahauddin dinamakan Thareqat Taifuriyah untuk menghormati SYekh Abu Yazid yang digelar dengan Syekh Taufur

      demikian

  4. aku percaya bahwa aku telah menemukan seorang guru, yang dimaksud saudara. beliau adalah seorang imam yang mungkin di janjikan tuhan sebagai wali quthub, tapi dia bukan dari tharekat naqsyahbandi dan dia bukan imam mahdi yang akan turun di akhir zaman nanti. melainkan pemimpi para wali yang hidup di zaman ini,

    • saudara cuba perbanyakan zikir kalimah tauhid dalam hati iaitu mengucap dua kalimah syahadah ana yakin hijab akan terbuka.

  5. tulisan ini ngawur,gayanya bang moga banget

    • Subhanalladzi…………..biyadzi-Hi kullu ‘amrin.
      sodara2 mohon maaf, sesama ikhwah fil Islam……..masalah tulisan diatas jangan dibikin ruwet toch…….

      biarkan dan kita harus saling menghormati t`adzim nya akhy sufi muda kepada syeikh nya, dan jika yang lain sudah ta`dzim kepada syeikh nya di Toriqoh yang berbeda itu juga sangat benar dan harus dibenarkan.
      tujuanya kan sama2 perjalanan mencari cinta Ilahy………..

      Syeikh Kita Mawlana Syeikh Nadzim Efendy `Adil Al Haqqany kan juga sudah menjelaskan ” IKuti Syeikhmu………jangan ragu”
      masalah Toriqoh apa yang terbaik itu adalah sirruLlah………
      bukan level kita mengoreksi.

      salam`alaikum
      LoE_Q

      • iya om,justru itu. kalau soal dia ta’zim sama gurunya itu urusan dia,yang saya tidak setuju adalah pengakuan bahwa metode dia adalah yang terbaik bla bla bla,dari sini muncul ego-nya..bahwa jalan kami adalah yang terbaik..mungkin benar..tapi saya tdk suka dengan kesombongan..jalan dia mungkin benar..tapi dianya yg tdk benar..penyampaiannya kurang tepat..kalau orang diluar toriqoh Naqsyabandi baca pasti bukannya simpati malah lari..ni orang sombong bgt sich…gitu deeech…biasa nya dimana mana Gurunya tu biasa-biasa aja (tawadhu)…muridnya yang suka aneh-aneh..

        • Ass. wr. wb.
          LAM KENAL BUAT KANG MASE DARMO GUNDUL

          Saya setuju dengan pendapat kang gundul bahwa kesombongan itu tak baik.
          Namun kang gundul jangan emosi gitu dong kenapa harus marah ?? sebenarnya penyampean itupun juga benar tidak salah apalagi sombong. karena mereka ini menemukan yang tepat senagnlah dia…. maksudnya mungkin “berbagilah” kesanangan ini kepada yang mau. tapi kang gundul langsung menolaknya jangan dong.
          Dia ini orang yang lugu dan jujur. cerita apa adanya. karena dia ini sering mendengarkan fatwa dari gurunya
          di gunakanlah fatwa itu. Jadi kang gundul yang sabar dong. memang kalimat itu dari Gurunya. Namun yang menyampaikan muridnya. Oke.

          • Ass. ada beberapa untaian hikmah dari syaikhuna abdullah mubarok ayah dari syaikhuna almukarram syaikh ahmad shohibul wafa tajul ‘arifin, yg berbunyi jangan memeriksa murid orang lain, jgn menyalahkan ajaran orang lain, biarkan saja seorang murid menganggap gurunya atau thoriqohnya terbaik dari guru2, thoriqoh lainnya, akan tetapi yg mempunyai otoritas utk itu semua hanya Allah swt. yg penting kita jalani dan kita yakini bahwa apa yg telah diajarkan oleh guru kita dapat menghantarkan kita menuju Allah swt, dan kita ikhlas menjalankannya, bukan masalah gurunya siapa, thoriqohnya apa yg penting guru mursyid dan thoriqoh yg kita jalani silsilahnya tersambung sampai ke Rasulullah dan akhirnya menuju Allah rabbul ‘izzah. dan klo mau meyakini pasti seluruh murid thoriqoh manapun di dunia ini pasti akan menganggap mursyidnya adalah wali quthub, tp ingat sekali lg semua itu hanya hak Allah dan yang mengetahui wali hanyalah wali itu sendiri. Wassalam

  6. Penasaran, sebetulnya jaman nabi dulu itu para sahabat yang mencari beliau atau baginda Nabi yang mendakwahkan ilmunya ke orang (yg bukan islam ?) ?

    Apakah juga dilakukan baiat, seperti tarekat ? trus kenapa ada sahabat nabi yg berpaling memusuhi (kaum munafik) ? Apakah semua sahabat nabi juga diajari ilmu tarekat ini ?

