NASEHAT GURU KEPADA MURIDNYA

Sufimuda….

Hidup yang kamu jalani tidaklah selalu mulus, ibarat botol kosong yang dilempar kedalam lautan, kadang kala dia tenggelam seperti tak kembali, tiba-tiba dia muncul lagi di atas. Jika kamu berpegang kepada Tali Allah, kadangkala kamu di beri ujian berat, tenggelam seperti botol itu, tapi kamu akan tetap di atas walau dalam pandangan manusia tidak kelihatan, waktu akan membawa kamu kembali ke puncak.

Sufimuda…

Pernah kamu lihat tanaman anggur? Supaya dia berbuah harus dipangkas terlebih dulu seluruh daun-daunnya. Dalam menggapai kebenaran, Tuhan menguji hamba-Nya dengan derita dan kesusahan, harta kita habis seperti yang dialami oleh Nabi Ayub alaihisalam. Apa yang diambil Tuhan dari sisimu akan dikembalikan lagi dengan yang lebih baik menurut-Nya. Tuhan berjanji kepada hamba-Nya, hilang akan diganti kalaupun kurang akan ditambahi.

Sufimuda….

Janganlah engkau meminta kepada manusia karena akan mengurangi kepasrahanmu kepada Tuhan. Mintalah segala sesuatu kepada Tuhan. Sesunguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Barangsiapa yang pasrah kepada-Nya maka Dia akan mencukupi segala kebutuhannya dan Dia akan mendatangkan rizki dari jalan yang tidak pernah kita duga.

Sufimuda…

Utang mesti dibayar memintapun ada batasnya. Hindarilah berutang kerena sesungguhnya utang itu dapat menciptakan permusuhan. Apabila kamu berutang segera lunasi agar hidup kamu menjadi tenang. Jangan pernah kamu mengambil harta orang lain yang bukan hak kamu walaupun Seribu Perak. Bagi orang kaya apalah arti uang Seribu, tapi bagi orang miskin uang sebesar itu akan dibandingkan dengan harga garam.

Sufimuda…

Kita tidak bisa melawan syetan, jangankan abangnya syetan, anak syetanpun tidak bisa kita lawan. Bagaimana mau melawan sesuatu yang tidak bisa kita lihat sedangkan dia terus mengawasi kita. Tidak ada jalan keluar kecuali selalu ber zikir kepada Tuhan. Karena sesungguhnya yang ditakuti syetan itu cuma Allah semata.

Sufimuda…

Hati-hati lah terhadap 3 hal yaitu : Harta, Wanita dan Tahta, karena hampir semua penempuh jalan kebenaran jatuh dalam tiga hal tersebut. Syetan masuk kepada hal yang menyenangkan. Hindarilah sifat ingin senang, ingin dipandang dan ingin menang agar kamu selamat dunia dan akhirat.

Sufimuda….

Tidak ada derita atas nama cinta. Para Nabi dan orang-orang pilihan Tuhan yang tercatat dalam al-Qur’an itu terkenal karena apa? Terkenal dengan deritanya yang menjadi pelajaran berguna untuk seluruh ummat manusia. Nabi ayyub sakit-sakitan tidak pernah mengeluh dengan penyakitnya. Siti Masyitah harum namanya karena dia rela menderita demi menjaga imannya. Nabi kita yang mulia, Muhammad SAW di hina dan caci maki oleh sukunya tapi tetap teguh menegakkan agama ini. Apa yang menyebabkan mereka bertahan di dalam kebenaran? Karena mereka sangat mencintai Tuhannya. Ingatlah, semakin tinggi derita yang kau alami akan semakin tinggi derajatmu disisi Tuhan asal imanmu tidak pernah berubah.

37 Tanggapan

  1. Maha Benar ENGKAU….
    nasehat yang tak ada bandingannya…
    tak ternilai harganya…
    penuh dengan kebenaran…

  2. Assalamualaikum,…
    Waa,… udah seminggu ga berkunjung, ternyata tambah meriah :-)
    Mu berdoa lah,.
    Yaa TUHAN, Mudahkanlah langkah kami untuk menuju kepada MU Ya ALLAH,..

