MARHABAN YA RAMADHAN

Sekarang kita telah tiba di penghujung bulan Sya’ban, beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, bulan penuh berkah, rahmah dan karunia Allah SWT. Dalam bulan Ramadhan kepada kita diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertobat, memperbanyak amalan untuk menutupi kekurangan amal ibadah kita selama bulan-bulan sebelumnya.

Nabi SAW memberi kabar gembira mengenai bulan suci ini. Sepertiga pertama dari bulan suci Ramadan adalah sepuluh hari yang penuh rahmat bagi seluruh manusia, sepuluh hari keduanya adalah hari-hari yang penuh pengampunan dari Allah SWT, dan sepertiga bagian terakhir adalah pembebasan dari Neraka bagi orang-orang yang beriman, Allah SWT membebaskan mereka dari Neraka. Oleh sebab itu, orang-orang beriman yang berusaha menjaga perintah Tuhan mereka di siang hari selama bulan Ramadan yang penuh berkah dengan puasa dan malam hari dengan salat tarawih dan tahajjud akan diganjar oleh Tuhan kita dengan memberi mereka pembebasan dan keamanan (bara`ah) dari Neraka, dan mereka telah diberi kabar gembira tentang Surga

Continue reading

Tuhan Melihat Hatimu

Pada suatu hari, Hasan Al-Basri pergi mengunjungi Habib Ajmi, seorang sufi besar lain. Pada waktu salatnya, Hasan mendengar Ajmi banyak melafalkan bacaan salatnya dengan keliru. Oleh karena itu, Hasan memutuskan untuk tidak salat berjamaah dengannya. Ia menganggap kurang pantaslah bagi dirinya untuk salat bersama orang yang tak boleh mengucapkan bacaan salat dengan benar. Di malam harinya, Hasan Al-Basri bermimpi. Ia mendengar Tuhan berbicara kepadanya, “Hasan, jika saja kau berdiri di belakang Habib Ajmi dan menunaikan salatmu, kau akan memperoleh keridaan-Ku, dan salat kamu itu akan memberimu manfaat yang jauh lebih besar daripada seluruh salat dalam hidupmu. Kau mencoba mencari kesalahan dalam bacaan salatnya, tapi kau tak melihat kemurnian dan kesucian hatinya. Ketahuilah, Aku lebih menyukai hati yang tulus daripada pengucapan tajwid yang sempurna

Continue reading

Rindu Rasul

Suatu saat, ada orang yang ingin sekali bertemu dengan Nabi saw di mimpinya, tetapi keinginannya itu tak pernah terkabul; meskipun ia telah berusaha amat kuat dan keras. Ia meminta nasihat kepada seorang sufi. Sufi itu menjawab, “Anakku, pada Jumat malam nanti, banyak-banyaklah kau makan ikan asin, tunaikan salatmu, dan langsunglah engkau pergi tidur tanpa minum air setetes pun. Keinginanmuakan terpenuhi”.

Continue reading

WALI SONGO (VERSI LAIN)

Judul aslinya Wali Songo saya kutip dari sini , tapi karena cerita tentang Wali Songo berikut ini berbeda dengan cerita wali songo pada umumnya maka judul nya saya ubah jadi Wali Songo (Versi Lain). Mudah-mudahan riwayat tentang Wali Songo dalam versi lain ini dapat menjadi bahan perbandingan bagi pengunjung sufimuda dan dapat bermanfaat untuk kita semua.

Continue reading

Riwayat Syekh Yusuf Al-Maqassari

Syeikh Yusuf lahir tahun 1626 di Goa, Sulawesi Selatan. Ayahnya, Abdullah, bukan bangsawan, tetapi ibunya, Aminah, keluarga Sultan Ala al-Din. Dia dididik menurut tradisi Islam, diajari bahasa Arab, fikih, tauhid. Pada usia 15 tahun dia belajar di Cikoang pada seorang sufi, ahli tasawuf, mistik, guru agama, dan dai yang berkelana. Saya tahu dari sejarawan Belanda, Van Leur, betapa agama Islam dibawa ke Indonesia pada mulanya oleh pedagang-pedagang Islam yang sekaligus adalah sufi. Kembali dari Cikoang Syeikh Yusuf menikah dengan seorang putri Sultan Goa, lalu pada usia 18 tahun dia naik haji ke Mekkah sekalian memperdalam studi tentang Islam.