    Kalo dulu baginda nabi bisa sukses mengangkat kaum jahiliah arab (dan masuk ke nomor 1 orang paling berpengaruh di dunia), apakah sekarang para rosul2 penerus beliau bisa mengangkat negara indonesia yg jahiliyah ini menjadi negara makmur ?

    Thx
    salam

  7. Ya saya setuju sekali ama article ini,memang dunia ini akan tamat tanpa Tuhan ciptakan seorang waliNya yang berpangkat Qutbul aqthob,atau Ghoutsu zaman…klo anda hendak berhubungan dengan beliau coba anda pelajari Sholawat Wahidiyah dan ajarannya…hub,Ponpes Kedunglo kediri jawa timur.,,,Sukron ‘alahtimamikum…..

  8. setelah masa kepemimpinan Rasulullah SAW … hakikat NUR ALLAH dan NUR MUHAMMAD terpisah menempati wadah (manusia yang berbeda/berpasangan) dimulai dari ABU BAKAR dan IMAM ALI….. demikian seterusnya sampai di zaman ini.

    “Akhir seluruh Tarekat adalah awal dari Tarekat ini (Tarekat Naqsyabandi)”.

    kalimat diatas memberitahukan:

    bahwa akan datang di akhir zaman manusia yang mampu menyatukan kembali NUR ALLAH dan NUR MUHAMMAD sebagaimana menyatunya NUR ALLAH dan NUR MUHAMMAD pada diri MUHAMMAD bin ABDULLAH. (Rasulullah SAW)

  9. salam saudara se tujuan jua kita semua, jangan mengejar makam. amal apa yg diajar oleh murshid mu, istikomah buat ikhlas kerna Allah semata2 untuk mencapai keredhoaanya sahaja dijalan ubudiah (seorang hamba) sebagai pemikul amanah khalifah, kau takkan diredhoinya sehingga kau redho atas segala ketentuannya, jangan ada maksud di sebalik amal, itulah ikhlas, tiada daya dan upaya melaikan dia, sedangkan guru yg sampai pada kehadharatnya pun bulih jadi terpesong lantaran ujub fi nafsi iaitu rasa hairan beza (mulia) dari org lain sedangkan itu rahmat dari tuhan jua, segala amal tarikat ke apa2 sekali pun tak dapat berikan kita apa2 melaikan dia yg berdiri berkehendak dan segala2nya tanpa terbatas atau terpengaruh dengan apa2 jua dialah Allahuakbar jangan syirik dengan amalan itu sendiri sahabat ku, perbanyakkanlah zikir kalimah syahadah atau kalimah tauhid walaupun disaat mana atau dimana iaitu LAILAHAILLALLAHUMUHAMMADURASULULLAH
    ana yakin kebenaran akan terselah. kerna kalimah itu asasnya dan puncaknya.

  10. satu lagi pesan ana jangan duk cari wali kutub cari keredhoaan Allah. setan boleh berupa dalam bermacam rupa saudaraku melainkan nabi Muhammad s.w. guru yg sebenar apa bila kita berjumpa dengan rasulullah sendiri dia akan bagi tahu kita siapa dan kepada siapa kita perlu jumpa itulah tarikat kita jangan tertipu dengan syaitan dan wali syaitan, banyakan zikir kalimah tauhid tu mati pun kita nak sebut yg tu bukan yang lain, itu kata laluan untuk berjumpa Allah melalui muhammad.

  11. Apa pertimbangan Sufi Muda memuat tulisan ini? Menurut saya tulisan ini kurang pantas disajikan disini. Imam Mahdi ataupun Wali Quthub bukan urusan kita. Itu adalah urusan Allah. Urusan kita adalah bagaimana memperbaiki akhlak kita sendiri. Bagaimana kita membuang segala macam penyakit yang bersemayam di hati. Urusan kita adalah bagaimana Allah mengampuni segala dosa kita yang memang pasti sudah berdosa. Urusan kita adalah bagaimana mencari seorang Guru yang bisa membimbing kita untuk itu semua. Perkara keyakinan bahwa Guru yang membimbing kita apakah seorang Wali Allah, Wali Quthub ataupun Imam Mahdi, ataupun juga keyakinan bahwa amalan yang kita ikuti adalah yang paling benar, tidak perlu di ungkapkan di media umum yang semua orang bisa membacanya.
    TULISAN INI TERLALU SUBJEKTIF DAN TIDAK MENYEJUKKAN HATI…

  12. memang sang sufi muda terkesan seperti gerombolan burung pipit.tapi dalm nya hati siapa kira?!.kalo pembaca pengikut naqsabandi pasti berbunga2 yg lain tau?!aq teringat akan pengisahan syeh rumi tentang seruling yg merindukan rumpun bambunya ^_^

  13. toriqoh semua benar,tinggal menjalankan apa tidak . YANG MENJALANKAN SYARIATNYA TORIQOH ITULA ORANG YANG BENAR BENAR TORIQOH. KAMI BUKAN MENGGURUI MOHON MAAF, DARI HAMBA ALLAH YANG BODOH.