  3. sungguh agung nasehat2 tersebut diatas..

    terima kasih SUFIMUDA

    akan ku jadikan nasehat2 diatas sebagai pedoman dalam melangkah didunia dan di akhirat

  4. Rangkaian kata-kata indah menggugah kesadaran batin terdalam. Semoga membangkitkan keinginan kuat kita semua untuk mencobanya, meski tentu tidak mudah menjalaninya.

  5. LUARRRRR…BIASAAAAAA….!!!!
    nasehat yang perlu ratusan bahkan ribuan pengalaman untuk membuktikannya…didapat dengan hanya posting ke sufimuda..
    Harta yang tak ternilai….
    Ampun Saya…

  6. Nasehatnya benar-benar nyata pada kehidupan saya sehari-hari
    thanks Sufimuda.. :-)

    ==================================================
    nasehat yang perlu ratusan bahkan ribuan pengalaman untuk membuktikannya…didapat dengan hanya posting ke sufimuda..
    ==================================================

    hehehehehe :-)
    hamba’79 jangan cemburu gitu doooong..
    abang kan udah berpengalaman dibidangnya memang, walaupun kami sudah tahu..belum tentu mampu menjalaninya
    doain ya bang :-D

  7. Nasihat Murid Kepada Gurunya

    Sufimuda…
    Tidakkah kau pernah berpikir, bahwa ketika seseorang sudah mendekati Sang Realitas, atau merasa telah menemukan Hakikat, ia akan semakin menunduk lebih rendak, bahkan daripada rimbunan padi yang merunduk? Ia tak akan lagi mengenakan atribut duniawi yang fana. Terlebih lagi, ia tak akan lagi mengenakan nama spiritual yang semestinya hanya boleh diberikan dan diucapkan oleh Pemilik Nama itu sendiri.
    .
    Sufimuda…
    Ketika seseorang telah meraih jalan hakikat, maka ia tak akan segan bertegur sapa dengan mereka yang baru “start” di jalan syariat dan tarikat. Ia akan lebih menyembunyikan status dan jabatan spiritual yang diperolehnya. Tak akan ia menceritakan atau mengabarkan bahwa dirinya adalah seorang sufi. Cukuplah ia menjadi seorang malamatiy yang menimbun gemerlap simbol kesufian.
    .
    Sufimuda…
    Semakin seseorang mencapai derajat tertinggi, semakin ia tidak dikenal orang lain. Pernahkah kau mendengar tukang rumput yang selalu mengenakan pakaian hitam lusuh dan ketika ada seseorang menanyakan kenapa ia selalu memakai pakaian itu, maka tukang rumput itu menjawab dengan nada getir, “aku tidak sanggup mengenakan pakaian putih, sebab hatiku masih sepekat dan selusuh pakaian dekil yang sedang kupakai ini…”
    .
    Sufimuda…
    Semoga kau mengerti akan makna eksisnya diri kita di dunia ini, yakni, kita hanyalah kekosongan, kefanaan, dan akan lebur ke dalam kefanaan. Biarkan ruh bebas terbang melayang tanpa terikat hubungan-hubungan ragawi, apalagi pada kebanggaan-kebanggaan semu nan fana.
    .
    Sufimuda…
    Berkenankah kau menerima ajakanku?

    • Syukron ! yg sy tau jg semakin besar maqom seseorang semakin dy tersembunyi ” maju terus esensi,…semoga yg dikeraskan hatinya cpt dilembutkan Allah Azza wa’jalla

    • Assalamualaikum warahmatullahhi wabarakatuh..
      mohon balas..
      kita sebagai orang sufi, kebiasaannya jika ingin menasehati orang, baiknya nasehat itu kita tujukan pada diri kita sendiri kerna dikhuatiri orang yang dinasehati itu emangnya lebih baik banget dari kita. Kita nyuruh orang fana kok kita sendiri tidak fana-fana juga sih..

      Kami ini masih lagi perlukan bimbingan kerna ilmu kerohanian kami masih sangat sedikit. ‘Walaupun Nabi Muhammad SAW sudah fana tapi baginda junjungan mulia masih lagi ‘terikat’ kepada ummat sehingga akhir hayat…Nabi dihantar ke dunia yang penuh tipu daya ini untuk membimbing ummat. kita manusia yang sering lupa, dan perlu ada orang yang mengingatkan..