Continue reading

HAMZAH FANSHURI

Dalam beberapa email yang dikirim ke sufimuda@gmail.com, pengunjung sufimuda sangat berminat terhadap sejarah ulama di tanah air. Salah satu yang saya tampil disini adalah Riwayat Hamzah Fanshuri. Artikel ini di tulis oleh WAN MOHD. SHAGHIR ABDULLAH dari Malaysia yang saya ambil dari sini, mudah-mudahan dapat bermanfaat hendaknya.

Continue reading

Anak Muda, Di Dunia Ini Tidak Ada Manusia yang Keramat!

Judul di atas saya ambil dari ucapan Guru saya ketika pertama sekali bertemu Beliau disebuah Surau (tempat zikir). Kejadian itu sudah lama terjadi, akan tetapi sampai sekarang masih tersimpan dalam ingatan saya, menjadi kenangan yang sangat sulit dilupakan.

Suatu hari, saya masih ingat hari itu adalah hari jum’at jam 8 pagi. Seperti biasa Guru saya melayani murid-murid nya, ada yang menyampaikan masalah, mohon di doakan, ingin berobat atau juga sekedar mendengar fatwa-fatwa Beliau yang menyejukkan hati. Sebagai orang baru, saya tidak berani duduk didepan dan Guru saya selalu menyapa semua orang dengan ramah, menanyakan satu persatu. Kalau orang yang belum dikenal biasanya Beliau menyapa dengan panggilan “Anak Muda” untuk orang yang masih muda dan “Bapak” untuk yang setengah baya dan “orang tua” untuk yang telah berumur lanjut.

Ketika Beliau memberikan ceramah dihadapan murid-murid nya (saat itu yang hadir lebih kurang 30 orang), tiba-tiba Beliau menatap saya dan bertanya: “Anak Muda, di dunia ini apa ada orang yang keramat?”. Saya diam tidak berani menjawab, sebenarnya saya ingin sekali menjawab pertanyaan itu, menurut saya di dunia ini memang ada orang keramat (karomah). Sebagai seorang yang suka membaca, saya banyak membaca cerita-cerita para wali yang memiliki kehebatan-kehebatan diluar batas kemampuan manusia, ada yang bisa berjalan di atas air seperti Zunnun al Mishri, memasak tanpa api dilakukan oleh Rabi’ah al-Adawiyah, bahkan ada yang bisa terbang, saya pernah mendengar cerita tentang Syekh Abdul Wahab Rokan yang membantu peperangan di Aceh sampai di abadikan dalam photo oleh salah seorang wartawan perang Belanda, pada saat yang sama Beliau ternyata tidak pernah keluar dari rumahnya. Syekh Bahauddin naqsyabandi menghidupkan orang yang sudah mati dengan ucapan “Hidup kau atas berkat syafaat Guru ku”. Semua kekeramatan itu kalau diceritakan sangat banyak dan saya sendiri pernah bertemu dengan orang yang menceritakan kekeramatan seorang Syekh yang bisa pulang pergi ke Mekkah dalam sekejab. Saya juga mendengar cerita dari abang-abang senior kalau Guru saya juga sangat Keramat. Beliau pernah menolong muridnya yang tenggelam di laut pada saat yang sama Beliau lagi makan dengan santai di rumahnya. Pernah tidak basah dalam hujan dan juga pernah berjalan di atas air. Kekeramatan beliau kalau diceritakan sangat banyak termasuk mengobati orang yang terkena penyakit AIDS/HIV sembuh dalam seminggu, penyakit jantung sembuh dalam 1 hari dan ratusan bahkan ribuan orang disembuhkan dari berbagai jenis penyakit. Bahkan Gunung berapi pun bisa dipadamkan hanya dengan air bekas wudhuk Beliau. Tapi kenapa Beliau mengatakan tidak ada manusia yang keramat?