  14. In my honest opinion,

    Artikel yang disodorkan disini ngga kelihatan menjudge yang lain tuh… saya rasa bang sufi muda hanya mengemukakan point of viewnya dari sudut pandang dia sebagai seorang murid dan knowledge yg telah dipelajarinya, ya wajar bukan sih ?.

    And remember that dalam artikel tersebut tidak ada paksaan untuk mengikuti apa yang dikemukakan bang sufi muda. so why bother bashing the article or him…

    you like it.. take it… you dont like it… leave it…
    As simple as that people…

    Just search for another thing in “google search” if its just making your head full of flame.. :p

    Not defending him nor ignoring him… i just found this article interesting.. Thanx

  15. Artikel di atas sangat sangat tidak diragukan dan yang meragukan mungkin belum mengalami merasakan menjadi murit seorang wali kutup
    hanya orang orang pilihan yang bisa menjadi muritnya wali dan mungkin ada orang yang ragu kebenaranya itu hak dia jangan berdebat ambil positifnya aja
    kita jangan terlalu cepat menilai sesuatu ibarat kita menilai rumah dilihat dari luarnya kemudian dalamya kita perhatikan betul betul interior interiornya baru kita bisa menilai rumah itu jelek atao comel kata orang melayu………………
    biar kita jelas al quran surat al kaffi ayat 17 . semoga kita tergolong orang yang dapat petunjuk dan di tunjuki ketemu wali yang kamil mukamil sempurna dirinya dan bisa menyempurnakan muritnya kearah kebaikan. amin………..

  16. Assalam Mualaikum Wr Wb ,Buat saudara-saudaraku yang se iman.Islam adalah berkah bagi semua semesta alam.Dengan begitu Islam tanpa kita pun menjadi milik alam semesta.Bukankah kita sebagai makhluk fana yang hilang tumbuh berganti.Sebagai umat Islam bukankah sudah ada amanah bagi penerus perjuangan beliau Nabi Muhammad s.a.w yang kita junjung bersama yaitu al’qur an dan hadits.adapun perbedaan diantara umat juga sudah diamanahkan yaitu untuk kembali dirujukan kepada alqur an dan sunah Nya.Belajar dan mengamalkan Islam adalah tujuan bagi tiap manusia yang dihatinya ada kerinduan dan kenginan untuk selalu mengenal Nabi nya dan Allah s.w.t dalam syair dan bait Al qur an dan sunah Nya tak lekang hingga umur uzur dan akhir hayatnya. Salam Sejahtera Buat Saudaraku Se Iman.

  17. Tiada syak lg d’htq klo syeckh jaini abdul ghani ( abah guru sekumpul ) se0rang wali quthub

  18. pernah dengar tentang imam mahdi, dan munculnya imam mahdi kelak dekat sekali dengan hari kiamat, red….

  19. Assalam Mualaikum Wr Wb.
    diriku ini sangat kecil dan bodoh, tujuan aku membaca ini hanya untuk mencari jawaban dan mengerti semua tentang pertanyataan pertanyataan dalam diriku. Ada yang aneh aku temukan kok hasil yang bisa aku simpulkan semua merasa lebih dari yang lain, aku hanyalah orang bodoh yang selalu mencari tahu apa yang aku pingin tahu. secara runtutan ajaran semua banyak kesamaan sampai pada pimpinan tertinggi tingkatan wali. tapi saat menentukan nama dan siapa pimpinan wali akhir semua mengaku bahwa gurunya adalah orang yang dimaksud pemimpin wali akhir jaman, jadi bingung lagi deh

    saudaraku yang seiman jangan kau robohkan bangunan islam ini dengan kecemburuan atau rasa besar pada diri.

    lihat tetangga kita sedang membangun rumah, menghias tamannya agar kelihatan indah

    lihat lihat cerita cerita kemrosotan kita dimasa lampau.
    kita dulu pernah jaya saudara
    kita dulu pernah jadi panutan dunia

    lalu kita kalah kota kita diduduki, dan dirampas, teknologi diambil alih

    saudaraku mari bina islam ini hingga kuat janga dirobohkan jangan dirobohkan

  20. Thariqat yang sesuai dengan ajaran Nabi kita Muhammad SAW ialah Thariqat Ihsaniyah. Thariqat Ihsaniyah mengajarkan kepada kita bahwa beribadah dan beramal salehlah kamu dengan seolah-olah kamu melihat Allah SWT, walaupun kamu ‘pasti’ tidak bisa melihat Allah SWT, tapi kamu harus yakin bahwa Tuhan, Allah SWT Maha Melihat dan pasti melihat kamu dan malaikatpun ikut mengawasi kamu di kanan dan di kiri tubuhmu.