      Kepada Sufimuda, semoga terus memberi risalah kepada kami kerna kata-kata Sufimuda diakui oleh hati kami akan kebenaran dan keikhlasannya walau mulut seringkali tersasar.

      sekian, mohon maaf jika tidak berkenan..

  8. Esensi…
    Terimakasih atas nasehatnya….
    Saya hanyalah seorang murid dan tetap akan menjadi seorang murid…
    Ketika ada orang yang memposisikan saya sebagai guru dan dia sebagai murid kemudian memberikan nasehat, saya sangat terkejut…
    itu di luar tradisi kesufian…
    Belum pernah ada seorang murid memberikan nasehat kepada guru nya…
    Itulah beda nya memahami tasawuf dari segi teoritis dengan tasawuf dalam praktek…

    Kalau esensi ingin memberikan nasehat, maka yang paling cocok ditulis nasehat GURU KEPADA MURIDNYA bukan sebaliknya…

    Ketika dunia sufi dicaci maki oleh orang yang tidak suka…
    Ketika kaum sufi dianggap kaum sesat…
    ketika kaum sufi di musuhi sebagai pembuat bid’ah..
    Saya bangga tampil sebagai sufi…

    Mungkin suatu saat ketika semua orang bangga menjadi sufi, saat itulah saya tidak lagi menyebut diri sebagai sufi….

    Jika suatu saat engkau menempuh jalan hakikat, berguru kepada seorang Guru Mursyid, pesanku kepadamu wahai esensi…
    Jangan pernah sekalipun engkau memberikan nasehat kepada gurumu, disaat engkau merasa lebih benar dari Guru mu disaat pula syetan menyusup dalam hatimu tanpa engkau sadari, dan akan menumbuhkan bibit kesombongan yang membuat engkau tidak beruntung dunia dan akhirat.

    Kesalahan Guru mu biarlah dinasehati oleh guru nya, biarlah dinasehati oleh Allah semata, karena guru hakikat itu tidak pernah berpisah sedetikpun dari Tuhan…

    Kalau engkau berguru ilmu fisika, engkau pasti bisa lebih tinggi dari gurumu, begitu jga kalau engkau berguru karate, engkau bisa lebih tinggi dari gurumua.
    tapi…
    Kalau engkau berguru Hakikat, engkau tidak akan pernah bisa melangkahi gurumu…
    Begitulah yang berlaku dalam dunia kesufian…
    Begitulah nasehat guru-guru kita yang mulia…

    Tapi kalau nasehat itu sebagai seorang saudara kepada saudaranya, saya sangat berterimakasih sekali…. :-)
    Salam

  9. bagus postingannya,, saya dapat pencerahan disini

  10. amien …

  11. ya ALLAH, masukanlah orang2 yg saling bernasihat untk kbnaran dn ksbran sbgai orang2 bruntung sbgaimana janji ENGKAU.. wamay yattiqillaahi yaj ‘alahuu makhraja, wayarjuqhuu min haitsu laa yahtasib.. boleh minta nasehat ga ne bang? kpasrahan sperti apa yg membuat ALLAH mau memberi kcukupan, jalan kluar dan kni’matan ya tak terduga itu? bolehkah jika saya yang lemah ini minta pada ALLAH melalui makhlukNYA(orang lain) yang saya anggap lebih kuat dr pd saya.. SALAM CINTA TUK SMUA MUKMIN.. ABDULLAH

  12. Sudah dibaca beberapa kali, tetep masih terasa kehebatan dan kebenaran kata-kata Gurunya sufimuda. Hanya pengalaman belasan mungkin puluhan tahun yang bisa mengeluarkan power melalui nasehat diatas.
    TIDAK ADA DERITA ATAS NAMA CINTA,, motto pecinta sejati..

  13. Mas Abdullah,
    mudah2an benar2 menjadi Abdul nya Allah :-)
    Seorang hamba itu tidak berdaya apa-apa…
    Seorang hamba hanya memikirkan Tuhan nya
    Seorang pecinta Tuhan hanya memikirkan Cintanya,
    Bagaimana mungkin sempat memikirkan dirinya?
    Ketika kita pasrah kemudian kita mengaharapkan setelah pasrah itu nanti didatangkan rizki yang tidak diduga maka kepasrahan kita itu belum sempurna.
    Hakikat mencintai itu adalah memberi bukan menerima…

    Meminta do’a kepada orang lain tidak ada salahnya, bukankah do’a sauara seiman kepada saudaranya sangat makbul?