Continue reading

Apa Ada Kentut Yang Islami?

Sebuah seminar kaum cendekiawan Muslim sedang berlangsung, membahas Islamisasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
“Kita ini sudah waktunya meninggalkan Iptek dari Barat, karena dalam Al-Qur’an sudah lengkap dan sempurna tentang ayat-ayat Iptek,” kata seorang professor dari Gajah Mada University sembari membacakan sejumlah ayat Al-Qur’an tentang Iptek.
Para peserta sangat terkesima dengan paparan Islamisasi yang dicanangkannya, yang dianggapnya sebagai upaya menuju kebangkitan Islam pada 14 Hijriyah ini.
Continue reading

Mengenang SYEKH ABDUL WAHAB ROKAN

“Ulama adalah Pewaris Nabi” demikian dalam hadist disebutkan sebagai gambaran bahwa kedudukan ulama sangatlah mulia. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh  Imam Ahmad dalam Musnadnya (5:323), dan juga oleh Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (1:122), dan ia menyatakannya shahih, dan ini disetujui oleh Imam Al-Dhahabi Nabi bersabda :

“Man lam yuwaqqir kabirana wa lam yarham saghirana fa laysa minna.”
“Barangsiapa tidak menaruh hormat pada orang yang lebih tua di antara kami atau tidak mengasihi yang lebih muda, tidaklah termasuk golongan kami”

Salah satu cara kita menghargai Ulama adalah dengan mengenang jasa-jasa Beliau dalam menegakkan agama, pada kesempatan ini saya mengangkat biografi salah seorang Syekh yang telah berjasa dalam berdakwah menyebarkan agama Islam melalui Thariqat Naqsyabandi. Beliau adalah Syekh Abdul Wahab Rokan dikenal juga dengan Syekh Basilam yang merupakan murid dari Syekh Sulaiman Zuhdi di Jabal Qubais Mekkah. Saya pernah berziarah ke makam Beliau yang terletak di perkampungan Basilam, Kabupaten Langkat. Biografi Beliau saya ambil dari Makalah PEMIKIRAN SUFISTIK SYEKH ABDUL WAHAB ROKAN Karya M. Iqbal Irham M.Ag, mudah-mudahan riwayat hidup Beliau dapat menjadi bahan renungan dan menjadi ilmu untuk kita semua.

Continue reading

TAMAN SYURGA

“Apabila kamu melalui Taman Syurga, maka ikutlah atau masuklah kamu padanya. Bertanya salah seorang sahabat: Apakah Taman Syurga itu, ya Rasulullah? Sabda Rasul: Yaitu Halqah-halqah dzikir (lingkaran orang berzikir)”. (HR. Imam Tarmizi).

Rasulullah SAW menggambarkan lingkaran orang berzikir sebagai Taman Syurga yang sangat indah, penuh ketenangan dan kedamaian , mengalir segala rahmat dan karunia Allah SWT. Kenapa lingkaran orang berzikir di ibaratkan sebagai Taman Surga? Karena disaat mata terpejam, kepala pun tertunduk untuk merendahkan diri dengan serendah-rendahnya kepada Allah SWT yang Maha Agung lagi Maha Perkasa, lidah terasa kelu tanpa bisa mengucapkan sepatah kata pun, hanya hati yang terus bergetar, dimulai dengan ucapan astarafirullah sebagai wujud permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang kita lakukan baik yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari, barulah kemudian hati kita bergetar berzikir ALLAH, ALLAH. Seluruh anggota badan ikut merasakan getaran Maha Dasyat dari keagungan Kalimah Allah.

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 13.017 pengikut lainnya.