  21. Assalamualaikum WW.,

    Saudara/i muslim, berbahagialah kita ditakdirkan Allah SWT untuk bertarekat dan mempunyai Mursyid.

    Mengutip KH. Luqman Hakim (Pemred “Cahaya Sufi”). Saat ini orang-orang bertarekat ibarat setitik air dalam lautan….sangat langka.

    Coba kita lihat di kota-kota besar, banyak ustdaz-ustadz yang dengan lantang membid’ahkan tarekat.
    Alhamdulillah, kita bukan golongan itu.

    Apapun tarekatnya, siapapun mursyidnya yang penting ISTIQOMAH menjalankan dzikir-nya.

  22. Maaf abang sufi muda klo ga salah ini bukan tulisan anda dech. Tp ceramah dari Saikh Hisyam Kabbani. Sufi muda seharusnya di tulis dong sumber tulisan ini dari siapa. Biar ga salah adab. Klo yg ga tau kan malah menjelekkan dan menyalahkan tulisan ini. Sama saja mereka menjelekan Saikh Hisyam Kabbani..

  23. Segala puji bagi Allah
    dan Muhammad ( yang terpuji) adalah utusan-Nya

  24. aduhai indah kali antum ini….wah wah wah..iy ya ya..thoriqoh itu hebat..luar biasa…ibarat …zat khusus[yg bisa merubah apapun bisa menjadi emas] mungkin hibritul ahmar..setiap manusia itu berbeda…muatan ruhaninya ..maka mintalah ppada ALLAh agar ditunjukkan kepada jalan [metode yg cocokdg kadar ruhani kita }

  25. SUNGGUH CELAKALAH ORANG YANG MENGANGGAP DIRINYA ATAU KELOMPOKNYA LEBIH BENAR DAN LEBIH MULIA DARI ORANG LAIN, SEBAB HANYA TUHAN LAH YANG MAHA TAHU. SAYA INGATKAN ALLAH TIDAK MELIHAT DARI POLAH HATI APALAGI RAGANYA TETAPI TUHAN MELIHAT DARI CAPAIAN KECEMERLANGAN HATI. PADA SAAT KITA MENILAI BAHWA KITA ATAU KELOMPOK KITALAH YANG PALING BENAR PADAHAL TIDAK ADA DALIL YANG MENGUATKANNYA MAKA HAL ITU SERUPA DENGAN SYIRIK KECIL ATAU HIJAB QALB YANG SANGAT TEBAL. URUSAN TAREQAT ADALAH URUSAN PENYUCIAN HATI TENTANG PROSES ATAU TAREQAT ITU SENDIRI ADALAH TERGANTUNG METODEPENDEKATANNTA MASING2. KITA TIDAK BOLEH MEMAKSAKAN METODE ARAB BERLAKU UMUM UNTUK UMAT SELURUH DUNIA. INGAT BAHWA METODOLOGI SANGAT TERKAIT DENGAN POLA PIKIR BERARTI SANGAT DIPENGARUHI CULTUR BUKAN BERARTI CULTUR ITU SEBAGAI TOP CONTROL TETAPI SEBAGAI PROPERTI DALAM PENDEKATAN PEMAHAMAN. SEBAGAI CONTOH. ORANG MINANGKABAU AKAN LEBIH CEPAT MENERIMA UNGKAPAN SYAIR HIKMAH DALAM SYAIR PANTUN DIBANDING DENGAN CERITA PEWAYANGAN WALAUPUN TERKANDUNG MATERI TEMATIK YANG SAMA. SARAN SAYA BERTOBATLAH DAN SADARLAH BAHWA HANYA ALLAH RABBUL ALAMIN YANG MAHA TAHU MAHA MELIHAT DAN MAHA PEMBERI HIDAYAH

  26. Puncak dzikir bukanlah ketenangan apalagi melahirkan mujadalah..
    Marilah kita menari dgn tarian cinta..
    Meneguk anggur..
    Dan menari lagi…
    Tarian cinta lebih indah dari tarian jiwa..
    Kasih ajari aku untk terus menari..
    Menari bersamamu

  27. ana suka tulisa ini.., memang demikian lah adanya jiwa seorang murid terhadap gurunya.., murid harus yakin kepada gurunya, tidak boleh tidak ! jadi jangan berdebatlah.., lanjutkan !!

  28. tanda terlalu ngefans ma gurunya,, pi baguz kok
    ane jg pngin bs begitu

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.608 pengikut lainnya.