    Ingatlah ketika awal sekali kita berjumpa dengan Guru dan menyatakan ingin berguru, apa pertanyaan yang diajukan oleh Guru?
    “Apakah kamu berguru karena Allah?”
    kita menjawab “Ya”
    lalu kenapa setelah Allah menguji kita kemudian kita berkeluh kesah?

    Ingatlah janji kita kepada-Nya, bahwa menempuh jalan kebenaran ini tidak lain semata-mata karena-Nya…

    Salam

  14. wah… sejuknya:-)
    seperti tanaman kena hujan….

  15. syukran..

  16. Assalamu’alaikum Wr, Wb

    Saudaraku Sufi Muda……..

    Saya ada menulis Email untuk Anda di sufimuda@gmail.com

    Dibaca ya…. Emailnya.

  17. Wa’alaikum salam
    emailnya sudah saya balas…

  18. Nasehat sarat dengan makna

  19. wow keren abisz……….
    pokoke ga bis adingkapin kata2
    kapan nih mas SUFIMUDA terbitin sebuah buku??
    jadi penasaran nih apa isi bukunya
    pasti ga kalah keren ama semua yang di posting di sini
    :>

    semoga aku selalu berada dijalanMU ya RABB

    jangan bosan2 bimbingannNYA ya TUHAN
    i Love U

  20. Ada beberapa pesan pernahan di katan oleh guru kpd saya dan teman-teman , sampai saat ini dan akan datang akan selalu saya ingat !
    yang pertama :Di sini tidak ada guru tidak ada murid , melainkan kita di sini sama sebagai saudara semuslim yang saling ingat mengingatkan dan salin menasehati di dalam kesabaran dan agar kita sama-sama di angkat derajatnya dan sama-sama di muliakan Allah swt
    Yang kedua : Jangan kau pandang pada kejahiranku tetapi pandanglah batin yang ada dalam diriku dan Jangan kau gantungkan diri mu kpd ku , tetapi gantungkanlah dirimu , harapan dan urusan kepada yang memiliki dirimu , karna dialah sebaik baik penolong , dan dialah sebaik – baik tempat menggantungkan harapan , dan dialah sebaik – baik yang memiliki dan menyelesaikan segala urusan.
    Yang ketiga : Dan belajarlah kamu mulai buaian sampai keliang lahat . walau kau berpaling dariku (guru) dan mencari sekian banyak guru tetapi satu hal jangan kau lepaskan apa yang sudah kau pakai, yaitu : alif , titik , kosong . karena di situlah kau akan temukan guru yang sejati dan dia ada pada dirimu sendiri . Carilah seorang guru yang bisa menjamin apa yang kita telah pelajari dan kita dapatkan dari seorang guru trsb . karena seorang guru belum tentu bisa menjamin seorang muridnya , dan seorang ulama belum tentu bisa menjamin umatnya.

  21. Subhanallah…Laailaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadholimiin….ya allah sesungguhnya aku termasuk orang yang mendzolimi diri sendiri..

  22. saya sungguh sangat gembira hari ini….
    setelah sekian lama, saya cari2 teryata saya telah menemukan apa yang dapat menjadi pencerahan hatiku..
    maju terus dng pencerahan hati yang laen….

  23. Amien

  24. mas minta izin nyalin nasehatnya ya

  25. @sufimuda

    Alhamdulillah…nasihat yang begitu berharga didalam menempuh kehidupan yang penuh dengan tipu daya ini. Dunia ini bagaikan fatamorgana, terlihat nampak akan kebenaran, tetapi belum tentu benar menurut Allah Swt.
    Cuman satu yang ketinggalan

    Sufimuda…

    Lihatlah pengorbanan Ahlulbait Nabi Muhammad Saw yang suci dengan para pencintanya. “Syahid” demi tegaknya kalimat Allah Swt :

    “Laaillahailallah Muhammadarasulullah”

    Seperti kisah para Nabi As sampai Nabi Muhammad Saw. Untuk menegakkan kalimat Allah Swt di alam semesta ini penuh dengan pengorbanan : hasutan, fitnahan, propaganda, pembunuhan yg dilakukan oleh umatnya yang ingkar. Ya, dari mulai Nabi Adam As sampai dengan Nabi Muhammad Saw, selalu saja ada umatnya yang ingkar.

    Demikian juga halnya dengan Ahlulbait Nabi Saw sampai sekarang ini, ajaran Ahlulbait Nabi Saw yang suci, terasa asing diilingkungan yang mayoritasnya umat Islam. Mungkin inilah yang dikatakan dalam sebuah nash :

    “Islam akan kembali asing diakhir zaman”

    Sufi Muda :
    Mas Asep…
    Maka berbahagialah apabila kita dikatakan sebagai orang asing ….

  26. Bismillah…
    Asallamualaikum wr.wb. wahai pencari2, dan pencinta2 Ar Robb..yang dicintai Allah

    Nasehat yang sebaik2nya nasehat dari Al mukarom mursyid Arifbillah, Harus kita camkan dan tanamkan kedalam hati nurani kita yang terdalam.
    Alhamdulillah.. akhirnya ketemu juga blog yang berkah ini, Semoga Pencerahan Jiwa, hati, akal budi saling terjadi berantai-rantai seperti efek domino, Insya Allah, Bismillah Nurin ala Nur, La Haulla wala quwata ila billah, Masya Allah.. Subhanallah wallahuakbar harus kita praktekkan nasehat agung Sang Mursyid mukamil karimul nurul Islam dalam kehidupan kita sehari, nasehat agung itu zahirnya untuk muridnya sufimuda yang Insyah Allah selalu dicintai Allah danmencintaiNya, namun hakekatnya untuk kita semua.

    Hati adalah penentu bagi baik dan tidaknya perilaku seorang manusia, sebab hati sesungguhnya mempunyai power/kekuatan besar untuk itu.Nabi sendiri dalam salah satu sabdanya menyatakan hal itu sbb: “Ingatlah bahwa didalam diri manusia ada SEGUMPAL DARAH.Jika ia baik maka akan baik seluruh anggota tubuh, tetapi jika ia jelek maka akan jelek pula pula seluruh anggota tubuh. Ingatlah bahwa SEGUMPAL DARAH itu adalah hati” bukankah itu berarti hati adalah pancaran Nur Muhammad yang juga ArasyNya yang mikrokosmos yang slalu berhubungan dengan arasyNyA yang diatas langit kesemestaan yang terus berkembang (makrokosmos) dan nurani adalah pancaran Nurullah Ar Rahman ArRahim yang menyinari seluruh tubuh kita baik zahir mapun bathin,tempat Nurullah Ruhul QudusNya bersemayam,

    Selain mempunyai daya untuk menggerakan ke arah mana manusia itu berperilaku, hati ternyata juga mempunyai suatu power untuk mengenal Robbnya yaitu Allah SWT. Dia sendiri berfirman dalam salah satu hadist qudsi “Bumi dan Langit-Ku tidak dapat memuat-Ku. Tetapi hati hamba-Ku yang berimanlah _yang lemah lembut dan tenang_ yang dapat memuat-KU…” Subhallah Maha LAtiefNya engkau ya Allah.
    Hati adalah Malik bagi seluruh tubuh, kenapa segumpal darah, bukankah persepsi kita hati kita adalah hanya bersifat bathin/spritual bukan dari jasad yang berasal dari tanah, Ayo kita belajar memikirkannya, tolong saya untuk minta persepsinya pada sufimuda kakak spritual kita Mas PJ, Ayahanda spritual kita sang PJ yang arif, yang teramat kami hormati.., kita bertukar persepsi yuu sobat2 pencinta.

    Wassalam

    hinakelana
    yang terlara-lara

    Sufi Muda :
    Hina, dhoif dan papa di hadapan ZAT MAHA PERKASA merupakan sikap mulia dari seorang hamba yang sadar diri. Menghinakan diri dihadapan-Nya akan di tinggi kan derajat kita dihadapan makhluk-Nya. Semoga saudaraku hina dina benar2 menjadi hamba-Nya, amien

    Bahasa sufi itu hanya dimengerti oleh orang sufi dan hanya dipahami apabila gelombangnya sama….

    Saudaraku hina dina, siapapun anda, saya menemukan bahasa yang sama dengan anda, bahasa sufi….

    Terimakasih sudah mampir kemari, salam kenal dari saya yang masih muda….
    saya sufi muda :-)
    mudah2an betah berteduh disini, marilah kita bicarakan tentang keindahan senyum-Nya, keramahan tegur sapa-Nya dan kearifan sikap-Nya dan lupakan berbedaan-perbedaan kecil kalaupun ada. Sesungguhnya ruhani kita ini satu, satu isinya yaitu Nur Ilahi….

  27. hinakelana
    yang terlara-lara

    Kasihan deh lu ! Janganlah terlalu berharap kepada makhluk, sebab makhluk sifatnya fana.

  28. Gamis kbesaran jgn dikenakan didalam pasar, sbab cukuplah kcemerlangan chaya kebenaran…bukan diri alim yg ditampakan kala zhahir kezhaliman..namun chaya ilmu nurul anwar…dan syogyanya tidak melihat para dahaga akan siapa,namun lihatlah kcemerlangan ilmuNya yg dititipkan pdanya..tlah brjalan tiap tiap salik atas ma’rifat dan tingkat…smoga dihindarkan ke”aku”an ma’rifat azazil dari hati kita…smoga dijaga kita dari halus halusnya nafsu dlm menatap-Nya…dan smoga ditetapkan hati yg faqir ini,yg zhalim ini dan diberikan ampunan serta prlindungan dari kjahatan ditiap relungnya…shalawat dan salam tuk kekasih muhammad, dan tiap orang yg melangkahkan kaki menuju kautsarnya.

  29. Nasihat-nasihat ini bagus sekali

  30. Bismillahirahmanirahim
    Assallamualaikum wr.wb.Alhamdulillah,semoga ALLAH SWT mencurahkan shalawat serta keselamatan kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW, kepada seluruh keluarganya dan kepada sahabatnya dan insyaALLAH sampai kepada kita ummatnya.
    Saya berdoa, semoga Syekh selalu diberikan curahan ridhoNya sehingga nanti bukan surga yang Syekh dapatkan tetapi tempat disisiNya,dimana jika berada disisiNya kita semua tak akan binasa.
    Sebelumnya perkenankan saya untuk memperkenalkan diri, nama saya Al Faqir Abdul Al Rasyid dari Manado. Sekarang berdomisili di Jakarta. Dikota ini saya mengemban amanah dakwah dari Jam’iyyah Ahilth Thoriqoh Al Qodiriyah ( JATQO ) yaitu sebuah lembaga bagi pengikut Torekat Qodiriyah di Indonesia. Saya ingin sekali bertemu dengan anda.
    Jika Syekh berkenan tolong dibalas pesan saya. Terima kasih atas nasehatnya.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    Al Faqir Abdul Al Rasyid
    Amir Wilayah JATQO Jakarta

  31. Assalamu’alaikum…

    Alhamdulillah saya menemukan blog ini…belum lama ini saya banyak dpt masukan dr teman saya tentang tarekat dan saya tertarik sekali…smoga dengan mengunjungi blog ini pengetahuan saya bertambah….Amin…Bolehkah saya copas nasehat2 nya…Terima kasih sebelumnya…

    Wassalamu’alaikum

  32. Kita harus tahu makna TAUHID yang sebenarnya yang tak dapat diungkap dengan kata-kata atau tulisan.

    Assalamualaikum…….
    Sobat semua,tahukah kita satu hal yang membuat kita lalai yaitu merasa suci dan merasa paling benar…..
    Pengalaman yang kita dapatkan belum tentu rasanya sama dengan orang lain.
    Kita ini berada dalam akhir jaman,,,,,,,sebab akhir jaman telah tiba karena manusia saling berdebat dan saling membela komunitinya sendiri,sementara komuniti yang lain mereka hasut dan mereka lempar dalam jurang fitnah dari sinilah saya rasa fitnah dajjal akan bermunculan.
    Sebagai contoh,Kita tahu ada seorang pemimpin terpilih di suatu negara,namun ternyata banyak yang mencoba menjatuhkannya.Dengan alasan menganggap orang itu tidak pantas memimpin,padahal bila andai dia sendiri yang ada di kursi kepemimpinan belum tentu mampu sebab dia belum tahu bagaimana rasa panik dan ruwetnya mengurus masyarakat yang berbagai macam karakternya,dan banyak berbeda pandangan tentang yang haq dan yang batil……..
    Oleh karena itu saya percaya hanya seorang sufi yang benar-benar seorang sufi lah yang mampu memimpin di masing-masing daerahnya.Jangan kita menyerahkan kepemimpinan itu kepada sufi palsu.Sufi palsu tau agama,tau ibadah,tau ilmu mistik,percaya adanya alam ghaib,sadar bahwa dia mahluk sosial namun dia tidak tahu tentang hati nurani atau kesadaran fitrahnya.Kata sufi itu sendiri berasal dari bahasa arab yang artinya kurang lebih adalah PAKAIAN YANG LEMBUT.Kelembutanya tidak hanya dapat terlihat tapi ada juga kelembutan yang kita tidak lihat.Sedikit saja dia melakukan dosa pada dirinya atau menyakiti orang lain atau pun menyakiti musuh Islam,dia sendirilah yang merasa tersiksa karena dia hakikatnya,rendah hati,lembut,bijaksana dan menolong tampa pandang bulu meskipun yang di tolong itu adalah non Muslim.
    Tidak akan dikatakan dia Sufi jika dia mengakui dirinya sufi,karena kesufian yang ada pada dirinya tidak dapat diketahui oleh orang lain bahkan dia sendiri tidak menyadarinya.Yang hanya bisa dia lakukan adalah mengikuti bisikan hati nurani.Mendengarkan bisikan hati nurani pun tidak boleh salah,kita harus ahli dan tau kalau itu benar-benar suara hati nurani,hati-hati karena di dalam diri kita ada syetan yang membisikan kita hal yang buruk bahkan syetan juga bisa menyerupai suara hati nurani namun hakikatnya buruk untuk kita.Kedengarannya enak dan indah serta baik namun tetap saja hakikatnya buruk(TITIK).
    Maka dari itu kita harus hati-hati dalam mengenali hati nurani sebab ada hati jasadi(tempat yang paling mudah di masuki oleh syetan)yang siap siaga menyerupai suara hati nurani kita.
    Sekian Dulu bacot saya yang murahan ini,bahkan bacot saya bisa di jual dalam arti suara saya bisa di beli……….tapi karena saya”INGIN”ikut-ikutan komen di sini..Terima Kasih.
    Wassalam.

  33. Ada beberapa pesan pernahan di katan oleh guru kpd saya dan teman-teman , sampai saat ini dan akan datang akan selalu saya ingat !
    yang pertama :D i sini tidak ada guru tidak ada murid , melainkan kita di sini sama sebagai saudara semuslim yang saling ingat mengingatkan dan salin menasehati di dalam kesabaran dan agar kita sama-sama di angkat derajatnya dan sama-sama di muliakan Allah swt
    Yang kedua : Jangan kau pandang pada kejahiranku tetapi pandanglah batin yang ada dalam diriku dan Jangan kau gantungkan diri mu kpd ku , tetapi gantungkanlah dirimu , harapan dan urusan kepada yang memiliki dirimu , karna dialah sebaik baik penolong , dan dialah sebaik – baik tempat menggantungkan harapan , dan dialah sebaik – baik yang memiliki dan menyelesaikan segala urusan.
    Yang ketiga : Dan belajarlah kamu mulai buaian sampai keliang lahat . walau kau berpaling dariku (guru) dan mencari sekian banyak guru tetapi satu hal jangan kau lepaskan apa yang sudah kau pakai, yaitu : alif , titik , kosong . karena di situlah kau akan temukan guru yang sejati dan dia ada pada dirimu sendiri . Carilah seorang guru yang bisa menjamin apa yang kita telah pelajari dan kita dapatkan dari seorang guru trsb . karena seorang guru belum tentu bisa menjamin seorang muridnya , dan seorang ulama belum tentu bisa menjamin umatnya.

  34. Reblogged this on tiraikosong.

  35. sgguh nsht yg sngt mnyntuh qlbu..do’in sya ya. mga cpt brtmu & bljar pd gru mursyid.mga Allah mrahmatimu wahai sufi muda.trm ksih tlh mngzinkan sya mmpir dsni.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 13.981 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: